Rabu, 13 Januari 2010

"Roh" Persib



POSTURNYA tidaklah terlalu istimewa. Dengan hanya bertinggi badan 170 sentimeter, Suchao Nutnum bahkan bisa dibilang mungil jika dibandingkan dengan pemain Persib Bandung lainnya. Namun perannya di "Pangeran Biru" tak sekecil tubuhnya.

Tanpa kehadiran pemain yang dipinjam dari TOT Thailand tersebut, dapat dibilang permainan Persib ibarat sayur tanpa garam. Rasanya hambar dan cenderung kurang greget saat disaksikan.

Bukti nyatanya terlihat jelas saat Persib meladeni musuh bebuyutannya Persija Jakarta akhir pekan lalu. Suchao yang masih melakoni wajib militer di negaranya terpaksa absen. Posisinya digantikan Hilton Moreira yang biasanya dipasang sebagai striker.

Namun nyatanya pertarungan di lapangan tengah gagal dikuasai gelandang Persib. Eka Ramdani yang selama ini diplot sebagai tandem untuk merancang strategi penyerangan pun dipaksa harus ikut turun memperkuat barisan pertahanan.

Pada laga melawan PSPS Pekanbaru, Selasa (12/1) di Stadion Si Jalak Harupat, Persib boleh berlega hati. Suchao dapat kembali bermain melengkapi barisan gelandang lainnya bersama Eka Ramdani, Gilang Angga, Hariono, dan Wildansyah.

Dengan hadirnya Suchao, permainan Persib lebih hidup. Ia kini ibaratnya menjadi "roh" Persib. Pemain kelahiran Thailand, 17 Mei 1983 itu beberapa kali memberikan assist yang sayangnya gagal dimanfaatkan maksimal rekan yang menyambutnya. Misalnya saja saat mengirimkan umpan lambung ke arah Budi Sudarsono yang kemudian tandukannya hanya menyentuh jala gawang.

Suchao pun berani menggebrak sendiri barisan pertahanan PSPS yang digalang Danil Junaidi lewat aksi solo run-nya dari luar kotak penalti dengan mengecoh sejumlah pemain lawan yang coba menghentikannya. Namun sebelum bola yang digiringnya berbuah gol, pemain bernomor punggung 15 ini telanjur dijegal lawan.

Baru pada menit ke-77, akselerasinya di luar kotak penalti baru berhasil membuahkan gol yang mengantarkan keunggulan Persib. Ini merupakan gol kedua yang dipersembahkan Suchao untuk Persib. Gol pertamanya tercipta saat debutnya ketika Persib menjamu tuan rumah Pelita Jaya Karawang yang berakhir dengan kemenangan 2-1.

Melalui rekan senegaranya, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool, Suchao menyatakan kegembiraan hatinya dapat kembali menyarangkan gol. "Gol ini tercipta melalui perjuangan yang tidak mudah. Sebab sepanjang babak pertama begitu banyak peluang yang gagal dimanfaatkan maksimal. Saya makin bahagia karena gol ini juga berkontribusi pada kemenangan tim kali ini," ucapnya sambil tersenyum ceria.

Jika ditilik pada gol pertamanya yang diciptakan tak lama setelah Suchao merumput di Bandung, ada fakta menarik. Suchao selalu berhasil mencetak gol tiap kali datang dari Thailand.

Mengenai hal tersebut, Suchao tak punya alasan khusus. Ia hanya menduga, stamina tubuhnya yang prima yang membuatnya dapat bermain maksimal di pertandingan pertama yang dilakoninya seusai pulang kampung.

"Kalau di sini sulit mencapai stamina prima dan kekuatan penuh saat akan bertanding karena ketatnya jadwal kompetisi sangat menguras tenaga," ucapnya yang berambisi mencetak gol-gol selanjutnya untuk Persib. Tetapi tak perlu pulang ke Thailand dulu kan?! (Riesty Yusnilaningsih/"PR")

Source: PR


0 komentar:

Posting Komentar