Selasa, 12 Januari 2010

Posisi Berbeda



GENAP empat kali sudah Wildansyah merumput di atmosfer Djarum Liga Super Indonesia (DSLI) 2009-2010. Jumlah tersebut melebihi total penampilannya bersama Persib Bandung musim lalu yang memperoleh kesempatan berlaga tiga kali saja. Makin baiknya performa yang ditampilkan Wildan dari waktu ke waktu membuat jajaran pelatih yakin untuk memberikannya kepercayaan tampil di tim inti.

Hanya, dari empat laga yang dilakoninya tersebut, Wildan tak pernah bertugas mengawal pos yang sama. Saat menghadapi Persiba Balikpapan di awal musim kompetisi, pemain kelahiran Ciparay, 3 Januari 1987 itu dipercaya sebagai libero, untuk menggantikan Maman Abdurahman yang mendapat sanksi larangan main dari Komisi Disiplin PSSI.

Dua bulan berselang, Wildan kembali memperoleh kepercayaan bermain sejak menit awal saat Persib bertandang ke kandang Sriwijaya FC. Kali ini ia ditempatkan di sayap kanan yang biasanya dikawal Gilang Angga. Setelah itu, ia kembali ke posisi aslinya sebagai libero ketika Persib menantang tuan rumah Arema Malang. Terakhir, Wildan diposisikan sebagai stopper di pola 4-4-2 yang dipasang pelatih ketika Persib menjamu Persija beberapa waktu lalu.

Setelah berulang kali bermain di posisi yang berbeda, pada laga kelimanya ini, Wildan kemungkinan besar akan ditempatkan di pos yang juga berbeda saat Persib meladeni perlawanan PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/1). Pemain yang mengasah kemampuan bermain bolanya di Sekolah Sepak Bola Bina Pakuan itu akan ditempatkan pelatih di sayap kiri, mengisi posisi Atep yang harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar punya alasan tersendiri mengapa jajaran pelatih menempatkan Wildan di posisi tersebut. "Ia memiliki kemampuan mengawal lawan yang cukup baik. Oleh karena itu, ia kami minta mematikan strategi lawan yang kemungkinan menumpukan serangan pada sayap kanannya Ade Suhendra yang memang cukup berbahaya," ucapnya.

Wildan pun mengakui naluri menyerangnya memang tidak terlalu tinggi. Tugas mengawal ketat sembari mengupayakan mematikan pemain kunci lawan tak dianggapnya sebagai beban. "Keahlian saya memang di situ, jadi jika diinstruksikan pelatih demikian, saya siap menjalankannya," ucapnya mantap.

Pergantian posisi yang kerap dialaminya pun tak lantas disikapi Wildan dengan tak tampil semaksimal mungkin. Baginya, di posisi mana pun ia ditempatkan sesuai instruksi pelatih, ia siap. Sebab tuntutan sebagai pemain profesional memang demikian adanya.

Di laga kali ini, Wildan berambisi kuat menebus kegagalan timnya pada laga sebelumnya. Laga ini harus dimenangi Persib. Oleh karena itu ia siap mengawal posnya dengan disiplin sambil terus berkonsentrasi menjaga benteng pertahanan Persib. "Kalau sesekali ada momen yang pas untuk maju ke depan, baru saya siap bantu menyerang," ucapnya.

Untuk makin memantapkan performanya di setiap laga yang dilakoni, Wildan tak pernah lupa menelefon orang tuanya untuk meminta restu. "Itu sudah hal wajib yang harus dilakukan, bisa memberi motivasi tambahan juga supaya saya bisa bermain baik," katanya. (Riesty Yusnilaningsih/"PR")*

Source: PR



0 komentar:

Posting Komentar