Minggu, 31 Januari 2010

Irfan Bachdim Bukan Prioritas Persija

Niat Irfan Bachdim berkostum Persija ditanggapi dingin oleh manajemen tim ibu kota tersebut. Asisten Manajer Persija, Ferry Indrasyarief mengatakan bahwa Irfan tidak masuk dalam prioritas timnya saat ini.


"Di awal kompetisi, saya tidak akan ragu untuk merekrut dia (Irfan Bachdim). Namun, sekarang kami mencari pemain yang benar-benar inti," kata Ferry saat dihubungi VIVAnews, Kamis 28 Januari 2010.

Menurut Ferry, di bursa transfer kali ini pihaknya fokus mencari dua pemain asing. Masing-masing untuk posisi playmaker dan striker. Keduanya dipastikan akan menempati posisi inti skuat Macan Kemayoran pada putaran kedua nanti.

"Kalau kedua pemain ini sudah dapat, baru kami melihat apakah perlu untuk mencari pemain lain atau tidak. Kalau memang butuh, kami kemungkinan akan mempertimbangkan Irfan," kata Ferry.

Irfan sebelumnya telah mengungkapkan keinginannya untuk berkostum Persija. Sejak Minggu 24 Januari 2010 lalu, mantan pemain FC Utrecht itu bahkan memilih untuk menginap di mes Persija, Ragunan, Jakarta Selatan.

Irfan merupakan pemain berdarah Indonesia yang lahir di Belanda. Namun, pemuda 21 tahun ini mengaku telah mengantongi paspor Indonesia yang memungkinkannya direkrut sebagai pemain lokal.

"Kalau dilihat, Irfan itu posisinya penyerang lubang. Sedangkan untuk posisi penyerang kita punya banyak pemain. Karena itu, kami belum bisa memutuskan status Irfan sampai pemain yang benar-benar kami cari sudah dapat," pungkas Ferry.

Persija sampai saat ini memiliki empat pemain asing. Masing-masing adalah Baihakki Khaizan dan Mustafic Fachrudin dari Singapura, Abanda Herman dari Kamerun dan Richard Caceres dari Paraguay.

Pada putaran kedua nanti, Persija akan melepas Caceres. Kontrak pemain ini tidak diperpanjang karena dianggap tak mampu memberikan kontribusi kepada Macan Kemayoran

source : bolaindo.com

readmore »»

Silahkan download lagu di bawah ini untuk mendengarkan lagu wajib Pendukung(BOBOTOH) PERSIB


Download di sini

Jangan lelah mendukung Si Maung wokeh,,, di antos

readmore »»

Kini anda semua dapat melakukan chating di blog ini dengan cara yang sangat mudah, hanya membutuhkan nickname saja anda bisa melakukan chat di sini.



Selamat Mencoba (^^)

readmore »»

Tak ada lapangan hijau datar membentang, tak ada gawang, tak ada wasit. Suasana tersebut sejenak dinikmati oleh belasan pemain Persib Bandung di kawasan Situ Cileunca, Kp. Cibeunying, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung, Sabtu (30/1). Mereka berhenti main bola sejenak ketika mereka diajak ke alam terbuka.


Untuk sementara, bola sepak disimpan dahulu sebelum Senin (1/1) nanti kembali bercengkrama. Bersama PT Daya Adira Mustika (DAM), main dealer sepeda motor Honda Jawa Barat, Eka Ramdani dkk mengikuti gathering bersama para wartawan.

Sejumlah permainan dan kegiatan menjajal alam dilakoni "Pangeran Biru". Sebut saja arung jeram, paintball, flying fox, dan aneka permainan seru. Satu-persatu tantangan mereka lakoni.

Setibanya di Situ Cileunca pukul 10.00 WIB, Atep, Nova, Airlangga, Kosin, Hariono, Cecep, Eka, Edi Hafid, Irwan, Chandra, Wildansyah, Aji, dan Munadi langsung digiring ke lapangan utama. Panitia menyajikan game pemanasan. Di sana terlihat Kosin hanya bisa tersenyum-senyum sambil bertanya-tanya pada temannya mengenai instruksi yang diberikan.

Jelas Koin tampak bingung, di Thailand tidak ada permainan jalan gorila dan jalan angsa secara bersamaan. Namun hal itu tidak terlalu mendasar, dia mampu membaur dan tertawa bersama peserta lain dalam tantangan pertama itu.

Sayangnya pemain asing seperti El Loco, Hilton, Rene tidak ikut bergabung. Begitu pula dengan Budi, Gilang Angga serta pelatih pun tidak hadir. Namun hal itu tidak mengurangi kebersamaan dan semangat tim Persib dan peserta.

"Pasukan Biru" memang tak kenal lelah. Mereka kembali dijajal arung jerang mengitari Sungai Palayang yang tidak jauh dari Situ Cileunca. Mereka harus melintasi sungai selebar perahu karet dengan panjang lintasan lima kilometer. Sang pejuang harus menempuh waktu selama satu setengah jam dan siap basah kuyup.

Sebelum turun langsung, tim dan semua peserta dibekali pengetahuan dasar agar berarung jeram yang aman. Sang instruktur begitu detail menerangkan satu persatu fungsi peralatan arung jeram. Bak mendengarkan arahan dari Jaya Hartono, skuad "Pangeran Biru" begitu serius meski di sela-sela pemaparan terpecah tawa berkali-kali. Apalagi ketika instruktur menyarankan peserta outbond untuk berenang gaya pasrah apabila terlempar dari perahu.

Dan pada akhirnya tiba menaiki perahu karet, pejuang lapangan hijau itu harus bergelut dengan dayung. Namun sebelumnya, ketika memakai rompi pengaman, tetap saja mereka melayani permintaan foto dari bobotoh Pangalengan yang ikut terhibur dengan kehadiran mereka.

Para pemain yang tidak mengeksklusifkan diri itu bercampur bersama panitia dan wartawan di dalam beberapa perahu karet.

Tanpa terasa, dua jam berlalu melebihi 30 menit waktu tempuh. Hal itu karena di sepanjang sungai, tim asuhan Jaya Hartono itu kerap berkelakar dan saling main guyur-guyuran sesama penumpang perahu yang lain.

Hingga menjelang finis, Aji diceburkan oleh temannya begitu pula dengan Edi. Hal itu beruntun pada perahu lainnya. Dalam keadaan basah kuyup, peserta harus menjalani tantangan selanjutnya. Perang dengan menggunakan tembakan cat atau paintball menunggu.

Baru saja setengah jalan aysik menembak, langit mendung yang menyelimuti Situ Cileunca tiba-tiba menurunkan butir air hujan. Sontak semua peserta bubar, padahal satu tantangan lagi yaitu flying fox belum dirasakan pemain.

Meski demikian, di mata penjaga gawang Kosin, kegiatan alam seperti itu merupakan pengalaman pertamanyq. "I`m so amazed, seru, I was enjoyed it," tuturnya dengan kelelahan.

Kepala Divisi Spare Parts & Promotion PT DAM, Teddy Ramli mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan refreshing, hiburan, dan motivasi pemain dalam menghadapi putaran kedua Djarum Liga Super Indonesia 2009/2010.

Menurut dia, gathering tersebut sebagai rasa syukur terkait dengan peningkatan penjualan unit sepeda motor Honda setelah resmi bekerja sama dengan Persib. (Novianti Nurulliah/"PR")

Source: PR


readmore »»
Sabtu, 30 Januari 2010

Artikel 58 Kode Disiplin FIFA

Inilah isi artikel 58 Kode disiplin FIFA yang memuat aturan tentang diskriminasi dan rasis dalam sepakbola.


1 a) Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik, atau melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa akan dihukum sebanyak 5 kali pertandingan. Kemudian, dilarang masuk stadion, dan didenda minimal 20000 franc swiss (176 Juta Rupiah). Jika pelaku adalah official tim, maka jumlah denda adalah sebesar 30000 franc swiss (264 Juta Rupiah).

b) Jika beberapa orang (official team atau pemain) dari klub yang sama atau timnas terus menerus melanggar ayat 1 poin a di atas, atau memperburuk keadaan, maka tim tersebut akan mengalami pengurangan nilai sebanyak 3 poin pada saat pelanggaran pertama dan 6 poin pada saat pelanggaran selanjutnya, Pelanggaran yang dilakukan terus menerus akan mengakibatkan degradasi bagi tim. Dalam system gugur, tim akan langsung didiskualifikasi.

2 a) Jika supporter tim melanggar ayat 1a , maka denda minimal 30000 franc swiss akan dijatuhkan kepada timnas atau klub terlepas dari melakukan kesalahan atau lalai melakukan pengawasan.

b) Pelanggaran serius akan mengakibatkan sanksi tambahan, seperti pertandingan tanpa penonton, WO, pengurangan nilai, atau diskualifikasi.

Penonton yang melanggar ayat 1a akan menerima sanksi berupa pelarangan masuk stadion selama 2 tahun.

source : FIFA Disciplinary Code

readmore »»

Sanksi komdis PSSI terkait nyanyian rasis yang dilakukan oleh bobotoh Persib ternyata bukan yang pertama dan satu-satunya. Sebelumnya, pada musim ini, Persela dan Arema juga mendapatkan sanksi karena tindakan tersebut. Hanya saja ada bentuk kasus dan sanksi yang berbeda terhadap hukuman Arema.


Pada tanggal 14 Januari lalu, Komdis PSSI memutuskan sanksi bagi Persela. Mereka mendapatkan sanksi denda 250 juta namun hukuman ini masih bersifat percobaan selama satu tahun dan akan berlaku efektif bila supporter Persela kembali melakukan kesalahan yang sama selama masa berlakunya hukuman percobaan tersebut.

“Saat pertandingan antara Persela melawan Persebaya, suporter Persela menyanyi rasis. Jadi klub yang harus bertanggung jawab. Hukuman akan berlaku efektif jika suporter Persela kembali melakukan tindakan rasis selama kompetisi 2009/2010 usai putusan ini,” kata Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Panjaitan, di Jakarta.

Hukuman ini sama percis seperti sanksi yang dijatuhkan terhadap Persib.

Sedangkan sebelumnya, untuk kasus Arema, kasus dan hukumannya sedikit berbeda. Saat pertandingan Arema melawan Persipura, menurut komdis, ada beberapa kesalahan yang dilakukan panpel dan supporter Arema. Oknum aremania dinilai telah melakukan tindakan rasisme dan juga pelemparan terhadap pemain Persipura. Selain itu, panpel Arema pun dinilai telah lalai sehingga penonton meluber ke sentelban stadion.

“Kesalahan Arema dalam pertandingan itu, yakni Aremania menyanyikan lagu yang menjurus rasisme, serta kesalahan lain yakni adanya pelemparan botol ke arah lapangan dan jumlah penonton yang membeludak sampai ke ruang ofisial,” ujar Hinca Panjaitan di Jakarta, Jumat (11/12).

Karena tindakan itu, pada tanggal 12 desember, Arema dijatuhi hukuman oleh komdis berupa satu kali pertandingan tanpa penonton pada saat menjamu Persib Bandung (19/12) dan juga denda Rp. 50 juta.

Terkait dengan sanksi terhadap Persib, bobotoh sebenarnya masih bisa menyelamatkan klub tercintanya ini dari hukuman 250 juta. Bobotoh hanya tinggal tidak menyanyikan lagi lagu-lagu yang tidak berpengaruh pada permainan Persib dilapangan itu. Karena hukuman dari komdis ini hanya bersifat percobaan selama setahun. Namun sebaiknya bobotoh tidak hanya menghilangkan kebiasaan ini hanya setahun saja, namun lebih baik untuk selamanya.

Bobotoh harus mengerti dengan keadaan Persib yang selalu diintai gerak-geriknya oleh berbagai pihak. Ini karena Persib adalah klub besar. Klub yang mendapatkan perhatian media yang luas. Arema yang selalu bertengger di posisi pertama saja masih kalah jumlah siaran langsungnya dengan Persib. Ini yang menyebabkan berita tentang Persib dan segala tindak tanduknya selalu mempunyai nilai jual. Termasuk berita negatifnya. Wajar jika nyanyian saja menjadi perhatian bagi komdis, sedangkan lagu-lagu kasar juga dinyanyikan di daerah lain, namun tidak diperhatikan oleh mereka.

Apa ruginya kita tidak menyanyikan lagu-lagu kasar tersebut? Selain tidak berpengaruh terhadap mental para pemain dilapangan, lagu-lagu ini juga tidak mendidik anak-anak kita. Dengan selalu disiarkannya pertandingan Persib di Jalak lewat televisi, dengan nyanyiannya itu, bobotoh hanya akan mendapatkan antipati dari masyarakat indonesia lainnya, terutama bagi masyarakat yang tidak mengerti arti kefanatikan terhadap klub sepakbola.

Persib adalah klub yang beruntung mempunyai bobotoh sangat loyal dari berbagai latar belakang kreatifitas. Beberapa band ternama menyumbangkan lagunya buat Persib. Seperti Koil, Mocca, PAS band, Kang Ibing, Kuburan, dll. Lagu mereka pun jauh lebih bagus. Bukankah lebih baik untuk menyanyikan lagu-lagu tersebut di stadion?

source : simamaung.com


readmore »»

Seperti pada Liga Indonesia (LI) XII/2006, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool kembali harus kehilangan rekan senegaranya di tengah kompetisi yang tengah berjalan. Jika pada LI XII/2006, Kosin kehilangan Pradit Taweechai dan Nipont Chanarwut, kali ini ia harus ditinggal Suchao Nuchnum. Bedanya, kali ini Suchao meninggalkannya lebih dulu lantaran masa pinjamnya dengan Persib berakhir. Sedangkan dulu, Pradit dan Nipont tercoret dari skuad Persib.


Namun Kosin pun akan segera menyusul Suchao. Berdasarkan rencana yang sudah diungkapkannya, Kosin akan pulang ke negaranya pada tanggal 23 Februari seiring dengan habisnya masa pinjamnya. Itu artinya, Kosin akan kembali ke negaranya setelah Persib menjamu Persisam Putra Samarinda, 20 Februari mendatang.

Jika tidak ada perubahan, berdasarkan jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia (PT LI), Kosin masih akan tampil dalam tiga laga Persib di putaran kedua. Hingga akhir putaran pertama ini, Kosin tampil dalam 14 pertandingan.

Source: GM



readmore »»

Tadi pagi pukul 8, Suchao Nuchnum telah meninggalkan Bandung untuk kemudian pukul setengah satu nanti terbang dari cengkareng menuju negaranya, Thailand, dengan menggunakan pesawat Thai Airways. Perjalanan Indonesia – Thailand akan menghabisakan waktu sekitar tiga setengah jam.


Ia mengaku tadi malam diajak Ronggo keliling bandung dan makan sampai malam. Namun sampai subuh ia masih tidak dapat tidur di kamarnya.

“Saya baru dapat tidur jam setengah lima karena memikirkan kepulangan ini, saya senang akan kembali bertemu keluarga, namun juga saya sedih meninggalkan semua orang disini. Bobotoh Persib adalah yang terbaik, para pemain Persib juga semuanya baik-baik, official, Haji Umuh, juga pak Hasan dan bu Linda. Saya akan mengingat semuanya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Pada sela-sela perbincangan dengan wartawan, ia mengungkapkan sedikit rahasia tentang kepulangannya ke Thailand. “Saya akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 18 Februari depan dengan seorang gadis berusia 23 tahun yang mempunyai nama panggilan Sunny,” kata pria yang sempat salah menyebutkan angka dua menjadi satu ini.

Suchao pun mengharapkan tahun depan, ia bisa diijinkan klub dan manajernya disana untuk bisa kembali membela Persib Bandung pada jeda kompetisi lokal dengan status pinjaman dari klubnya. Bulan lalu, ia ditransfer dari TOT FC ke Buriram PEA FC dan telah menandatangani kontrak selama 3 tahun dengan klub barunya ini tanpa mau menyebutkan nilai kontraknya.

Tak lupa, ia pun membawa banyak cinderamata yang dibelinya sendiri ataupun oleh-oleh dari kerabat dan bobotoh, seperti wayang cepot, angklung, baju batik, dan yang hampir tertinggal adalah poster dirinya berukuran besar.

Beberapa official lalu mengantarkannya ke Jakarta, juga ikut Satoshi Otomo, pengganti Suchao, yang hari ini akan mengikuti tes fisik yang diwajibkan oleh PSSI selain menguruskan keperluan administrasi lainnya.















source : simamaung.com

readmore »»

Akhirnya Persib Bandung terkena hukuman percobaan selama 1 musim kompetisi dan diancam denda 250 juta akibat ulah sebagian bobotohnya yang dianggap rasis oleh omisi Disiplin (komdis) PSSI. Komdis menjatuhkan hukuman ini dengan alasan, bobotoh selalu menyanyikan atau meneriakan yel-yel yang menghina kelompok supporter lain. Jika dalam 1 musim ini terdengar kembali yel-yel atau nyanyian serupa, maka Persib harus membayar denda tersebut. Akan tetapi, apakah benar bobotoh Persib telah melakukan rasis ? Adilkah tuduhan ini? Mari kita telusuri bersama.


Rasis, seperti yang tercantum dalam Wikipedia adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya.

Menurut UU No. 40 Tahun 2008, Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis, Ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, rasisme adalah prasangka berdasarkan keturunan bangsa; perlakuan yang berat sebelah terhadap (suku) bangsa yang berbeda-beda; atau paham yang memandang ras diri sendiri adalah ras yang paling unggul.

Dalam sepakbola, FIFA sebagai lembaga tertinggi sepakbola dunia tentu saja mengatur masalah rasisme ini. Masalah ini masuk dalam artikel no 58 kode disiplin FIFA tentang diskriminasi.

Menurut FIFA, diskriminasi adalah : Anyone who offends the dignity of a person or group of persons through contemptuous, discriminatory or denigratory words or actions concerning race, colour, language, religion or origin

Artinya : Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik, atau melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa.

Dari kalimat di atas sangatlah jelas, bahwa pengertian diskriminasi menurut FIFA mempunyai 2 definisi, yaitu:

1. Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik.

2. Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa.

Melihat dari definisi rasis dan diskriminasi dari FIFA di atas, jelas bahwa melalui yel yel dan nyanyiannya, bobotoh Persib telah melanggar kode disiplin FIFA tersebut, yaitu menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan. Maka, hukuman percobaan pun harus diterima Persib karena kelakuan sebagian bobotohnya.

Yang justru menjadi masalah adalah, jika nyanyian ini dilakukan oleh para oknum bobotoh, maka kenapa Persib yang harus menanggung akibatnya ?

source : simamaung.com


readmore »»

Tim Pelatih Persib Bandung menilai, jadwal resmi putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 kurang menguntungkan. Di dalam jadwal resmi putaran kedua LSI 2009/2010 yang sudah diterima manajemen tim Persib, Kamis (28/1) tersebut, diketahui kalau perhelatan Copa Indonesia 2010 akan dimulai pada 16 April 2010.


Paling tidak, penilaian tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis, ketika dihubungi "GM", Kamis (28/1).

"Jadwal putaran kedua memang kurang menguntungkan, terutama ketika kita harus menjalani enam laga tandang secara beruntun," kata Robby.

Enam laga tandang beruntun yang dimaksud Robby adalah ketika Persib harus melakoni enam partai away antara tanggal 21 Maret 2010 hingga 28 April 2010. Keenam laga tandang tersebut adalah menghadapi PSPS Pekanbaru (21/3), Persija Jakarta (25/3), Persela Lamongan (4/4), Persijap Jepara (10/4), Pelita Jaya Karawang (24/4), dan Persitara Jakarta Utara (28/4).

Menurut Robby, jadwal keenam laga tandang itu dipastikan bakal melelahkan buat para pemain. "Pasti sangat melelahkan, karena kita harus memainkan 6 laga tandang secara beruntun," tegas mantan kapten Persib tersebut.

Selain keenam laga tandang tersebut, Robby juga tidak menganggap adanya 4 dan 5 laga kandang secara beruntun cukup menguntungkan Persib. Ia mengatakan, karena ada kemungkinan kejenuhan, timnya dikhawatirkan tidak bisa mengamankan poin penuh dalam laga kandang secara beruntun tersebut.

Jika boleh memilih, kata Robby, pengaturan jadwal sebaiknya dengan format dua kandang dan dua tandang.

"Pengaturan jadwal seperti pada putaran pertama lalu, saya kira lebih baik, ketimbang jadwal pada putaran kedua ini," katanya.

Copa Indonesia

Sementara itu, seperti dijelaskan Sekretaris Tim Persib, Yudiana, untuk Copa Indonesia, PT Liga Indonesia (PT LI) sudah menjadwalkan, babak pertama (32 Besar) akan dimainkan mulai 16 April mendatang.

"Peserta Copa Indonesia mungkin 32 tim. Tapi, kita belum tahu siapa saja tim yang berhak tampil, pembagian grup dan format turnamennya," kata Yudiana di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung.

Source: GM


readmore »»
Jumat, 29 Januari 2010

Panpel dan Persib Dikenai Denda

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman denda kepada Panpel Persib dan klub Persib, terkait masuknya bonek (suporter Persebaya) menyaksikan pertandingan di dalam stadion saat pertandingan antara Persib melawan Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/1) lalu, serta tindakan rasisme yang dilakukan oleh suporter Persib dalam laga tersebut.


Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan menuturkan, Komdis menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 20 juta untuk Panpel Persib karena dianggap lalai menegakkan peraturan dan keputusan PSSI. Sementara itu, Persib didenda Rp 250 juta percobaan sepanjang musim ini, karena aksi bobotoh yang menyanyikan lagu bersyair rasis saat laga itu digelar.

Mengenai pembelaan Persib yang memperbolehkan bonek masuk karena mengurangi kerusuhan yang lebih luas, menurut Hinca, apa pun alasannya, Panpel Persib memang dinilai tidak bisa memenuhi salah satu dari lima kewajiban panpel. "Saya rasa Panpel Persib tahu kewajibannya dan denda ini merupakan hasil dari minimal risiko yang dilakukan panpel," kata Hinca seusai sidang Komdis di Sekretariat PSSI, Jakarta, Kamis (28/1).

Kendati terkena denda, panpel tidak akan kehilangan uang. Pasalnya, Persebaya selaku penanggung jawab suporternya, diharuskan mengganti sebesar Rp 50 juta kepada Persib sebagai kompensasi kerusakan yang dilakukan oleh suporternya. Selain itu, Persebaya sendiri terkena sanksi denda kedua sebesar Rp 200 juta yang harus dibayarkan kepada PSSI. Mereka dianggap merusak citra persepakbolaan Indonesia karena aksi suporternya.

Tidak sampai di situ. Karena bonek kembali melanggar sanksi untuk kedua kalinya, maka Persebaya dikenai pemberatan sanksi tidak boleh ditonton oleh pendukungnya pada laga tandang di segala jenis level kompetisi, menjadi empat tahun dari hukuman sebelumnya dua tahun, dengan jatuh tempo 28 Januari 2014.

Buah simalakama

Ketua Panpel Persib, Risha Adi Widjaya, mengaku hanya ditanyai Komdis seputar kronologis masuknya Bonek. Menurut Risha, pihaknya mengatakan kepada Komdis bahwa mereka tidak tahu perihal larangan tersebut hingga H-1 ketika pertemuan teknik.

Ketika itu, kata Risha, bonek sudah datang sejak Selasa (19/1) sekitar 7.000 orang. "Bonek datang dengan kondisi lapar dan lelah. Kami melihat aspek dalam skala yang lebih besar. Dengan kondisi tersebut jika mereka tidak difasilitasi, takutnya mereka malah akan membuat dampak yang lebih besar lagi, membuat ribut di mana-mana. Jadi, kami memilih reaksi yang berdampak lebih kecil," ujarnya yang mengakui posisi panpel ketika itu bagai buah simalakama.

Mengenai kerugian yang ditimbulkan, Risha mengaku sedang melakukan inventarisasi. Menurut dia, potensial kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp 105 juta, dari sekitar tujuh ribu tiket di tribun utara seharga Rp 15.000. Ditambah dengan pengeluaran untuk biaya logistik, transportasi di Bandung, transportasi menuju luar Bandung, serta kerusakan di stadion.

"Namun, kami tidak tahu harus minta tanggung jawab siapa. Pasalnya, kami sudah menanyakan ke Persebaya, tetapi sepertinya mereka tidak mau bertanggung jawab. Mungkin, kami mau meminta bantuan pada Liga," kata Risha.

Source: PR



readmore »»

Persib Bandung terpilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Indonesia (PI) 2010 setelah proposal bidding mereka diterima oleh PT Liga Indonesia (Liga). Persib merupakan salah satu dari empat tim lainnya yang terpilih, yakni Arema Indonesia, Persik Kediri, Persijap Jepara, dan PSM Makassar.


CEO Liga Joko Driyono menuturkan, klub yang mengajukan menjadi tuan rumah mayoritas memiliki jumlah penonton yang besar. "Klub dengan jumlah pendukung besar sangat potensial mengajukan diri sebagai tuan rumah PI. Sebab, mereka akan mendapatkan penghasilan yang besar. Sejauh ini baru lima klub tersebut yang sudah mengutarakan keinginannya menjadi tuan rumah PI. Tiga klub, seperti Persib, Persik, dan Arema terus melakukan koordinasi secara intensif," kata Joko di Sekretariat Liga, Jakarta, Kamis (28/1).

Menurut Joko, dari enam jatah, bidding tuan rumah PI tinggal menyisakan satu kuota. Jika melihat dari besarnya pasar, kata Joko, Jatim berpeluang melenggkapi jatah kuota. "Proyeksi pilihan Liga bisa jatuh kepada Persela Lamongan atau Persebaya Surabaya. Kami sudah mengajukan tawaran dan kini tinggal menunggu proposal bidding mereka," tuturnya.

Selain klub di dalam pulau Jawa, klub di Kaltim juga dianggap Joko berpeluang menjadi tuan rumah. Namun, menurut dia, pihaknya belum mengetahui, apakah klub di sana berkenan atau tidak. "Yang jelas kami tidak memiliki kekhawatiran PI akan sepi penonton. Rivalitas tetap menarik, meski klubnya berkurang," ujarnya.

Jumlah klub peserta PI musim ini menyusut menjadi 32 yang diisi oleh 18 klub Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, 12 klub Divisi Utama, dan sisanya finalis Divisi I.

Joko menambahkan, kick-off PI yang rencananya akan digelar awal Maret, diundur menjadi 1 April karena harus menunggu kompetisi Divisi Utama selesai pada 30 Maret mendatang.

"Kami harus menunggu dua belas kontestan dari Divisi Utama terutama mereka yang lolos ke babak `Delapan Besar`. Hal ini juga sebenarnya menjadi pertimbangan tempat pertandingan di Jateng karena harus menunggu kepastian posisi Persis dan PSIS," ujar Joko.

Source: PR


readmore »»

Siapa pemain terbaik Persib bulan Januari versi pembaca Simamaung.com? Untuk itu, kami telah menganalisa seluruh pemain Persib selama bulan januari ini, lewat statistik permainan milik kami. Diawali dari tanggal 9, Persib main di kandangnya melawan Persija dan PSPS. Setelah itu, terbang ke Kalimantan dan menantang Bontang lalu Persisam. Diakhiri di Si Jalak Harupat kembali dengan mengungguli dua tim Jatim, Persebaya dan Persik terakhir pada tanggal 26.


Dan setelah melalui seleksi terakhir, didapatlah nama Eka Ramdani dan Christian Gonzales. Sebenarnya ada satu nama lagi yaitu, Atep yang membukukan 3 assist selama bulan ini, namun karena hanya dipilih dua kandidat, maka Atep harus tersingkir. Suchao tidak masuk karena ia tidak terlalu impresif ketika Persib bermain di Kalimantan.



Eka Ramdani, bermain penuh selama 540 menit tanpa pernah ditarik keluar. 2 gol dan 1 assist. Bulan ini adalah bulan kembalinya ebol pada permainan terbaiknya. Sempat tidak berkembang pada saat melawan Persija karena ia ditempatkan pada posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Hariono, ia lalu mendapatkan posisi idealnya pada pertandingan-pertandingan berikutnya, yaitu di gelandang serang. Hanya sayang, ia gagal memanfaatkan 2 peluang emas 24 karatnya ketika melawan Persisam dan Persebaya.

Tidak berkutik menghadapi Abanda Herman, lalu mendekam di bangku cadangan ketika PSPS digebuk 3-1. Namun karena tidak bermain itu, ia lalu menjadi gila. Si gila ini mencetak 5 gol berturut-turut dalam 4 pertandingan berikutnya. Langsung menempati top skor Persib dengan 6 gol. Memang ia mengakui, ia tidak bisa mencetak gol tanpa peran pemain lainnya, namun ketenangannya dalam mengeksekusi peluang sudah kembali lagi, dan ia siap memberikan lagi gol-gol pentingnya di putaran kedua. Gonzales is back in january.

source : simamaung.com

readmore »»
Kamis, 28 Januari 2010

Persib Incar Kiper Malaysia

Setelah secara resmi menggaet Satoshi Otomo, Persib Bandung masih menunggu kehadiran penjaga gawang asal Malaysia yang hingga saat ini namanya belum diketahui. Diharapkan saat Persib kembali menjalani latihan, Senin (1/2) mendatang, kiper yang disebut-sebut sebagai penjaga gawang nomor satu di Malaysia itu sudah ikut berlatih.


"Untuk pengganti Suchao (Nuchnum) kita sudah mendapatkan Satoshi. Sekarang kita masih menunggu kedatangan kiper tim nasional Malaysia. Soal namanya saya belum mau sebutkan," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela acara perpisahan Suchao di kediamannya, Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1).

Menurut Umuh, kiper asal Malaysia itu tengah dalam proses negosiasi dan diproyeksikan untuk menggantikan Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool, yang masa pinjamnya berakhir Februari nanti. "Untuk awal putaran kedua, Kosin masih bisa main dalam beberapa pertandingan. Meski begitu, kita berharap kiper Malaysia bisa segera berlatih bersama untuk proses adaptasi dan dilihat kemampuannya," katanya.

Harapan agar penjaga gawang Malaysia itu bisa segera bergabung, juga dilontarkan pelatih penjaga gawang Persib, Anwar Sanusi. Sama seperti Umuh, Anwar pun mengaku belum mengetahui secara pasti nama penjaga gawang tersebut.

"Namanya saya juga belum tahu pasti. Tapi katanya dia penjaga gawang nomor satu tim nasional Malaysia. Buat saya, siapa pun penjaga gawang yang diproyeksikan menggantikan Kosin, saya berharap dia bisa segera bergabung agar kita bisa mengukur kemampuannya," kata Away, sapaan akrabnya.

Diliburkan

Sementara itu, setelah mengakhiri putaran pertama, tim pelatih Persib meliburkan para pemainnya dari program latihan hingga Minggu (31/1). "Menghadapi putaran kedua nanti, kita akan memulai persiapan pada sesi latihan Senin (1/2) sore," kata pelatih Persib, Jaya Hartono.

Berdasarkan informasi awal yang sudah dikantongi Jaya, Persik Kediri akan menjadi lawan pertama Persib di putaran kedua nanti. Pertandingan yang rencananya dimainkan pada 9 Februari 2010 itu akan digelar di Stadion Brawijaya Kediri.

"Setelah menghadapi Persik, lawan berikutnya Persebaya Surabaya pada 14 Februari. Tapi itu baru jadwal sementara yang informasinya sudah saya dapatkan," kata Jaya

Source: GM


readmore »»

Persib mengawali putaran kedua dengan laga tandang melawan Persik di Stadion Brawijaya Kediri pada 9 Februari mendatang. Berikutnya, Persib menantang Persebaya di Stadion Gelora 10 November. Eka Ramdani dkk. baru menyapa bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat pada 20 Februari melawan Persisam Samarinda.


Hal itu berdasarkan rilis jadwal Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010 dari PT Liga Indonesia (Liga), Rabu (27/1). Pengumuman rilis sempat mengalami penundaan karena terkait pertandingan babak kualifikasi Pra Piala Asia (PPA) 2011 melawan Australia, 3 Maret mendatang.

Berdasarkan jadwal itu, pertandingan perdana putaran kedua pada 9 Februari nanti akan dibuka dengan tiga pertandingan. Selain Persik melawan Persib, saling berhadapan Persijap melawan Persiwa di Jepara dan Persela menghadapi Persipura.

Jika melihat jadwal putaran kedua ini, Persib diuntungkan karena memiliki waktu jeda antarpertandingan yang cukup lama, yakni antara 4-5 hari di tiga pertandingan pertamanya.

Persib akan libur panjang setelah tiga pertandingan pertama karena pertandingan terpotong AFF Cup dan Liga Champion Asia. Tim `Maung Bandung` baru kembali akan berlaga pada 11 Maret mendatang melawan Bontang FC di Bandung.

Selepas laga tersebut, Maman Abdurahman dkk. akan mengalami jadwal pertandingan yang padat. Mereka juga akan menantang Arema Malang di laga kandang.

Selanjutnya, pertandingan hanya akan berselang antara dua hingga tiga hari. Total, di putaran ini Persib akan memainkan sembilan laga kandang dan delapan laga tandang.

"Karena padatnya pertandingan di putaran kedua ini. Maka saya harapkan klub-klub peserta menyiapkan stamina pemain dan dana yang cukup besar untuk melanjutkan kompetisi ini hingga akhir," kata CEO Liga Joko Driyono.

Pada pertengahan kompetisi bulan April akan terselingi babak I (32 besar) Piala Indonesia (Copa) yang dilaksanakan 16-19 April dan babak II Piala Indonesia pada bulan Mei.

source : persib-bandung.or.id


readmore »»

Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono tidak akan berdiam diri dan segera mematangkan pengganti Suchao Nutnum di lini tengah Persib. Satoshi Otomo, pemain asal Jepang yang sudah resmi dikontrak Persib, setelah jeda putaran pertama berakhir akan langsung digembleng melalui uji coba dalam 2x45 menit permainan melawan Persatuan Sepak Bola Kuningan (Pesik) pada 3 Februari, di Kuningan.


Menurut Jaya, hal itu harus segera direalisasikan dalam waktu singkat ini untuk memadukan Satoshi dengan skuadnya. "Ya kita harus segera bergerak. Jangan larut dalam kesedihan. Putaran kedua semakin berat. Tanpa Suchao kita harus bisa," ungkap Jaya ditemui pada sela-sela kegiatan syukuran Persib di kediaman Manajer Persib Umuh Muchtar, Kp. Ciluluk, Desa Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1).

Selama ini, Jaya melihat kemampuan Satoshi di lapangan baru sebatas permukaan. Satoshi dinilai memiliki keterampilan dan teknik permainan setara dengan Suchao yang unggul dari segi kecepatan dan kekuatan. "Satoshi mempunyai strategi penyerangan yang bagus. Begitu pula dengan kinerja dalam tim, karena dia bukan pemain individualis," katanya.

Dengan demikian, kata Jaya, kemampuan Satoshi harus segera diadaptasikan cepat dengan timnya dalam game 2x45 menit. Setelah itu, Jaya mengatakan, Satoshi dipersiapkan untuk menghadapi Persik Kediri pada 9 Februari mendatang.

Sebelumnya, Jaya mengungkapkan, untuk pemain Persib muda lainnya akan ikut digenjot pula. "Masih ada kesempatan bagi mereka untuk berusaha, jangan merasa bangga karena sudah masuk Persib. Mereka harus berjuang bersaing dalam tim, karena putaran kedua ini lebih berat," tuturnya.

Ia menambahkan, target putaran kedua menjadi juara dengan catatan timnya mampu menjaga konsistensi dalam bermain. Kapten tim, Eka Ramdani mengatakan, kehadiran Satoshi diharapkan akan melengkapi kekompakan Persib. Ia mengakui, Satoshi memiliki mobilitas tinggi. "Akan tetapi, apakah dia bisa seperti Suchao, yang menurut saya skill-nya begitu komplet. Namun, kesempatan bagi Satoshi itu masih ada. Saya sendiri tidak akan melihat ke belakang, tidak ada angan-angan. Jadi, maksimalkan potensi yang ada sekarang," katanya.

Menurut dia, semua itu proses yang harus melalui tahap demi tahap. Dia tidak memungkiri, dipastikan putaran kedua akan ada perubahan selepas kepergian Suchao ke Thailand.

Satoshi sendiri bertekad akan bermain maksimal. Harapan bobotoh yang menginginkan dia bermain seperti Suchao, menurut dia, tidak akan dijadikan beban. "Saya berbeda dengan Suchao, saya percaya bisa memberikan warna yang berbeda dengan Suchao di Persib ke depan," katanya.

source : persib-bandung.or.id


readmore »»

Air mata Manajer H. Umuh Muchtar mewarnai acara perpisahan manajemen Persib Bandung dengan gelandangnya, Suchao Nuchnum di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1). Meski sudah dilepas secara resmi, Suchao baru akan kembali ke Thailand, Jumat (29/1).


"Terus terang saya sedih karena Suchao yang telah berperan besar untuk Persib, tidak akan ada lagi di samping kita pada putaran kedua nanti. Mohon maaf kalau saya sampai meneteskan air mata pada acara perpisahan ini," kata Umuh sambil mengusap matanya pada saat memberikan sambutan dalam acara perpisahan tersebut.

Selain seluruh pemain dan ofisial tim Persib, dalam acara tersebut hadir juga petinggi konsorsium Persib, Pieter Tanuri, jajaran komisaris dan direksi Persib, pejabat pemerintahan daerah setempat, tamu undangan, dan ratusan bobotoh yang sengaja datang ke acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Umuh menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kontribusi yang telah diberikan Suchao selama 13 laga memperkuat Persib. "Kepada saya, Suchao dan juga Kosin bilang, suatu saat jika harus kembali bermain di Indonesia, mereka hanya mau main untuk Persib. Mereka berjanji, kalaupun ada tawaran yang lebih bagus dari Persib, mereka akan menolaknya. Janji itu yang membuat saya sedih dan terharu," papar Umuh.

Pengakuan atas peran besar Suchao terhadap Persib diakui pelatih Jaya Hartono dan gelandang tim nasional, Eka Ramdani. "Harus diakui, Suchao menjadi warna tersendiri buat Persib. Dia berperan besar mengangkat posisi Persib ke papan atas," kata Ebol, sapaan Eka Ramdani.

Diserbu warga

Sebagai tanda perpisahan, dalam acara tersebut Umuh pun menghadiahkan sebuah lagu dangdut yang dinyanyikannya khusus untuk Suchao. Suchao dan Kosin pun berjoget mengiringi lagu dangdut yang dinyanyikan Umuh.

Usai acara, ratusan warga di sekitar kediaman Umuh merangsek ke pekarangan rumah tempat acara berlangsung. Tanpa bisa ditahan, mereka menyerbu Suchao. Kebanyakan dari mereka ingin berfoto bersama gelandang yang menyumbangkan tiga gol untuk Persib tersebut.

Akibatnya, suasana seperti yang terjadi di Stadion Si Jalak Harupat sehari sebelumnya kembali terulang. Suchao harus "bertempur" menerobos kerumunan warga yang berjejal untuk sampai ke mobil yang akan membawanya pulang. Setelah mendapatkan pengawalan, Suchao baru bisa keluar dari kerumunan dan meninggalkan Ciluluk.

Setelah tiba di Thailand, Suchao akan bergabung dengan klub baru yang mengontraknya selama tiga tahun, Power Electric.

sorce : GM


readmore »»

Corsa adalah ban sepeda motor resmi Persib Bandung. Tagline tersebut yang coba dilempar kepada masyarakat pada acara konfrensi pers yang diadakan di Cafe Persib, jalan Sulanjana, Bandung, kemarin sore. Hadir dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana, Tbk, Pieter Tanuri, dan Presiden Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar, serta hampir seluruh pemain Persib.


“Kami memilih bermitra dengan klub sepakbola Persib Bandung karena klub ini disegani dan memiliki penggemar fanatik tapi tidak anarkis. Terbukti dalam setiap pertandingan ribuan penggemar setia berbondong-bondong datang ke stadion untuk mendukung Persib dengan tertib,” terang M. Zein Saleh, public relations PT Multistrada Arah Sarana, Tbk sebagai produsen ban sepeda motor merek Corsa.

Berbeda dengan sponsor-sponsor yang lalu, yang mencantumkan logo brand-nya di kostum pemain, Corsa memilih untuk tidak melakukannya. Hanya saja, Corsa akan hadir dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan Persib dan juga bobotohnya. Sebelumnya, Corsa juga pernah mencantumkan gambar logonya di dada pemain pada pre-season, yaitu ketika Persib mengikuti turnamen piala Jatim beberapa bulan lalu.



Saat ini, pihak Corsa mengakui sedang melakukan pembicaraan yang intensif dengan PT PBB untuk melirik peluang menjadi sponsor Persib dengan waktu yang lama. Namun sayang, M. Zein tidak bisa membuka nilai kontrak yang telah disepakati oleh kedua pihak.

Dalam kesempatan ini, Corsa juga memberikan kenang-kenangan kepada Suchao yang akan pulang kenegaranya.

readmore »»

Pelaksanaan putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim kompetisi 2009/2010 dipastikan tetap akan dimulai pada 9 Februari mendatang. Kendati PT Liga Indonesia belum dapat merilis jadwal baku karena masih menunggu program timnas senior, terkait pertandingan babak kualifikasi Pra Piala Asia 2011 melawan Australia pada laga away Maret mendatang.

CEO Liga Joko Driyono menuturkan, keterlambatan jadwal LSI dua pekan ini dikarenakan hingga kemarin, Badan Tim Nasional (BTN) belum mengkoordinasikan nama-nama pemain timnas yang akan dipanggil kepada Liga. Hal ini, menurut Joko menyulitkan pihaknya untuk mengatur jadwal. Pasalnya, ketidakhadiran satu pemain saja membela klub akan
mempengaruhi jadwal di putaran kedua ini.

"Jangan sampai ada rescheduling di tengah jalan, pasalnya untuk musim ini jadwal LSI sangat padat. Karena masih ada Piala Indonesia dan Liga Champion Asia yang diikuti Persipura dan Sriwijaya FC. Kami mengharapkan nantinya tidak akan banyak mengalami penundaan, hingga semua bisa selesai sebelum Piala Dunia dimulai," ungkapnya.

Menurut Joko, meskipun draft putaran kedua belum bisa diberikan kepada klub, namun dirinya mengaku, telah mengirimkan surat kepada klub bahwa kick off tetap akan dilakukan pada 9 Februari. "Kami akan asumsikan dulu sendiri, siapa kira-kira pemain timnas yang akan dipanggil. Ini dilakukan agar tidak terjadi overlapping antara jadwal LSI dengan program timnas," tuturnya.

Source: PR


readmore »»

Bukan hanya bobotoh, pelatih, pemain, dan seluruh ofisial Persib pun meratapi kepergian Suchao Nuchnum. Mereka semua merasa kehilangan gelandang tim nasional Thailand yang masa pinjamnya sudah berakhir itu. Selain kontribusinya terhadap tim dinilai sangat bagus, secara individu, Suchao juga merupakan anak yang baik.


"Terus terang, kami semua sangat kehilangan Suchao. Kami sangat sedih, karena dia anak yang baik. Di lapangan, dia juga merupakan pemain yang sangat baik," kata pelatih Persib, Jaya Hartono.

Kendati demikian, Jaya mengatakan, Persib tidak boleh larut dalam kesedihan atas kepergian Suchao. Menurutnya, tanpa Suchao, Persib harus tetap bersinar di putaran kedua nanti. "Meski sangat kehilangan, saya tidak boleh larut dalam kesedihan. Kita harus tetap fight di putaran kedua nanti agar prestasi ," katanya.

Jaya hanya berharap, pemain asal Jepang, Satoshi Otomo yang diproyeksikan menggantikan posisi yang ditinggalkan Suchao bisa memberikan kontribusi positif seperti halnya pemain asal Thailand itu. "Paling tidak, saya mengharapkan performa dan penampilan yang sama dengan Suchao," katanya.

Para pemain Persib pun mengaku sangat kehilangan Suchao. "Tentu saja, saya merasa kehilangan seorang tandem di lini tengah yang sangat baik.," kata Atep.

Atep berharap, pengganti Suchao memiliki kualitas yang sepadan. Hal yang sama juga diharapkan Wildansyah. "Meski karakter permainannya berbeda, tapi paling tidak, pemain pengganti Suchao bisa memberikan warna di lini tengah Persib. Minimal kontribusinya sama dengan Suchao," kata Wildan.

Untuk melepas kepergiannya, manajemen Persib sudah menyiapkan acara perpisahan secara khusus di kediaman H. Umuh Muchtar di Tanjungsari, Rabu (27/1)

Source: GM


readmore »»

Kemenangan besar 6-1 plus penampilan cemerlang seluruh anggota skuadnya pada saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (26/1), membuat Persib Bandung kembali ke jalur persaingan perebutan mahkota juara. Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun mulai optimistis lagi soal perburuan mahkota juara. Hanya saja, ia kembali menekankan kepada para pemainnya untuk terus berusaha tanpa melupakan doa. "Mudah-mudahan saja (bisa juara, red). Yang terpenting sekarang, penampilan cantik seperti ini harus terus dipertahankan. Kita harus terus berjuang dan berdoa," katanya.


Bahkan, pelatih Persik, Gusnul Yakin secara terbuka menyatakan, dengan materi pemain yang dimilikinya, Persib pantas menjadi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

"Persib banyak memiliki pemain berkualitas hampir di semua posisi. Di lini tengah yang menjadi sentral permainan, mereka punya Eka Ramdani, Atep, Hariono, dan Suchao. Saya pikir, melihat permainan dan materi pemainnya, Persib pantas jadi juara," kata Gusnul kepada para wartawan di ruang konferensi pers, usai pertandingan.

Pernyataan Gusnul itu untuk mengomentari pernyataan pelatih Persib, Jaya Hartono, masih di ruang konferensi pers, yang menyebutkan lini tengah Persib pada putaran pertama ini merupakan yang terbaik dari seluruh peserta LSI 2009/2010.

"Melihat performa Eka, Atep, Suchao, Hariono, dan Gilang selama ini, saya berani mengatakan, lini tengah kita merupakan yang terbaik dari seluruh peserta LSI. Saya bukan mau memuji diri sendiri, tapi itu kenyataannya," kata Jaya.

Menurut Jaya, tanpa mengecilkan perjuangan seluruh pemainnya, soliditas lini tengah Persib menjadi kunci keberhasilan Persib menerobos papan atas di pengujung putaran pertama ini. Dengan posisi Persib saat ini, Jaya mengatakan, Persib sudah kembali ke jalur persaingan menuju juara.

"Saya sangat puas dengan hasil di akhir putaran pertama ini. Sekarang kita sudah berada di papan atas lagi. Ini sesuai dengan target yang dibebankan manajemen tim," kata mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.

Soal target juara di akhir musim yang sempat dibebankan manajemen Persib, dengan melihat posisi pasukannya saat ini, ia yakin hal itu masih mungkin digapai. Syaratnya, kata Jaya, para pemain Persib bisa tampil konsisten seperti yang mereka peragakan dalam dua laga terakhir.

"Kalau Persib bisa main konsisten seperti lawan Persik dan Persebaya, insya Allah kita bisa menjadi juara," tuturnya.

Source: GM


readmore »»

TAK ada istilah pahlawan kesiangan dalam cerita ini. Pada waktunya semua pemain inti dan cadangan di lapangan hijau merupakan pahlawan yang menorehkan kemenangan untuk mereka, pembimbing, dan ribuan penonton yang rela berdesakan memenuhi kursi tribun stadion. Dan hal itu benar-benar teresapi dalam cerita nyata aksi Persib Bandung kemarin sore ketika melumat tim dari Kediri, Persik 6-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.


Selesai sudah tugas skuad Jaya Hartono pada putaran pertama Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010 kali ini. Janji dan target dalam dua laga terakhir terpenuhi sudah, setelah tujuh belas kali bertarung di lapangan hijau. Tidak sia-sia 27 poin diboyong dan menempati posisi ketiga pada klasemen sementara.

Gonzales, Hilton, Nova, Suchao, dan Budi yang ditakdirkan meneruskan umpan bola dari pemain lainnya untuk memetik gol-gol kemenangan. Bagi Budi Sudarsono, dua gol kreasinya merupakan gol yang membekas dalam menjalani putaran pertama ini.

Selama tujuh belas kali pertandingan, baru di laga terakhir, Budi berkesempatan mengoyak jala lawan dua kali berturut-turut. Bisa jadi ini adalah gol pertama Budi yang menutup setengah musim liga ini. "Tuhan baru ngasih saya kesempatan untuk mengegolkan bola pada pertandingan lawan Persik ini. Padahal setiap saya bertanding selalu berusaha mencetak gol," tutur lelaki kelahiran 19 September 1979.

Budi yang baru dipersilakan memasuki lapangan oleh sang arsitek tim pada sisa empat belas menit pertandingan babak kedua saat itu tak menyia-nyiakan kesempatan. Tanpa sadar, kelincahan dia merepotkan pertahanan lawan. Hingga akhirnya, pada menit ketiga dia berlaga mampu menambah skor "Pangeran Biru" menjadi 5-1.

Tidak cukup satu bola yang ingin dia masukkan ke gawang mantan klubnya pada tahun 2005-2007 itu. Si "Ular Piton" itu semakin membabi buta di tengah guyuran hujan saat itu. Satu sontekan terakhir dilibasnya hingga merobek jala yang dijaga Herman Batak di injury time.

Memang saat itu, Tuhan tersenyum dan merestui pergerakan "Budi Gol" di Lapangan Si Jalak Harupat. "Saya merasa percaya diri dan merasa Tuhan sedang mengasihi saya, terlebih ke gawang Persik. Dan saya sadari, semua ini, Tuhan yang ngatur," ucap mantan pemain Sriwijaya FC itu.

Budi "Kileng" itu bertekad, putaran selanjutnya akan lebih optimistis. Berusaha lebih dari putaran sebelumnya. Lelaki berjanggut itu, bisa pulang dengan langkah yang ringan. Sedari saat ini, dia akan mempersiapkan diri untuk mengarungi pertarungan selanjutnya.

Keagresifan Budi tersebut diakui Pelatih Jaya Hartono yang mempunyai ambisi sama. Yaitu membuktikan kepada mantan klub mereka. "Budi terpecut semangatnya karena Persik itu mantan klub dia," ujar Jaya.

source : PR

readmore »»

Bobotoh terpuaskan dengan permainan Persib pada laga pamungkas putaran I Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010. Eka Ramdani dkk. berhasil menekuk Persik Kediri 6-1 (2-0), di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (26/1).


Hasil itu mengingatkan pada prestasi Persib pada kompetisi tahun lalu, saat mengakhiri laga kandangnya dengan kemenangan sama telak 6-1. Saat itu, Persib mengempaskan Deltras Sidoarjo. Persib kini berada di peringkat ketiga dengan nilai 27 biji kemenangan.

Laga penutup ini sekaligus sebagai perpisahan Suchao Nutnum dengan bobotoh. Tak heran, jika bobotoh terus mengelu-elukan pemain asal Thailand itu sebelum dan sesudah pertandingan. Bobotoh juga memberikan penghormatan dengan tepuk tangan sambil berdiri ketika peluit panjang berbunyi tanda pertandingan berakhir. Sebagian lagi bobotoh nekat masuk ke lapangan untuk menyalami dan memberi bunga kepada Suchao.

Suchao memperlihatkan kualitas permainannya. Ia mencetak gol brilian dari tendangan penjuru pada menit ke-64. Hebatnya, dia menendang bola dengan bagian luar kaki kanan. Padahal, posisi bola saat itu berada di bagian kiri kiper Persik, Herman Batak. Bola yang datang melengkung, sempat ditepis Herman. Namun, asisten wasit II melihat bola telah melewati garis gawang, dan wasit Yandi menyatakan terjadi gol.

Pelatih Persib Jaya Hartono menyatakan, penampilan para pemain pada dua pertandingan terakhir sungguh fantastis. Proses gol dan hasil yang diperlihatkan pemain, di mata Jaya begitu sempurna sehingga secara keseluruhan, putaran pertama kali ini membuatnya puas. "Kami sudah mendapatkan bentuk permainan. Percaya diri dan mental anak-anak sudah stabil," kata Jaya.

Menurut dia, ambisinya menutup putaran pertama telah tercapai, apalagi mampu membuktikan kepada mantan tim yang pernah dia bimbing. "Penampilan seperti ini harus dipertahankan ketika menghadapi putaran kedua nanti," tuturnya.

Jaya mengaku bangga karena saat ini Persib merangkak ke papan atas klasemen DLSI. Namun, dia merasa sedih dengan hengkangnya Suchao ke Thailand. "Saat ini, lini tengah Persib terbaik di Liga Indonesia," ujarnya. Lini tengah ditempati Hariono, Eka, Suchao, Atep, dan Gilang Angga. Mereka, dinilai Jaya selalu rajin bergerak dan bisa saling menutupi.

Pelatih Persik Gusnul Yakin setuju dengan pendapat Jaya. Menurut dia, kualitas individu pemain lini tengah Persib, menjadi elemen yang kuat di lapangan karena sudah saling mengenal gaya mainnya, sehingga mereka begitu kompak.

Manajer Umuh Muchtar mengaku puas dengan penampilan Persib. Kata-kata luar biasa berulang keluar dari mulut Umuh. "Saya minta kepada anak-anak agar menganggap pertandingan tadi sebagai final. Dan hasilnya luar biasa mereka bermain bagus dan tanpa kelelahan, siap tempur. Hasil pertandingan ini harus dijadikan motivasi untuk putaran kedua," katanya.

Di samping kegembiraan yang meluap-luap itu, Umuh tidak bisa menyembunyikan kesedihan luar biasa. "Sedih sekali, padahal situasi kami sedang baik. Akan tetapi, tiba-tiba kami harus kehilangan Suchao," ucapnya.

Meski demikian, Umuh menumpukan harapannya kepada pemain baru asal Jepang, Satoshi Otomo untuk menggantikan posisi Suchao.

Menekan

Dibebani target menang agar bisa naik ke papan atas, Persib langsung melakukan tekanan. Beberapa peluang tercipta melalui Hilton Moreira dan Atep. Bola tendangan voli Hilton berhasil ditepis Herman. Tidak lama kemudian, tendangan Atep mengenai tiang gawang.

Kebuntuan gol pun pecah pada menit ke-32. Mendapat umpan dari Atep, Gonzales meneruskan bola membobol Herman. Sembilan menit kemudian, Hilton menyusul gol tambahan menjadi 2-0 setelah kembali menerima umpan dari Atep.

Persib tetap bermain agresif pada babak kedua. Menit ke-52, Nova Arianto menanduk bola ke jala Herman hingga kedudukan menjadi 3-0. Pemain belakang Persib lengah. Amarildo Souza bisa memperkecil ketinggalan setelah menerima umpan dari sayap. Kubu Persib kembali bersorak, melalui gol brilian Suchao. Dua gol terakhir Persib melalui Budi Sudarsono pada menit ke-79 dan 90. Budi masuk menggantikan Hilton pada menit ke-76.

Source: PR



readmore »»
Rabu, 27 Januari 2010

Wawancara Kosin dan Suchao

Wawancara dengan Kosin dan Suchao



source : tv.simamaung.com

readmore »»

Panpel Persib Bandung akan menghadap Komdis PSSI hari ini di Jakarta. Hal ini karena komdis menilai panpel Persib melakukan keteledoran karena telah memperbolehkan supporter Persebaya untuk menyaksikan laga yang diadakan di stadion Si Jalak Harupat sabtu lalu. Padahal saat itu supporter klub asal surabaya tersebut dalam keadaan dihukum tak boleh menyaksikan laga tandang Persebaya selama 2 tahun.


Undangan untuk menghadap komdis sendiri telah diterima PT PBB sore ini setelah laga menghadapi Persik melalui telepon. Rencananya tiga orang akan ditugaskan untuk berangkat ke Jakarta pada pagi atau siang ini.

Namun, panpel mengakui surat resmi perihal hukuman terhadap supporter Persebaya belum diterimanya, sampai saat ini. Termasuk ketika pihaknya menanyakan kepada pengda, surat itu tidak ada.

Terkait pelanggaran yang ditimpakan kepada pihaknya, sekretaris panpel Budhi Bram mengatakan bahwa dirinya merasa heran karena melihat kondisi saat itu, penolakan terhadap bonek akan menimbulkan kekacauan yang lebih buruk di kota bandung.

“Para bonek sudah berada di Bandung mulai hari selasa, sedangkan hukuman buat mereka baru dijatuhkan pada hari kamis. Dan mereka jumlahnya tidak sedikit. Sedangkan kami disarankan oleh pihak kepolisian untuk membuka gerbang tribun sebelah utara karena saat itu jalan tersebut dinilai yang paling baik untuk menghindari kekacauan”, ujarnya saat ditemui di kantor PT PBB.



Berdasarkan keadaan di stadion pada saat itu, memang tidak ada satupun kerusuhan yang ditimbulkan oleh keberadaan bonek dan bobotoh. Setelah pertandingan, panpel juga menyediakan makanan untuk para bonek yang rata-rata tidak mempunyai bekal yang cukup untuk membeli makan. Termasuk sesudahnya, pihak kepolisian juga menyediakan sekitar 30 truk untuk mengangkut mereka ke stasiun Rancaekek untuk kemudian memulangkan mereka kembali ke surabaya.

Hal inilah yang membuat pria berjanggut ini merasa keheranan. “Tugas panpel adalah untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, tidak ada kerusuhan, dan itulah yang terjadi. Malah seharusnya panpel Persib mendapatkan penghargaan”, katanya.

Ia juga mengharapkan Inspektur pertandingan yang bertugas malam itu ikut membantu menerangkan keadaan sesungguhnya dilapangan.

Ditemui sebelumnya di stadion Si Jalak Harupat, ketua YSS, Wastomi Suheri mengatakan, hukuman terhadap supporter Persebaya hendaknya belum dulu diterapkan karena pihaknya akan melakukan banding. Namun karena surat resmi dari komdis belum diterima pihaknya, YSS belum bisa melakukan banding. Maka sejatinya, pada sabtu itu, supporter Persebaya masih boleh mendukung timnya di soreang.

source : simamaung.com

readmore »»

Kemenangan 6-1 pada laga terakhir memang membuat euforia bobotoh memuncak. Apalagi laga ini adalah laga super spesial karena menjadi ajang perpisahan buat bandung’s sweatheart, Suchao. Namun sebaiknya mulai esok semuanya harus ditinggalkan. Target juara yang dicanangkan oleh manajemen dan konsorium masih jauh dari genggaman. Itulah yang coba diingatkan oleh Farhan, wakil direktur PT PBB, diruang ganti sesaat setelah pertandingan.




Selebritis yang dikenal dengan panggilan Om Farhan ini mengharapkan Persib bisa lebih baik lagi dalam mempersiapkan tim menuju putaran kedua Liga Super Indonesia edisi kedua ini. Walaupun grafik permainan menaik diiringi oleh statistik, namun secara poin, Persib tidak bisa dibilang berhasil.

33 poin di putaran pertama adalah target manajemen di awal musim. 33 poin ini berdasarkan perolehan poin Persib pada musim lalu. Namun sekarang Persib hanya sanggup menggapai angka 27, terpaut 6 angka.

Meskipun demikian, Farhan tetap mengungkapkan optimismenya karena didukung oleh banyak faktor yang mengindikasikan hal tersebut. Jika Jaya Hartono menyebut lebih baik menang dengan bermain buruk daripada kalah dengan bermain bagus, sebaliknya Farhan melihat lebih baik kalah namun berman bagus.

Karena jika bermain bagus, artinya ada optimisme untuk pertandingan-pertandingan yang akan dilalui. Kalau bermain buruk, bisa jadi kemenangan itu dicapai karena keberuntungan atau kualitas lawan yang lebih buruk.

“Jaya Hartono menurut penilaian saya pribadi telah melakukan kerja yang baik. Komunikasi antar pemain terlihat harmonis, strateginya bagus, rotasi berjalan mulus, permainan sangat dominan, hanya perlu dibutuhkan konsistensi dalam bermain”, menurut pandangan pria yang pernah berduet dengan Indie Barens sebagai penyiar.

Dengan nilai 27 ini, Farhan menganalisa bahwa Persib di putaran kedua membutuhkan minimal 12 kali kemenangan untuk bisa menjadi juara. Rekor tak terkalahkan dikandang tampaknya harus terus dipertahankan maung bandung. 9 pertandingan kandang nanti termasuk berat karena Persib akan menghadapi tim-tim kuat seperti Persipura, Sriwijaya FC, ataupun Arema.

Keuntungan lainnya adalah diputaran kedua ini, pertandingan tandang Persib hampir seluruhnya diadakan di pulau jawa hanya satu partai saja yang harus dijalani di pulau sumatera yaitu ketika tanggal 3 maret menghadapi PSPS Pekanbaru.

Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar juga sepakat dengan penilaian beberapa kalangan yang menilai bahwa Persib sudah menemukan bentuk permainan terbaiknya pada akhir putaran pertama ini.

“Inilah permainan asli dari Persib. Performa para pemain pun sudah sempurna. Saya puas dengan hasil ini karena kita sempat terseok-seok pada awal musim”, ujar H. Umuh di tempat yang sama.

readmore »»

Permainan memikat tim Persib Bandung ketika menghempaskan Persik Kediri memang mengundang decak kagum banyak kalangan terutama para bobotoh. Enam gol yang cukup indah dan menghibur, mampu menegakan kepala setiap bobotoh untuk berbangga menjadi pendukung setia Persib Bandung.


Dua pertandingan terakhir Persib membuktikan kejelian Jaya Hartono meramu strategi. Hasilnya dua tim asal Jawa Timur, Persebaya dan Persik berhasil digebuk dengan skor yang cukup besar. Padahal, tim Persib berada dalam tekanan, harus meraih hasil yang maksimal untuk mendekati target poin yang dibebankan.

Sejak digebuk Persema 3-0 di Malang, Jaya Hartono dibebankan untuk meraih 14 poin dari 6 pertandingan sisa Persib di putaran I Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini. Dan ternyata, beliau berhasil membawa Persib meraih 13 poin dari 14 poin yang ditargetkan.

Sempat ditahan imbang Persija di kandang sendiri, membuat harapan tim Persib Bandung goyah, walaupun pada pertandingan berikutnya, Persib mampu mengalahkan PSPS Pekanbaru.

Akan tetapi kemenangan Persib atas Bontang FC di tour Kalimantan kembali memberi harapan untuk mencapai target yang dibebankan. Akan tetapi, lagi-lagi Persib tersandung. Saat itu, Persisam Samarinda yang mengalahkan Persib. Kekalahan tersebut membuat Persib dipastikan gagal meraih poin yang ditargetkan.

Namun, Permainan cantik dan kemenangan besar di dua pertandingan persib mampu melambungkan kembali asa bobotoh yang sudah sangat merindukan gelar juara. 2 kali kemenangan kandang beruntun, memastikan bahwa Persib hanya kehilangan 1 poin yang ditargetkan. Persib pun kembali ke jalur yang benar, bersaing untuk menjadi juara LSI musim ini.

source : simamaung.com

readmore »»

Pemandangan tidak seperti biasanya tercipta di akhir pertandingan antara Persib vs Persik, Selasa 26 Januari 2010. Pemain, pelatih, manajemen, dan bobotoh Persib begitu suka cita menyambut kemenangan telak 6-1 atas tim Macan Putih tersebut, namun di tengah kegembiraan itu, ada kesedihan yang mendalam di benak mereka.


Pertandingan tersebut merupakan pertandingan terakhir bagi seorang Suchao Nuchnum bagi Persib. Suchao, yang berstatus pemain pinjaman, harus pulang ke negaranya untuk membela klub barunya di Thailand.

Suchao telah menjelma menjadi salah satu legenda Persib Bandung, walau hanya bermain setengah musim saja. Seperti halnya teman senegaranya, Kosin yang lebih dulu memikat hati bobotoh, Suchao juga berhasil memikat hati bobotoh dengan jalan yang cukup unik.

Suchao datang ke Bandung untuk mengisi kekosongan di sayap kiri Persib Bandung, ternyata mampu bermain di segala posisi lini tengah. Misalnya saja, ketika Persib menghadapi Pelita Jaya, Suchao berduet bersama Eka Ramdani di lini tengah Persib, tanpa kehadiran gelandang bertahan. Maka kehadiran Suchao malah memperkaya permainan tim Persib sendiri. Permainan Persib yang dimotori para pemain nasional ini mampu memainkan permainan yang mengagumkan jika semuanya dalam kondisi fit.

Salah satu kelebihan pemain ini ini adalah pintar membaca permainan. Dengan kepintarannya lambat laun Suchao menjadi roh tim Maung Bandung. Tanpa Suchao permainan Persib terlihat lemah dan minim variasi, misalnya saja saat Persib melawan Persija. Aksi dan pergerakan Suchao sangat sulit untuk ditebak dan dihentikan. Bahkan Suchao mampu membobol gawang lawan dengan cara-cara yang sangat hebat.

Selain aksi yang memikat di lapangan, di luar lapangan pun Suchao merupakan pribadi yang dapat dikatakan “Nyunda”, sehingga mudah diterima oleh bobotoh. Suchao merupakan orang yang ramah, murah senyum, sering bercanda, bahkan selalu melayani permintaan bobotoh yang ingin berfoto bersama atau meminta tandatangannya.

Akhirnya, walau hanya sebentar membela tim Persib, nama Suchao akan selalu ada dalam sejarah perjalanan tim Maung Bandung. Dan semoga saja, suatu hari Suchao bisa kembali membela tim Persib, dan membawa Persib menjadi yang terbaik di tanah air.

Terima Kasih Suchao, Kami akan selalu menunggu kedatanganmu kembali membela Persib Bandung.

source : simamaung.com


readmore »»

Dalam Konferensi Pers pasca pertandingan Persib vs Persik Kediri, Sabtu 29 Januari ‎‎2010, Pelatih Persik Kediri, Khusnul Yakin mengatakan bahwa timnya yang kalah 6-1 dati tim tuan ‎rumah telah memberikan yang terbaik, akan tetapi beliau mengakui bahwa Persib ‎unggul segalanya.‎ ‎


“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, akan tetapi Persib unggul segalanya, ‎ungkap Khusnul Yakinyuli.‎

Beliau mengatakan bahwa tandem Saktiawan Sinaga tidak maksimal, sehingga tiadk ‎ada supply bola yang menguntungkan buat Persik.‎ Beliau juga mengungkapkan bahwa pemain belakang Persik bermain kurang tenang ‎sehingg Persib mampu mencuri 2 gol di babak pertama.

‎‎”Pemain belakang kami kurang tenang, sehingga menghasilkan 2 gol pertama bagi ‎Persib‏.‏‎ Persib sendiri bermain cepat, sementara tim kami dengan keadaan pas-‎pasan,” tambah beliau.‎

Sementara itu, di kubu pemenang, Jaya Hartono mengatakan bahwa ini merupakan ‎kemenangan yang fantastis bagi tim persib. Persib bermain sangat baik dan semua ‎pemain melakukan usaha yang baik.‎ ‎

“Kemenangan yang fantastis. Kami bermain bagus dengan hasil yang bagus. Saya ‎merasa puas dengan hasil putaran pertama ini. Saya melihat kepercayaan diri dan ‎mental seluruh pemain sangat baik dan stabil,” kata Jaya.‎

Ditanya masalah Suchao Nuchnum yang harus meninggalkan tim Persib, Jaya ‎mengakui sangat kehilangan Suchao. Jaya berharap pengganti Suchao akan sama ‎kemampuannya.

‎”Kami merasa sangat sedih kehilangan sosok Suchao dan Kami berharap pengganti ‎suchao setidaknya sama dengannya,” tambah Jaya.‎

Jaya mengatakan bahwa para gelandang Persib merupakan gelandang terbaik di ‎Indonesia. Di putaran kedua nanti, Jaya mengatakan bahwa grafik Persib akan sedikit ‎menurun, akan tetapi hal ini tidak berpengaruh karena mental pemain cukup stabil.‎

‎”Saya melihat gelandang persib merupakan yang terbaik di Indonesia. Di putaran ‎kedua nanti, grafik permainan akan menurun, akan tetapi tidak terlalu berpengaruh, ‎karena motivasi dan mental pemain sudah cukup terlatih dan stabil,” tutup Jaya.‎

source : simamaung.com

readmore »»

Persib Bandung berhasil mendongkrak posisinya ke urutan 3 klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, setelah dalam pertandingan hari Sabtu, 26 Januari 2010 mengalahkan Persik Kediri 6-1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang.


Gol kemenangan Persib dicetak oleh Gonzalez pada menit 32, kemudian Hilton Moreira menambah kemenangan pada menit 42. Pada babak II, sundulan Nova Arianto di menit 53 membuat Persib menambah jarak, sebuah gol tendangan sudut yang spektakuler dari Suchao di menit 64 berhasil mengoyak gawang Persik. Di menit 80, tendangan bebas Budi Sudarsono membuat Persib unggul dan Budi kembali mencetak gol keduanya di menit 90 menyempurnakan kemangan Persib 6-1. Sementara itu, gol balasan Persik dicetak oleh pada Amarildo Sousa menit 56.

Dengan kemengan ini, Persib untuk sementara berhasil menggeser Persiwa Wamena di posisi 3 klasemen. Persib berhasil mengumpulkan nilai 27 dari 17 kali bertanding.

Pertandingan ini merupakan pertandingan terakhir putaran pertama LSI musim 2009/2010. Pertandingan ini juga merupakan pertandingan terakhir bagi Suchao yang harus meninggalkan Persib karena masa pinjaman mereka telah berakhir. Sungguh merupakan kado perpisahan yang tidak akan terlupakan buat bobotoh.

source : simamaung.com

readmore »»

"Khob Kun" Suchao

Khob Kun ( terima kasih) Suchao Nutnum. Ucapan terima kasih pantas disampaikan pada Suchao yang menutup kebersamaannya dalam tim Persib Bandung dalam partai melawan Persik Kediri, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (26/1). Usai pertandingan, bersama dengan sukacita dan haru biru dalam laga terakhir tim "Pangeran Biru" Persib Bandung petang kemarin. Persib dirundung kesedihan karena harus berpisah dengan pemain tengah andalan, Suchao Nutnum.

Selepas peluit panjang berbunyi, sontak di tengah hujan deras sukacita itu terpecah pula. Perhatian terpusat kepada gelandang bernomor punggung 15 itu. Sempat dia akan diarak tetapi itu tidak terjadi.

Bunga dan permintaan berfoto dari bobotoh berdatangan kepada lelaki asal Thailand itu yang masih berada di tengah lapangan. Tak peduli hujan, semua ingin sampaikan salam perpisahan kepada eksekutor tendangan penjuru di menit ke-64 itu.

Terlihat Suchao Nutnum meneteskan air mata, kulit putihnya memerah. "Sedih, saya sedih" ucapnya singkat.

Andai saja, ada Kosin, Suchao bisa berkata-kata lebih dari pada itu. Namun, saat itu Suchao milik bobotoh. Sampai-sampai ada seorang bobotoh yang membawa spanduk bergambarkan bendera Thailand dan Persib berdampingan. Mereka berdua mengitari lapangan sambil membentangkan spanduk itu dan memperlihatkan kepada sekitar 20.000 pasang mata pendukung Persib. "Saya gembira, Persib hebat," katanya singkat lagi.

Dia pun berlalu dan meninggalkan bobotoh untuk segera berganti kostum. Jaya Hartono yang mengaku sedih mengatakan, kembalinya Suchao ke Thailand jangan diratapi dengan berlarut-larut. Sekarang pengganti Suchao sudah di depan mata yaitu Sathosi Otomo, pemain dari negara sakura Jepang. "Saya sedih juga, Suchao anak baik, pemain yang bagus dengan visi yang kuat di lapangan. Saya harap Otomo bisa bermain seperti Suchao," katanya.

Berat hati melepas lelaki asal Buriram PEA FC itu datang dari Manajer Persib Umuh Muchtar. "Saya sudah siapkan dana yang menurut saya besar agar Suchao tetap di Persib, tetapi tetap saja timnya di Thailand tidak mau ngasih Suchao. Padahal saat ini kondisi tim sudah menemukan bentuknya," kata Umuh.

Meski demikian, menurut Umuh, putaran kedua harus segera disiapkan. Dia berharap timnya dapat berlaga lebih maksimal. Mengenai pemain, dia akan mengoptimalkan para pemain lokal. "Kalau ada yang lebih oke, kenapa tidak? Toh kita enggak susah mengurus surat-suratnya," katanya.

Patah hati kehilangan Suchao pun dirasakan oleh rekan satu lini, Atep. Menurut dia, hadirnya Suchao membuat dirinya lebih percaya diri ketika akan merangsek ke pertahanan lawan. "Kalau ada Suchao saya jadi bebas bergerak meninggalkan lini belakang. Dan saya sangat merasa kehilangan dia," tutur mantan pemain Persija itu. Selamat jalan Suchao...

Source: PR



readmore »»

Tanggal : Selasa, 26 Januari 2010
Tempat : Stadion Si Jalak Harupat, Soreang
Live Antv, RRI Bandung 15.30



Wasit : Yandri

Rekor pertemuan 5 tahun terakhir kedua tim :
Persib : 3x meunang, 1x seri, 3 eleh.
Persik : 3x meunang, 1x seri, 3 eleh.

Susunan Pemain ( perkiraan iyeu mah )

Persib Bandung
Kiper : Sinthawecai hatarinakol
Pemain belakang : Nova Arianto, Maman Abdurahman, Rene martinez
Pemain tengah : Atep, Eka Ramdani, Hariono, Suchao Nutnum, Gilang Angga
Pemain depan : Christian Gonjales, Hilton Moriera.

Persik Kediri
Kiper : Herman
Pemain Belakang : Khusnul Yuli , ONORIONDE KUGHEGBE ,ONORIONDE KUGHEGBE, Gunawan Dwi Cahyo
Pemain tengah : Jefri Dwi hadi,amarildo de souza,legimin raharjo, mahyadi panggabean
Depan : patricio morales, Yongki ari wibowo


Menit ka menit :
00' kick op babak ka hiji dimimitian ku persib.
02' suchao di tekel keras, ditandu ka luar lapangan
04' tendangan bebas atep di tips ku kiper, tendangan penjuru kanggo persib
05' tendangan korner nyamperkeun ka hilton bolana..disalto tapi masih bisa keneh ka tip deui..
08' tendangan bebas atep masih melebar di samping gawang
11' tendangan eka ramdani ngabentur kanu tiang gawang..salamet deui euy gawang persik.
15' rene sareng bek persik ngadu bagong pas aya tendangan korner. ngagolepak dua nana..nu bek persik mah digentos ...siswanto digentos ku sousa...siswanto na dicandak ka rumah sakit ngangge ambulan...
17' salah pengertian antara suchao sareng hilton. .serangan persib gagal
21' loco ngasupkeun..mung dianulir..opside saur wasit mah
23' serangan ti persik ti sayap nyaeta khusnul yuli... lumpat na gancang teuing..bolana tinggaleun..
25' tendangan ti luar kotak pinalty suchao masih diluhur gawang persik...luhur teuing...
30' tendangan eka nengar tihang deui...
33' golllllllllllllll....loco..
37' gilang tiasa ngalewatan 2 pemain, tapi pas rek nembak kaluhur...aya ker lumpat seep ker najong..
39' frekik ker kediri,nova planggaran d kanan kosin, heding gunawan dwi cahyo melambung
43' gol hilton,tahan dada,tendang dan golllllllllllllllllllll
44' freekick sdkit dluar kotak pnalti hasil hand ball,tndangan atep,kna pagar btis
45' umpan hlton k gonzales,tndangan gonzales membentur back
45' + 3' babak ka hiji tos seep..

ISTIRAHAT

45' babak ka dua tos mulai..kik op ku persik
49' tendangan saktiawan melenceng di sisi gawang kosin
51' hujan turun...( teu nyambung nyak???)
52' tendangan placing sucao di tip
53' gol nova,corner heading..seperti biasa...ngesooooooooot
54' gonzales terjatuh d kotak pinalti, tp tidak pnalti..leueur cigana mah
54 pergantian pemain ti persik.pato morales mengganti haryanto
56 gol ker kdiri, corner heading amarildo sosa
62 sakti bebas ti kawalan .tendangan jauh,untungna lemah
64 gol korner langsung sucao!..hade gol na...tendangan pojok langsung asup ka gawang..salute kanggo suchao nutnum
67' peluang gilang,tendangan keras ditip,meunang corner
68' sucao coba golkeun korner deui,tp lemah...deudeuieun cigana mah
69 corner digawang persib...bola dselamatkan sucao
70 hlton melanggar,tp dia ksakitan..kunaon jang???
71' hujan tambah gede.....lapangna jadi leueur....
74 pato penetrasi tp gagal
75' tendangan spekulasi ti morales jauh diatas mistar
76' pergantian pemain ti persib.. hilton kaluar budi asup.
79' suchao dijatuhkan diluar kotak pinalty, tendangan bebas kanggo persib
79' tendangan bebas dicandak ku budi...menyusur tanah dan GOOOLLLL
81' Kesalahan martines,bola bisa dicuri ku saktiawan.tendangan sakti berbahaya tp melambung
82' pergantian pemain ti persib.. hariono kaluar cucu hidayat asup.
83' gonzales teu jadi golken gr2 bola na nyangkut kabanjiran.padahal mah 99% asup...cai ngahalangan
84' jalak jadi balong.
85' tendangan amarildo mantul ngarah k gawang,bruntung kosin msh brhasil menyelamatkan dgaris gawang
87' sundulan pato berbahaya tp dselamatkan dgn indah oleh kosin
88' cucu tendangan keras melenceng
89' pergantian pemain ti persib..nova kaluar wildansyah asup.
89' Gol budi deui..tendangan cip diluhureun kiper...sae pisan
90' atosan

SUCHAO DIPASIHAN KEMBANG KU BOBOTOH..HATUR NUHUN SUCHAO NUTNUM

source : persib-bandung.or.id

readmore »»
Minggu, 24 Januari 2010

Pengumuman Ndyw Persib Mania

Pengumuman :

Dikarenakan blogger Ndyw Persib Mania akan pergi ke Yogya untuk 3-4 hari, maka mohon maaf untuk selama itu blog ini tak dapat di update. Tetapi begitu kembali ke Bandung, blog ini akan berjalan seperti biasanya lagi.


Terima kasih

ndyw


readmore »»

Permainan seksi yang diperagakan Persib malam ini, membuat stadion si Jalak Harupat bergelora. Bisa dibilang inilah permainan terbaik Persib. Seperti melihat Barcelona yang terus menyerang selama 90 menit, melawan Persebaya yang memang sangat berbahaya dalam menyerang, Persib tidak memberikan nafas lebih leluasa tim berwarna hijau itu.

“Kita bermain bagus, karena kini seluruh pemain mempunyai tekad untuk masuk lima besar di putaran pertama ini”, kata kreator lini tengah, Eka Ramdani.

“Gol-gol yang terjadi malam ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain. Saya senang kita semakin padu bermain sebagai satu tim”, kata pemain terbaik malam ini, Christian Gonzales.



“Saya senang karena malam ini saya bertemu kembali Persebaya dan Boneknya. Untuk menghormati mereka, maka saya memang tidak berencana merayakan gol”, ujar Nova Arianto mengenai golnya malam ini.

“Saya tidak bisa menjelaskan dengan baik apa yang terjadi dengan gol pertama mereka. Begitulah sepakbola, apapun bisa terjadi”, kata Kosin yang hanya mengangkat bahunya ketika ditanya tentang gol pertama Persebaya.

“Saya pikir Persib bisa juara”, kata Hilton Moreira penuh keyakinan.

“Saya tidak bisa meneruskan pertandingan karena kaki saya kram. Ini karena sebenarnya saya sangat kelelahan sehabis bermain di kalimantan. Hariono, Eka, Maman, dan juga yang lainnya merasakan hal yang sama”, ujar Atep.

Sedangkan H. Umuh Muhtar tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya didalam ruang ganti pemain. Senyum terus mengembang dari bibir beliau yang bagian atasnya tertutup kumis tebal.

“Inilah permainan sebenarnya dari Persib. Semua pemain bermain lepas. Ini juga berkat semua pihak yang terus mensupport kami. Ada kemauan, ada semangat untuk menang. Jika terus begini, maka tak tertutup kemungkinan kita bisa mengejar rangking pertama”, katanya.

source : simamaung.com

readmore »»

Kekalahan dari pihak Persib bandung 4-2 dalam lanjutan pertandingan Liga Super indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Sabtu 23 Januari 2010 diakui Danurwindo disebabkan oleh jadwal yang terlalu ketat, sehingga proses recovery pemain Persebaya sangat kurang.


“Jadwal terlalu ketat, sehingga pemain kami terlambat melakukan pemulihan kondisi,” ujar Danurwindo kepada wartawan termasuk wartawan simamaung.com.

Dalam konferensi pers tersebut, Danur mengatakan bahwa lambatnya proses recovery ini berimbas pada permainan Persebaya secara keseluruhan. Akibatnya Permainan Persebaya tidak bisa dimaksimalkan lagi. Pertandingan terakhir Persebaya sebelum menghadapi Persib adalah hari Rabu tanggal 20 Januari 2010 melawan persema di Surabaya.

“Sayapun harus melakukan rotasi untuk mensiasati kondisi pemain yang menurun,” tambah Danur.

Menghadapi rencana ke depan, Danur akan berusaha mempertajam lini depan Persebaya dan memperbaiki lini belakang.

Dimintai keterangan tentang tim Persib yang berhasil memenangkan pertandingan, Danur mengatakan bahwa Persib bermain sangat bagus dan pemain mengalami kelelahan sehingga tidak bisa mengimbangi permainan tim Maung Bandung.

Sementara itu, pelatih Persib Jaya Hartono mengutarakan bahwa kunci kesuksesan Persib mengalahkan persebaya adalah permainan cepat di awal babak pertama, sehingga Persebaya gagal mengembangkan permainan terbaiknya.



“Saya menginstruksikan kepada pemain Persib dari awal babak pertama untuk bermain cepat. Hasilnya, Kita mampu bermain menekan, dan tidak memberikan kesempatan pemain lawan untuk berfikir,” ujar Jaya.

Jaya mengakui bahwa masuknya Ngon A Djam dari pihak lawan membuat pemain belaknagnya bekerja lebih keras.

“Masuknya Ngon A djam memang cukup membingunkan pemain belakang Persib. Permain belakang dipaksa kerja keras, karena pemain belakang bertemu dengan pemain gelandang, ” tutur jaya.

Menyikapi keberhasilan Gonzalez mencetak 2 gol dalam pertandingan ini, Jaya mengatakanbahwa kepercayaan diri Gonzalez semakin meningkat. Peningkatan ini didapat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya plus penampilan Persib sendiri yang membaik dalam segi permainan dan kolektivitas tim.

“Gonzalez semakin bertambah percaya diri. Dia mendapatkan motivasi lebih dari pertandingan-pertandingan Persib sebelumnya. Apalagi Permainan Persib sendiri semakin membaik dan Saya berharap kondisi ini bisa dipertahankan,” tambah Jaya.

source : simamaung.com

readmore »»

Persib Bandung berhasil mendongkrak posisinya ke peringkat 4 klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, setelah berhasil menundukan tamunya Persebaya Surabaya 4-2 dalam lanjutan pertandingan LSI hari Sabtu 23 Januari 2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang.



Keempat gol Persib diciptakan oleh Gonzalez pada menit 13 dan 56. Nova Arianto menit 37 dan Hilton menyempurnakan kemenangan pada menit 87. Sedangkan gol balasan Persebaya, dicetak oleh Taufik menit 31 dan Andi Oddang pada menit 71.

Dengan kemenangan ini, Persib menghuni posisi 4 klasemen, dengan mengumpulkan nilai 24 dari 16 kali bertanding. Sementara itu, posisi Persebaya menurun dari posisi 5 ke posisi 9.

source : simamaung.com

readmore »»

Membludaknya bonek yang datang ke Bandung kali ini mengagetkan ketua YSS Wastomi Suheri. YSS yang mulanya tidak berniat memberangkatkan sopporter akhirnya harus memberangkatkan 60 korwilnya yang telah tiba di bandung pagi tadi. Korwil-korwil tersebut diharapkan dapat memberikan arahan-arahan bagi anggota bonek yang lainnya.


Ditemui di stadion Jalak Harupat, Astomi Suheri mengatakan bahwa bonek-bonek ini akan langsung dipulangkan ke surabaya pada malam ini juga sehabis pertandingan selesai.



“Tadi saya mendapatkan telepon dari walikota Surabaya, Bambang DH, beliau sudah berbicara dengan Kadaop 2 Bandung, Sinung Tri Nugroho, dan beliau setuju untuk menyiapkan 10 gerbong kereta api khusus yang akan ditumpangi oleh para bonek. Untuk masalah biaya nanti akan dibicarakan selanjutnya di surabaya”, ujar pria berkacamata ini.

Terkait dengan pelaporan dirinya ke kepolisian surakarta oleh seorang wartawan di solo, pria ini hanya bisa mengungkapkan keheranannya, karena YSS hanyalah sebuah yayasan sosial yang tujuannya untuk membantu hubungan bonek dan masyarakat.

Ia juga mengaku jika sebenarnya pihaknya tidak mengirimkan supporter untuk mendukung Persebaya yang bertanding melawan Persib sore ini, namun para bonek yang tidak mungkin dicegah tetap saja memaksakan pergi. Termasuk bonek yang berangkat dari jakarta, dan sekitar wilayah jawa timur lainnya.

“Saya juga tadinya tidak ada niatan hari ini akan berada disini(Jalak Harupat), namun karena ada tuntutan moral mendampingi para bonek yang telah lebih dahulu datang, maka saya akhirnya datang juga”, katanya.

Akan Banding
“Saat ini kita mohon kebijakan dari PSSI terkait hukuman 2 tahun tidak boleh mendampingi tim oleh supporter. Karena sekarang mereka sudah terlanjur datang ke Jalak Harupat. Namun nanti kita pasti akan mengajukan banding, setelah kita menerima surat resminya”, Ungkap Wastomi ketika di konfirmasi oleh simamaung.com terkait hukuman PSSI terhadap supporter Persebaya.

source : simamaung.com

readmore »»

Hasil Akhir : Persib vs Persebaya 4 : 2

Susunan pemain
Persib :
kosin,rene,maman abdurahman,nova arianto,atep,eka ramdani, hariono,suchao nutnum, gilang angga,hilton moriera, c.gonzales


Persebaya :
syaifudin,mat,anderson,uchida,supriyono,maguiera,lucky,fingkrew,thakpor,oddang,Ngon

tempat : stadion jalak harupat kab.bandung
tabuh : 7 wengi

wasit
jimmy napitupulu
assisten wasit
syukri
tavip

menit ka menit
00' kick off dimimitian ku persebaya
02' peluang pertama ti persib, tendangan loco masih bisa di blok uchida
06' umpan ti samping kiri ka tiang jauh masih bisa di buang ku mat halil. ngan tendangan penjuru.
07. tendangan dari kotak pinalty loco masih di atas mistar
09' tendangan bebas eka ti luar kotak pinalty masih kaluhur
12' tendangan bebas macguire melambung diatas mistar kosin
13' umpan lambung suchoa , di tip dikit pake kaki kiri loco...gollllllllllllllllllllllll
20' tendangan atep masih bisa di tips ku kiper..meunang tendangan penjuru..
25' nutnum edan euy....
27' umpan gilang angga di heden ku loco masih kaluhur...
30' persebaya ngasupkeun ku topik
35' tendangan mendatt jhon takpor bisa katewak ku kosin.
36' kartu koneng ker supriyono, nahan bola pas lemparan ke dalam
38' gol...nova arianto..
42' pergantian pemain ti pe.rsebaya..jam keluar corinus masuk
44' umpan rene ti samping disambut ku hedenan loco masih katewak ku kiper persebaya
45'+ 1' peluit panjang

ISTIRAHAT

45' kick op babak ka dua ku persib
50' persib memperlambar irama permainan
55' golllllllllllllllllllllllll...loco...hebat...umpan manis ti eka
58' pergantian pemain ti persebay..thakpor kaluar...andik masuk
61' supriyono gelo....suku laen najong bola...kalahkah najong suku
64' pergantian pemain ti persebaya...supriyono kaluar..
69' tendangan penjuru ker persebaya..nisa di aman kan ku rene
70' gol ker persebaya...andi odang
72' DUH...Sundulan eka tipis pisan..padahal tinggal jeung kiper
77' tendangan andi odang masih kaluhur gawang kosin
81' pergantian pemain ti persib...atep kaluar, cucu masuk
86' persib memperlambat permainan
88' golllllllllllllll..hilton
89' pergantian p emain ti persib...maman kaluar..aji asup
90' + 2' pertandingan tos seep..alhamdulillah kenging

source : persib.co.id

readmore »»
Sabtu, 23 Januari 2010

Tidak Untuk Bachdim

Teka-teki jadi tidaknya Irfan Bachdim bergabung bersama Persib pada putaran kedua Liga Super Indonesia 2009/2010 terjawab sudah. Ditemui di kantor PT PBB, Jalan Sulanjana, Bandung, siang ini, manajer tim sekaligus direktur utama Persib, Haji Umuh Muhtar mengatakan bahwa pelatih kepala Jaya Hartono tidak merekomendasikan Irfan untuk dikontrak oleh Persib.



Irfan yang kemarin sore bergabung bersama latihan Persib senior di stadion Sidolig, memang mempunyai skill yang bagus, namun Jaya mengatakan, gaya permainan ia yang stylist seperti kebanyakan pemain eropa, tidak cocok untuk berkompetisi di Indonesia. Perlunya adaptasi lagi terhadap iklim sepakbola nasional menjadikannya penghalang untuk bisa langsung direkrut oleh Persib yang membutuhkan pemain ‘jadi’ untuk mengadapi putaran kedua LSI 09/10.

“Ya, khusus untuk Irfan bachdim, tim pelatih sudah memberikan masukan dan mengatakan bahwa untuk saat ini ia bukan pemain yang dibutuhkan oleh Persib. Sedangkan untuk dua pemain lainnya, pelatih sempat terkesan oleh pemain asal jepang, yang diproyeksikan akan menggantikan peran Suchao yang pasti akan kembali ke Thailand”, ujar Umuh Muhtar.

“Memang, ia masih muda dan punya masa depan, namun saya kira, Persib harus mendahulukan pemain muda binaan sendiri jika memang Persib membutuhkan tenaga muda”, lanjutnya.

Irfan sendiri saat ini sedang latihan bersama Persija di ragunan atas ajakan direktur teknik Benny Dollo. Dan rencananya, Irfan akan menteken kontrak hari selasa depan di Jakarta. Seperti bunyi sms balasan dari paman Irfan, Friedz Bachdim ketika dikonfirmasi oleh kami.

source : simamaung.com

readmore »»

Walaupun Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool mengaku belum 100 persen fit, pelatih Jaya Hartono memastikan penjaga gawang yang akan diturunkan sabtu besok adalah Kosin. Hal ini berdasarkan masukan dari dokter tim, Rafi Ghani yang menyatakan secara fisik sebenarnya Kosin sudah bisa diturunkan.


Hal ini diperkuat dengan ikutnya ia berlatih bersama pemain lainnya tadi pagi di stadion siliwangi bandun, walaupun sesudah sesi latihan selesai, ia melakukan sedikit terapi terhadap kakinya dengan melakukan gerakan berjalan jinjit.

Walaupun begitu, Kosin sehari sebelumnya yaitu pada hari kamis mengatakan ia masih belum 100% fit. Masih ada sedikit nyeri ketika ia hendak berlari, selain itu ia juga masih merasakan sedikit trauma.

“Sebenarnya saya masih membutuhkan waktu untuk kesembuhan kaki saya, namun jika pelatih memasang saya di bawah mistar, saya harus siap, dan saya pasti memberikan seluruh kemampuan terbaik saya”, ujar pemain yang harus meninggalkan persib pada akhir februari nanti.

Waspadai Takpor
Gelandang serang John Takpor dikhawatirkan akan menjadi masalah buat Persib pada pertandingan sabtu besok. Jaya Hartono yang ditemui pagi tadi sesudah latihan di stadion siliwangi mengatakan bahwa Persebaya merupakan salah satu tim yang mempunyai kelebihan dalam penyerangan. Ia secara khusus mengatakan bahwa kunci kekuatan itu bertumpu pada seorang John Takpor.

“Pemain ini sangat licin, ia juga mempunyai tendangan keras yang akurat, selain itu umpan-umpannya pun berbahaya. Kita musti mewaspadai pergerakan dia”, ujar Jaya Hartono.

Eka Ramdani yang ditemui secara terpisah mengamini apa yang diucapkan oleh pelatihnya itu.

“Saya setuju, besok kita musti mematikan John Takpor. Ia pemain yang berbahaya. Namun selain Takpor, pemain yang bertipe penyerang lainnyapun saya rasa cukup berbahaya, seperti Korinus Fingkreuw”, kata pemain bernomor punggung 8 ini.

Pada pertandingan besok, banyak pihak yang mengatakan bahwa Persib diuntungkan secara fisik karena Persebaya dinilai masih dalam keadaan kelelahan karena baru saja bermain melawan Persema. Namun Eka tidak setuju dengan anggapan itu.

“Secara fisik, saya kira tidak ada yang diuntungkan. Walaupun pertandingan terakhir kita lebih dulu satu hari, namun kita melakukan perjalanan melelahkan dari kalimantan. Kita sama-sama dalam keadaan kelelahan. Mungkin yang lebih menguntung untuk kita hanyalah faktor tuan rumah, sehingga kita didukung oleh bobotoh”, kata Eka Ramdani di Pasar Ciroyom.

source : simamaung.com

readmore »»