Sabtu, 13 Februari 2010

Daop 2 Siapkan 5 Gerbong

TUDINGAN miring terhadap suporter sepak bola makin kentara dengan ulah Bonek beberapa waktu lalu. Kekhawatiran akan citra buruk terhadap bobotoh seperti yang dilayangkan pada bonek harus dihilangkan.


Sebagai bentuk kepedulian menjaga citra bobotoh, PT Kereta Api Indonesia Daerah Opersional (Daop) II Bandung, rela membantu kebutuhan bobotoh akan transportasi khusus menuju Surbaya.

Daop II langsung berkoordinasi dengan organisasi bobotoh, Viking Persib Fans Club dalam penyediaan lima gerbong khusus bagi bobotoh yang akan menyaksikan Persib saat dijamu Persebaya, Minggu (14/2).

Demi bobotoh, lima gerbong KA Pasundan pun disediakan Daop II yang akan berangkat , Sabtu (13/2) pukul 06.15 WIB.

Walaupun berangkatnya menggunakan rangkaian kereta reguler bersama penumpang umum, namun bobotoh ditempatkan di gerbong khusus. "Kita sudah koordinasi dengan pihak Viking, sehingga kita siapkan 5 gerbong untuk mengangkut bobotoh. KA Pasundan ini berangkat dengan 10 gerbong penumpang. Jadi 5 Gerbong untuk bobotoh dan 5 gerbong lainnya untuk penumpang umum," jelas Humas Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno kepada "GM", Jumat (12/2).

Pembatalan menggunakan KLB menyangkut keamanan. "Hal itu berdasarkan pertimbangan keamanan. Karena kalau menggunakan KA luar biasa terlalu riskan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bambang pun mengungkapkan, dengan adanya kesepakatan ini, pihaknya berharap para bobotoh dapat bersikap tertib. Sehingga hal itu bisa memberikan kepercayaan tersendiri bagi PT KA ke depannya.

"Buktikan kalau bobotoh khususnya Viking itu tertib, sehingga kita bisa memberikan kepercayaan untuk bisa membantu ke depannya," jelasnya.

Disinggung mengenai kerugian PT KA Daop 2 Bandung pada saat pertandingan Persib vs Persebaya beberapa waktu lalu, Bambang mengungkapkan, kerugian tersebut sudah diganti. Pihak Wali Kota Surabaya sudah mengganti biaya transportasi para bonek sebesar Rp 105 juta.

"Kerugian PT KA Daop 2 Bandung sendiri untuk biaya transportasi para bonek itu sudah diganti pihak Wali Kota Surabaya tadi pagi. Kita berharap kejadian seperti itu tidak terulang sehingga akan merugikan semua pihak," katanya.

Source: GM


0 komentar:

Posting Komentar