Jumat, 21 Mei 2010

Persib Terancam Kalah 0-3

Persib terancam kalah 0-3 dari Persiba Balikpapan dan pengurangan tiga poin karena panitia pelaksana kemungkinan gagal menggelar pertandingan.

Hal itu terjadi setelah Polwiltabes Bandung mencabut izin pertandingan 26 Mei antara Persib dan Persiba di Stadion Siliwangi Bandung. Di lain pihak, berdasarkan ketentuan Manual Liga, panitia pelaksana harus sudah memastikan tempat pertandingan dua minggu sebelum pertandingan (H-14) kepada Liga Indonesia. Sementara itu, keputusan pencabutan izin oleh polisi, Kamis (20/5) atau H-7, menyebabkan panitia pelaksana kesulitan mencari stadion alternatif.

Kapolwiltabes Bandung Komisaris Besar Imam Budi Supeno menuturkan, pencabutan izin tersebut diputuskan setelah melihat tindakan bobotoh seusai pertandingan Persib melawan Sriwijaya FC, Senin (17/5), yang mengganggu ketertiban umum sehingga merugikan masyarakat. Oknum bobotoh merusak puluhan rumah di sepanjang Cikudapateuh-Kiaracondong dan daerah Ciroyom.

"Ini sudah meresahkan warga. Dan kami, sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, tentunya mengutamakan keinginan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami cabut izin pertandingan Persib di Stadion Siliwangi pada 26 Mei mendatang," katanya.

Imam bersikeras, tidak ada toleransi lagi dalam putusan tersebut. "Itu harga mati. Pentolan bobotoh, panitia pelaksana, dan pengurus Persib pun tahu konsekuensinya sesuai dengan kesepakatan yang mereka tanda tangani di awal pertandingan Liga Indonesia. Jadi, tidak ada tawar menawar lagi, termasuk jika mereka mengajukan syarat pertandingan tanpa penonton. Toh tetap saja bobotoh akan berada di jalanan sehingga berisiko terjadi perusakan lagi dan warga menjadi korbannya," katanya.

Imam menambahkan, keputusan pelarangan pertandingan pada 26 Mei itu sudah 95 persen final. "Kami sudah melaporkan ke Kapolda Jabar. Keputusan finalnya nanti Sabtu," ucapnya.

Meski pada 26 Mei tidak diberi izin, untuk pertandingan Persib-PSM pada 30 Mei, polisi masih memberi peluang. " Kita lihat evaluasi setelah pertandingan tanggal 26 nanti," ujarnya.

Jika Panitia Pelaksana Persib tidak bisa menggelar pertandingan, ini menjadi kasus ketiga dalam Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010. Dua kasus sebelumnya menimpa Persija dan Persik. Saat itu, Persija berhadapan dengan Persiwa dan Persik menjamu Persebaya. Izin pertandingan tidak keluar, sedangkan panitia pelaksana tidak memiliki waktu cukup mencari stadion alternatif. Persija dan Persik dinyatakan kalah 0-3.

Sementara itu, rombongan Persiba akan tiba di Bandung Minggu (23/5). Menurut manajer Persiba, Jamal Alrasyid, pihaknya sudah membayar tiket pesawat dan hotel di Bandung.

Menanggapi keputusan Polwiltabes, Sekretaris Panitia Pelaksana Persib Budhi Bram Rachman mengatakan, belum mengetahui perihal pencabutan izin tersebut.

Namun, Bram berharap ada solusi terbaik sehingga pertandingan bisa digelar sesuai dengan rencana walaupun tanpa penonton.

"Untuk memundurkan jadwal juga sudah tidak mungkin karena kompetisi harus selesai 30 Mei. Begitu juga mencari alternatif stadion, waktunya sudah mepet dengan pertandingan dan kita terkena aturan dari PT Liga. Terus terang ini situasi sulit bagi panpel dan Persib," ujar Bram.


Source: PR

0 komentar:

Posting Komentar