Pelatih Persib Bandung Robby Darwis cukup puas dengan kinerja pemain muda dan pelapis ketika berhadapan dengan Persipasi Kota Bekasi, di Stadion Singaperbangsa Karawang, Rabu (21/4). Hal itu membuktikan rotasi cukup efektif serta pemain muda dan pelapis bisa memperlihatkan kemampuannya dengan baik.

"Rotasi pemain cukup berhasil. Yang saya soroti, permainan masih monoton seperti kerja sama bola-bola pendek di babak awal kurang rapi. Hal itu mungkin karena kelelahan," kata Robby kepada wartawan saat jumpa pers.

Pada pertandingan itu, Persib menang 4-0 sehingga berhasil menyapu bersih tiga pertandingan pada babak penyisihan Grup C Piala Indonesia 2010. Striker Cristian Gonzales kembali mempersembahkan gol hattrick untuk Persib pada menit ke-7, 31, dan tendangan penalti pada menit ke-42. Sementara gol keempat Persib dicetak Budi Sudarsono pada menit ke-48.

Dengan kemenangan tersebut, Persib telah mengoleksi sembilan poin di klasemen akhir Grup C dengan selisih gol 10-2. Sementara itu, Pelita Jaya memastikan diri mengikuti Persib di urutan kedua menuju babak "16 besar" setelah menekuk Persita Tangerang 1-0 melalui gol tunggal S. Marwan pada menit ke-54. Pelita telah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan. Pemain Persita sempat mogok main selama 13 menit karena menilai sebelum gol terjadi pelanggaran.

Robby mengatakan, Aji Nurpijal, Gonzales, Satoshi Otomo, dan Cecep bermain cukup baik. Namun, mantan pemain timnas pada dekade 1987-1997 itu, menilai Aji tampak kelelahan selama pertandingan. Dengan demikian dia terlihat kurang fokus dengan pergerakan bola. "Aji memang tidak diuntungkan dengan posisinya saat itu. Tetapi saya lihat dia tetap mencoba usaha terbaiknya," ucapnya.

Mengenai Gonzales yang menyumbang tiga gol untuk Persib, Robby menganggapnya sebagai suntikan motivasi bagi skuadnya. Dirinya tidak pernah memberikan instruksi khusus kepada penyerang asal Uruguay itu untuk memetik raihan gol yang banyak.

Sementara itu, Pelatih Persipasi Warta Kusuma mengungkapkan, kekalahan yang dialami timnya benar-benar merupakan kesalahan teknis saja. Tenaga timnya cukup terkuras dalam tiga laga maraton selama sepekan ini. "Lawan pun tidak imbang, ditambah pertahanan kami memang rapuh sehingga bola-bola yang mengancam kami banyak yang lepas," tuturnya.

Warta menambahkan, tingkat kelelahan yang berdampak buruk pada kinerja timnya tersebut diharapkan jadi pelajaran terhadap aturan pertandingan oleh PT Liga Indonesia (Liga). Ia mengharapkan Liga mengubah ketentuan tersebut.

Selama pertandingan berlangsung, kedua tim saling menyerang sehingga pertandingan terlihat imbang. Namun, bagi Persipasi yang kerap mengancam gawang yang dikawal Cecep, sering kali menembakkan bola tidak tepat sasaran. Selain itu, sang penjaga gawang berkepala plontos itu mampu melakukan beberapa kali penyelamatan akurat.

Gol pembuka Persib terjadi ketika Budi Sudarsono melakukan aksi individu dekat kotak penalti. Ia dikepung tiga pemain, yakni Firmansyah, Erick Sanen, dan Arif Sarifudin. Budi mengumpan pada "El Loco" yang berada di kanan dan langsung menembak ke arah jala yang dijaga Diky Zulkarnain.

Gonzales kembali menebar serangan ke gawang Persipasi di menit ke-31. Ia lolos dari jebakan offside dan berhadapan dengan Diky. Gonzales dengan cerdik melambungkan bola mengecoh Diky yang keluar dari sarangnya untuk memotong bola. Ia tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.

Pergerakan Budi Sudarsono yang membahayakan Persipasi dihentikan dengan hadangan keras Erick di dalam kotak penalti. Wasit Armando Pribadi langsung memberikan penalti dan dieksekusi Gonzales. Kedudukan berubah 3-0.

Babak kedua, Persipasi langsung mengganti penjaga gawang dengan kiper utamanya Pipik Suratno. Namun, baru saja tiga menit di lapangan, Persib membobol gawangnya melalui tendangan Budi Sudarsono memanfaatkan bola muntah dari tangkapan Pipik saat menahan bola tendangan Gonzales. Hingga bubaran, kedudukan tetap 4-0.

Source: PR



0 komentar:

Posting Komentar