Sabtu, 24 April 2010

"Bandung Oke, Sumatra No"

DALAM tiga laga yang dilakoni Persib Bandung pada ajang Piala Indonesia 2010, pemain asal Jepang, Satoshi Otomo selalu menjadi starter. Bahkan dengan jadwal yang sangat padat, Satoshi selalu bermain penuh 90 menit.

Tak ayal, Satoshi pun mengaku masih sangat kelelahan dengan sejumlah pertandingan yang dijalaninya tersebut. "Capek, capek," ujar Satoshi sambil mengurut-urut pahanya.

Meski masih lelah, Satoshi terpaksa harus berangkat kembali ke Karawang untuk mempersiapkan diri menghadapi Pelita Jaya di lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/ 2010, Sabtu (24/4) besok.

Dengan kinerjanya yang terus meningkat, Satoshi pun diperkirakan akan kembali menjadi starter pada pertandingan nanti. Satoshi mengaku tetap siap jika memang kembali dipercaya menggalang lini tengah bersama Eka Ramdani dan Hariono oleh tim pelatih. "Siap, siap," katanya.

Namun, dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, Satoshi mengungkapkan, jadwal pertandingan di Indonesia sangat berbeda dengan di Jepang. Bahkan, jadwal pertandingan di Indonesia dapat disebut sangat melelahkan.

Pasalnya, di Jepang dalam waktu sepekan, hanya memainkan satu pertandingan. Kalaupun dilakukan dua kali pertandingan, maka pekan berikutnya hampir dipastikan tim akan libur bertanding.

"Kalau di sini, Sabtu main, Senin main, Rabu main lagi. Capek, capek," tutur Satoshi.

Satoshi mengaku cukup beruntung bisa bergabung bersama Persib. Selain karena tim besar, Persib juga bermarkas di kota yang bersuhu cukup bersahaja baginya. Karena, Satoshi mengaku sangat tidak kuat jika bermain di Sumatra atau Kalimantan.

"Sumatra, Kalimantan panas. Bandung dingin. Sumatra, Kalimantan, no, no. Bandung, oke," ujarnya.

Maka dengan jadwal yang sangat padat pun, Satoshi mengaku cukup betah bermain di Indonesia, terutama di Persib. Bahkan jika masih dibutuhkan, Satoshi siap untuk berkostum Persib di musim berikutnya. "Tahun depan di Persib, oke," ujarnya. (brilliant awal/"GM")

Source: GM


Komentar: 10

0 komentar:

Posting Komentar