Kecewa, leuleus (lemas), itulah perkataan pertama Haji Umuh, manajer Persib ketika diwawancara oleh wartawan di kamar ganti pemain pasca kekalahan Persib oleh tuan rumah Persela Lamongan 1-0. Padahal Umuh menargetkan Persib harus meraih poin penuh untuk menjaga peluang mengejar juara Liga Super Indonesia (LSI) musim ini.
“Saya leuleus dan memang kecewa. Target kita menang dan kekalahan ini membuat semakin berat mengejar juara,” ungkap pak Haji.
Pak haji sendiri merasa kebingungan. Persib bermain jelek dan monoton di babak pertama. Walapun bermain sedikit lebih baik di babak kedua, namun Persib gagal mencetak gol dan akhirnya Persib harus menelan kekalahan.
“Kalau melihat seperti ini saya juga bingung. Babak kedua anak-anak sudah ada kemauan namun babak pertama permainan kita monoton dan selalu kalah di duel udara,” ungkap Pak Haji.
Melihat permainan Persib seperti itu, beliau mengatakan bahwa wasit tidak bisa dijadikan alasan penyebab kekalahan Persib kali ini.
Umuh kemudian mengatakan bahwa di pertandingan selanjutnya, pelatih Jaya Hartono diharapkan bisa memaksimal pemain persib yang ada. beliau mengharapkan ramuan strategi yang lebih baik dari Jaya.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Persib Bandung sepertinya harus melupakan gelar juara Liga Super Indonesia, setelah dalam pertandingan Minggu 4 April 2010 dikalahkan tuan rumah Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya. Kekalahan ini sepertinya membenamkan peluang Persib merebut gelar juara LSI tahun ini.
Gol kemenangan Persela dicetak oleh Fabiano yang berhasil memanfaatkan kemelut di muka gawang Persib yang dijaga Markus.
Dengan kekelahan ini, Persib tertahan di posisi 4 klasemen sementara LSI dengan mengantongi nilai 43 dari 26 kali bertanding. Bagi Persela, kemenangan ini menaikan mereka 2 posisi ke posisi 10 klasemen dengan mengantongi nilai 35 dari 26 kali bertanding.
Nampaknya kekalahan ke 9 musim ini sepertinya mengubur impian Persib merebut gelar LSI. Walaupun peluang masih ada, namun terlalu sulit bagi Persib untuk bisa mengejar posisi puncak yang masih didiami Arema dan diikuti oleh Persipura.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Liga Super Indonesia 2009/2010
hari / tanggal :Minggu, 4 April 2010
Jam : 19.00 WIB
tempat : Stadion Surajaya Lamongan
Perkiraan Susunan Pemain Persib
Penjaga gawang : markus maulana
Pemain belakang : rene martinez, maman abdurahman, nova arianto
Pemain tengah : atep, eka ramdani, satoshi otomo, hariono , gilang angga
Pemain depan : C. Gonzales, Airlangga
Pelatih : Jaya Hartono
Perkiraan Susunan Pemain persela
Penjaga gawang : fauzal mubaroq
Pemain belakang : fabiano - fadly hariri - tommy rifka - t. kasrun
Pemain tengah : Zada - jimmy suparno - i wayan wangga - aun carbini
Pemain depan : Hitta - samsul arif
Pelatih : joko susilo
Wasit : najamudin aspiran
pembantu wasit : ujang
streaming
http://vivanews.com/streaming/antv
indoweb.tv
http://tv.ayo-cari.com/
http://www.zahipedia.com/2009/10/04/watch-antv-live-online-antv-live-streaming/
http://www.infospesial.com/tvonline/antv
http://mix-tv-sport.blogspot.com/2009/11/antv.html
http://ekamahesa.com/?page_id=67
bilih nu sanes gaduh link streaming mangga toel ym : pakoesarakan@yahoo.com
Menit ka menit
00' kik op dimimitian ku persib ..loco jeung airlangga
01' tendangan bebas di kiri gawang persela diambil oleh eka...bisa ditangkap dgn mudah oleh kiper persela.
03' tendangan penjuru untuk persela.bisa di tip oleh markus...
05' tendangan menyusur tanah dari luar kotak pinalty oleh loco masih tipis disamping kiri gawang persela.
12' sampai menit ke 12 persib masih bertahan
16' umpan jauh dari eka ramdani tidak terkejar oleh gonzales.
18' tendangan bebas martin zada masih diatas mistar gawang persib
22' tendangan zada masih tipis di sisi kanan gawang markus
24' persib ciga bingung rek nyerang kumaha..
29' persib masih bertahan, serangan masih belum jelas
33' nova terkapar dilapangan, harus ditandu ke luar
38' girilan atep yang ditandu ke luar akiabat dilanggar pemain persela
40' kartu kuning untuk nova arianto akibat melanggar hitta
43' gol untuk persela..oleh fabiano
45' kartu koneng kanggo maman abdurahman...nengkas hitaa
45'+2' babak ka hiji seep
ISTIRAHAT
45' kick op babak kadua ku persela
47' tendangan atep masih di samping mistar gawang persela.
49' tendangan hariono dari luar kotak pinalti masih bisa ditangkap kiper persela.
51' tendangan loco didalam kotak pinalty masih melambung.
55' tendangan bebas untuk persela di sisi kanan gawang persib masih bisa dihalau.
56' pergantian pemain ti persela. martin zada keluar anwar reza masuk.
63' persib mencoba menyamakan kedudukan dgn melakukan serangan terus menerus
66' pergantian pemain dari persib cucu hidayat masuk maman keluar
68' tembakan satoshi masih menyimpang
72' pergantian pemain ti persela..kurniawan masuk hitta keluar
78' pergantian pemain ti persela..tomo masuk arif keluar
85' pergantian pemain dari persib munadi masuk airlangga keluar.
90' babak ka dua tos seep
source : persib-bandung
Label: Update 0 komentar
Persib Bandung bertekad meraih poin penuh atas Persela Lamongan untuk bisa masuk dalam jalur persaingan menuju perebutan juara Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010, di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4) pukul 19.00 WIB. Kemenangan juga bisa memperbaiki catatan buruk belum pernah menang atas Persela di kandangnya sendiri.
"Kondisi semua pemain cukup bagus dan tidak ada kendala untuk menunjukkan permainan maksimal. Kami maksimalkan pemain yang ada, dan semuanya siap tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan," kata Pelatih Persib Jaya Hartono.
Menurut Jaya, saat ini Persib memang kekurangan pemain di lini depan setelah ditinggalkan Hilton Moreira dan Budi Sudarsono yang belum pulih pascaoperasi minor di jari kakinya. Jaya menilai kekurangan itu bukanlah halangan berarti bagi Persib untuk bermain maksimal.
"Gilang Angga sudah pulih, tetapi Budi tidak main. Ada atau tidak ada siapa pun, tak terlalu penting. Yang utama adalah fokus semua pemain untuk bermain sebaik mungkin," ucap pelatih berkumis itu.
Jaya mengatakan, meski kehilangan Hilton dan Budi, Persib masih memiliki gelandang bernaluri menyerang yang baik. "Bila ada masalah pada duet Gonzalez dan Airlangga, kami sudah siapkan Atep atau Satoshi untuk bermain di depan. Dua pemain itu memiliki naluri menyerang yang bagus dan pernah dicoba, jadi tidak ada masalah untuk merotasi posisi depan," ujarnya.
Dikatakannya, semua pemain sudah diinstruksikan untuk bermain hati-hati kepada pemain lawan dan selalu berkonsentrasi penuh selama pertandingan. Menurut dia, pelanggaran-pelanggaran tidak penting harus diminimalisasi pemain untuk menutup peluang lawan sekaligus menjaga akumulasi kartu.
"Kami harus bisa meminimalisasi blunder terutama di 10 menit awal dan 10 menit akhir yang memang rawan, agar kejadian kemasukan gol di injury time, seperti saat melawan Persija tidak terulang lagi. Kami sudah persiapkan antisipasi untuk itu, tinggal fokus pemain yang berperan nantinya," ujar Jaya.
Menyoroti permainan Persela, pelatih kelahiran Medan itu menginstruksikan pemainnya untuk lebih jeli dengan perangkap offside yang sering diperagakan pemain Persela. Selain itu, Jaya minta pemainnya untuk lebih mewaspadai lini depan Persela yang mendapatkan amunisi baru setelah mendatangkan pemain asal Argentina, Franco Hitta.
"Persela punya pemain baru, Franco Hitta yang akan mempertajam kualitas penyerangan Persela. Meski begitu Persib tetap harus mewaspadai semua pemain Persela," ujarnya.
Source: PR
Label: Update 0 komentar
Ratusan bobotoh berdatangan ke Surabaya untuk mendukung Persib Bandung yang akan berlaga melawan tuan rumah Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lomongan, Minggu (4/4). Mereka bergabung dengan Bonekmania mendukung Persebaya Surabaya yang menjamu Persija Jakarta, Sabtu (3/4) kemarin.
Sebagian besar bobotoh tersebut datang ke Surabaya dengan menggunakan KA Pasundan. Mereka tiba di Stasiun Gubeng, Jumat (2/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Setibanya di Stasiun Gubeng disambut ratusan Bonekmania yang ternyata sengaja menunggu dan menyambut kedatangan bobotoh dengan nyanyian dan teriakan yang membuat gaduh Stasiun Gubeng.
"Kami sengaja ke Surabaya dulu agar bisa menyaksikan dua pertandingan menarik," kata Hamdan (21) bobotoh asal Ciroyom Bandung.
Menurut dia, kedatangan lebih awal memang dilakukan sejumlah bobotoh untuk menunjukkan persaudaraan yang telah terbangun selama ini dengan Bonekmania. Selain itu, sekaligus untuk menonton pertandingan Persebaya-Persija.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ramdhan (21). Menurut dia, dia memang sering menyempatkan menonton laga tandang Persib di Pulau Jawa. Ia sudah merencanakan datang bersama teman-temannya untuk menyaksikan dua pertandingan yaitu Persib melawan Persela dan Persebaya bertemu Persija.
"Kami memang sengaja datang lebih awal, untuk dukung Persebaya menghadapai persija dulu. Teman-teman bobotoh yang lain juga masih banyak yang akan menyusul, mungkin kami akan ke Lamongan secara terpisah-pisah," ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua LA Mania (kelompok suporter Persela Lamongan), A. Hidayat mengatakan, sejauh ini memang belum ada koordinasi antara Bobotoh dan LA Mania. Karena biasanya, pendukung tamu yang akan datang ke Lamongan sudah melayangkan surat atau pemberitahuan sejak H-3.
"Kita tidak ada masalah dengan bobotoh, tetapi karena bobotoh belum berkoordinasi untuk datang ke Lamongan, kami belum bisa menyiapkan tempat khusus untuk mereka," kata Hidayat.
Ia mengatakan, LA Mania sangat terbuka dengan pendukung tim tamu, termasuk bobotoh. Namun begitu, pihaknya khawatir kedatangan bobotoh disusupi para Bonekmania.
"Kami ada pergesekan dengan Bonek, jadi kami khawatir bobotoh disusupi Bonek dan malah terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pendukung Persija Jakarta, Jakmania juga akan hadir ke Lamongan pada laga Persela melawan Persib. Mereka datang untuk berkoordinasi dengan kami mengenai kesiapan untuk kompetisi Piala Indonesia karena Persija dan Persela berada di grup yang sama," ujarnya.
Meski begitu, Hidayat selaku ketua LA mania bisa memastikan, bobotoh tetap dapat hadir ke stadion dengan syarat dapat tertib dan tidak disusupi pendukung tim lainnya. "Kami terbuka pada bobotoh, jadi silakan saja datang asal tetap tertib," katanya
Source: PR
Label: Update 0 komentar
PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan membahas kasus SARA yang dilakukan Erza Ramhawan yang ditulis dalam jejaring sosial Facebook beberapa waktu lalu. Setelah pembahasan dilakukan secara komprehensif, PT PBB akan mengambil sikap atas kasus ini.
"Masalah ini akan dibahas secara matang. Kita akan menilai sisi positif dan negatif dari masalah ini. Persib bisa saja mengadukan kasus ini kepada pihak berwajib. Namun yang harus dipikirkan adalah ekses negatif bagi tim Persib. Kita tidak mau konsentrasi tim menjadi terpecah," ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono kepada wartawan, Jumat (2/4).
Menurutnya, tulisan Erza Rahmawan bisa diproses secara hukum. Bahkan kasus penghinaan yang dilakukan Erza bisa dikenai pasal yang berlapis. Tapi ia tidak mau terburu-buru memerkarakan kasus ini ke pihak yang berwajib karena harus menimbang untung dan rugi bagi tim Persib.
"Jika Persib ingin membawa ke ranah hukum, pasti konsentrasi akan terpecah karena masih menghadapi kompetisi. Saya harap semua pihak bisa menanggapi kasus ini dengan kepala dingin. Dan saya rasa diperlukan kosentrasi menghadapi masalah ini, " ungkapnya.
Mengenai kasus ini, Kuswara berharap tidak akan menimbulkan masalah lain. Dalam hal ini, ia meminta kepada para bobotoh dan pencinta Persib Bandung untuk tidak terprovokasi ulah Erza.
"Semua pihak tidak perlu terprovokasi dengan apa yang dilakukan Erza di jejaring sosial Facebook. Saat ini, yang harus dilakukan adalah memberikan dukungan penuh kepada tim Persib untuk meraih prestasi tertinggi di LSI. Biarkan kami di jajaran Komisaris PT PBB untuk membicarakannya," tandasnya.
Pernyataan kontroversial Erza Rahmawan disambut reaksi keras para bobotoh Persib. Melalui jejaring sosial Facebook, terkumpul 62 ribu Facebookers yang mendukung gerakan 1 juta dukungan memerkarakan Erza Rahmawan.
Source: GM
Label: Update 0 komentar
PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan membahas kasus SARA yang dilakukan Erza Ramhawan yang ditulis dalam jejaring sosial Facebook beberapa waktu lalu. Setelah pembahasan dilakukan secara komprehensif, PT PBB akan mengambil sikap atas kasus ini.
"Masalah ini akan dibahas secara matang. Kita akan menilai sisi positif dan negatif dari masalah ini. Persib bisa saja mengadukan kasus ini kepada pihak berwajib. Namun yang harus dipikirkan adalah ekses negatif bagi tim Persib. Kita tidak mau konsentrasi tim menjadi terpecah," ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono kepada wartawan, Jumat (2/4).
Menurutnya, tulisan Erza Rahmawan bisa diproses secara hukum. Bahkan kasus penghinaan yang dilakukan Erza bisa dikenai pasal yang berlapis. Tapi ia tidak mau terburu-buru memerkarakan kasus ini ke pihak yang berwajib karena harus menimbang untung dan rugi bagi tim Persib.
"Jika Persib ingin membawa ke ranah hukum, pasti konsentrasi akan terpecah karena masih menghadapi kompetisi. Saya harap semua pihak bisa menanggapi kasus ini dengan kepala dingin. Dan saya rasa diperlukan kosentrasi menghadapi masalah ini, " ungkapnya.
Mengenai kasus ini, Kuswara berharap tidak akan menimbulkan masalah lain. Dalam hal ini, ia meminta kepada para bobotoh dan pencinta Persib Bandung untuk tidak terprovokasi ulah Erza.
"Semua pihak tidak perlu terprovokasi dengan apa yang dilakukan Erza di jejaring sosial Facebook. Saat ini, yang harus dilakukan adalah memberikan dukungan penuh kepada tim Persib untuk meraih prestasi tertinggi di LSI. Biarkan kami di jajaran Komisaris PT PBB untuk membicarakannya," tandasnya.
Pernyataan kontroversial Erza Rahmawan disambut reaksi keras para bobotoh Persib. Melalui jejaring sosial Facebook, terkumpul 62 ribu Facebookers yang mendukung gerakan 1 juta dukungan memerkarakan Erza Rahmawan.
Source: GM
Label: Update 0 komentar
Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4) pada laga Liga Super Indonesia 2009/2010, Persib Bandung hanya memiliki dua striker, Cristian Gonzales dan Airlangga Sucipto. Pasalnya Budi Sudarsono dipastikan tidak akan memperkuat Persib karena luka bekas operasi minornya belum sembuh.
"Setelah memeriksa langsung, luka Budi memang belum sembuh. Sehingga dipastikan Budi tidak bisa main saat menghadapi Persela," kata dokter tim Persib Bandung, dr. Rafi Ghani di Surabaya, Jumat (2/4).
Namun Rafi mengungkapkan, seharusnya luka pasca-operasi minor Budi itu dapat sembuh dalam waktu 5 hari. Budi dioperasi pada Jumat (26/3) pekan lalu. Rafi menduga hal itu dikarenakan Budi tidak mengonsumsi obat yang telah diberikan pasca-operasi. Selain itu, Budi diperkirakan sering menggaruk luka bekas operasinya.
"Jadi lukanya tidak kering-kering. Seharusnya kalau obatnya digunakan dan tidak digaruk-garuk, saat ini sudah dapat kering," jelasnya.
Saat ini, lanjut Rafi, Budi masih berada di Bandung dan tidak dibawa ke Surabaya. "Dia masih berada di Bandung dan tidak ikut terbang bersama tim ke Surabaya," ungkap Rafi.
Sementara itu, asisten pelatih Persib Bandung, Yusuf Bachtiar mengungkapkan, dengan absennya Budi maka Persib akan mencari alternatif penyerang jika Gonzales atau Airlangga mengalami cedera. Jika salah satunya cedera, maka gelandang seperti Atep atau Sahoshi Otomo akan didorong menjadi striker.
"Saat ini sebenarnya kita telah kekurangan striker. Saat Hilton kembali ke Brasil, kita tinggal memiliki Gonzales, Airlangga, dan Budi. Tetapi kini Budi ternyata tidak bisa ikut bersama tim. Sehingga kita hanya memilkiki Gonzales dan Airlangga," jelasnya.
"Jika ternyata Gonzales atau Airlangga cedera saat bermain nanti, kita terpaksa memainkan Atep atau Satoshi menjadi striker," lanjut Yusuf.
Namun hal tersebut tergantung pada latihan terakhir hari ini. "Kita lihat perkembangannya nanti. Kalau menungkinkan bisa saja keduanya dijadikan penyerang," jelasnya.
Sedangkan menghadapi Persela Lamongan nanti, Persib diperkirakan akan menggunakan strategi yang sama saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Utama Bung Karno Jakarta, 25 maret lalu. Namun melawan Persela, Gilang Angga Kusumah dipastikan akan kembali bermain. "Kini kita sudah bisa bermain full team. Semua pemain inti siap diturunkan," tukasnya.
Source: GM
Label: Update 0 komentar
Striker Persela Lamongan, Samsul Arif, akan menjadi pemain yang paling diwaspadai oleh jajaran defender Persib saat kedua tim saling jajal di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4) lusa.
Pemain bernomor punggung 9 ini patut mendapatkan perhatian ekstra dari Rene dkk karena bukan striker sembarangan. Musim lalu, Samsul yang didatangkan dari Persibo Bojonegoro ini keluar sebagai top skor Copa Indonesia dengan torehan delapan gol dari enam pertandingan, padahal Persibo merupakan tim Divisi Utama.
Waktu itu, Samsul berhasil melangkahi nama-nama striker nomor wahid Indonesia, semacam Cristian Gonzalez, Boaz Salossa, Beto Goncalvez, Keith Kayamba, atau pun Bambang Pamungkas.
Tidak salah jika dalam Gelar Bintang Emas Copa Indonesia, pemain bertinggi 170 cm ini dinobatkan sebagai Best Striker Copa Indonesia 2008/09 menyisihkan kandidat lainnya yang merupakan striker asing, seperti Anoure Obiora, Pablo Frances, dan Alberto Goncalvez.
Musim ini, ketajaman Samsul bersama Persela dalam merobek gawang lawan tidak luntur. Ia untuk sementara menjadi penyerang tersubur Persela dengan torehan enam gol, padahal dirinya kerap dipasang sebagai striker cadangan.
"Striker Persela yang akan merepotkan kita adalah Samsul Arif. Meski pemain lokal, namun naluri golnya sangat tinggi. Kita harus lebih mewaspadai striker ini," kata libero Persib, Maman Abdurahman, Kamis (1/4).
Di mata Maman, striker Persela tersebut memiliki kecepatan dan mobilitas tinggi. Mantan kapten Persib ini, melihat kesamaan karakteristik antara Samsul dengan striker Persija, Aliyudin.
"Karakter permainan Samsul mirip-mirip Aliyudin. Mereka sama-sama punya kecepatan, penempatan posisi yang baik, sundulan akurat dan berani mengambil bola untuk cetak gol," ujar Maman.
Masih menurut Maman, ia dan pemain belakang Persib lainnya harus mengawasi pergerakan Samsul. Dengan kecepatan yang dimiliki Samsul, lanjut Maman, defender Persib jangan sampai melepas striker tersebut berkeliaran di daerah pertahanan, terutama saat menerima umpan-umpan terobosan.
Selain Samsul, penyerang Persela lainnya pun jangan dianggap remeh. Maman menunjuk dua striker lawas, seperti Kurniawan Dwi Julianto dan Franco Hitta.
"Meski sekarang tanpa Marcio Souza, serangan Persela masih cukup tajam. Kurniawan dan Franco Hitta merupakan striker yang cukup matang sehingga keduanya sewaktu-waktu bisa membahayakan gawang Persib," jelas pemain bernomor punggung 5 ini.
Source: TRIBUN
Label: Update 0 komentar
Manajer Persib H Umuh Muhtar, mengaku kaget mendengar kabar Budi Sudarsono tiga kali mangkir berlatih. Umuh menyatakan sangat kecewa oleh sikap striker timnas yang di Persib mengenakan kaus bernomor punggung 13 yang absen berlatih tanpa memberikan alasan.
"Saya kecewa karena sikap seperti ini sering dilakukan Budi. Saya kecewa karena tidak ada pemberitahuan dari Budi," kata Umuh, Kamis (1/4).
Umuh yang kemarin baru tiba di Bandung seusai mengikuti Kongres Sepak Bola Nasional di Malang, mengaku belum berencana memberikan sanksi untuk Budi.
"Kita jangan bicara sanksi dulu sekarang, biarkan seluruh pemain konsentrasi dulu menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya," ujar Umuh.
Umuh mengatakan kekecewaan pihak manajemen cukup beralasan karena Budi didatangkan ke Bandung dalam usaha merebut gelar juara. Dengan mangkirnya Budi program latihan tim Maung Bandung, kata Umuh, bomber berjuluk Budigol ini telah mengganggu persiapan tim.
"Dia kan janji akan mulai berlatih pada hari Selasa, tapi sampai saat ini (Kamis kemarin, Red) belum juga muncul. Saya berharap Budi bisa bersikap seprofesional mungkin karena kita membangun Persib musim ini dengan profesional juga," kata Umuh.
Tiga kali mangkir berlatih membuat Budi terancam tidak diboyong Jaya Hartono ke kandang Persijap Jepara. Soal diboyong tidaknya Budi, Umuh menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih.
Asisten pelatih Persib Yusuf Bahtiar menyebutkan, bahwa tim pelatih kemungkinan besar akan memarkir Budi mengingat kondisi fisiknya paska operasi minor jari kakinya.
"Dilihat dari kondisi fisiknya, saya kira Budi belum mencapai permainan terbaiknya. Kita sudah menyiapkan strategi alternatif tanpa Budi," kata Yusuf.
Hal senada dikatakan dokter tim Persib Dr Raffi Gani. Menurut Raffi, Budi masih menjalani perawatan untuk menyembuhkan cederanya. "Budi dianjurkan jangan dulu memakai sepatu bola untuk mempercepat kesembuhannya. Jika dipaksakan dikhawatirkan akan menganggu luka bekas operasinya," kata dokter.(
Source: TJ
Label: Update 0 komentar
Komisi Disiplin (Komdis) akhirnya menjatuhkan sanksi denda kepada Panpel Persib atas peristiwa membludaknya penonton saat pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2010, antara Persib melawan Arema Indonesia pada 14 Maret lalu.
Ketua Komdis Hinca Panjaitan mengatakan, Panpel Persib melanggar pasal 73 dan 74, dimana pada pasal 74 terkait dengan Panpel. Bagaimana Panpel harus melakukan pertandingan secara aman dan nyaman, dimana ukurannya, penonton bisa duduk di kursi, ujarnya usai sidang Komdis di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/4).
Berdasarkan keterangan Panpel Persib, menurut Hinca, memang ketika pertandingan berlangsung Persib sedang berulang tahun, dan sejak pukul 10.00 wib penonton sudah memenuhi sekitar stadion.
Ini membuat stadion yang berkapasitas hanya 24.000 penonton akhirnya meluap hingga sekitar 40.000 penonton. Situasi yang tidak terkendali membuat Panpel akhirnya membuka pintu menuju lapangan, saat babak kedua berlangsung.
“Kendati pertandingan berjalan lancar, namun tetap tidak bisa ditolerir. Karena sesuai peraturan penonton tidak diperbolehkan masuk hingga setelban. Memang kondisi itu situasional, namun tetap itu adalah pelanggaran,” imbuhnya.
Hinca menjelaskan bahwa kedepannya sebaiknya panpel bisa berkonsentrasi untuk masalah tersebut, jika dikemudian hari terjadi lagi. Kendati demikian, menurut Hinca, secara sisi positif, secara dinamika penonton, ternyata animo masyarakat sangat besar untuk pertandingan di daerah. “Ini menarik, karena anomali. Di satu sisi, kendati banyak cacian untuk sepak bola Indonesia, namun antusiasme penonton tetap ternyata, terutama di daerah,” katanya.
Source: PR
Label: Update 0 komentar
Pernyataan atau komentar seseorang yang mempunyai akun bernama Erza Rahmawan, pada jejaring sosial paling terkenal saat ini, facebook, menimbulkan sensasi di kalangan masyarakat online Indonesia. Siapapun yang membacanya, baik supporter Persib atau bukan, akan setuju, bahwa apa yang ditulis Erza di fanspage Persib itu telah jauh melenceng dari batas-batas toleransi.
Beberapa jam setelah pertandingan yang berakhir 2-2 antara macan dan maung, atau tepatnya pada pukul 11.06 malam, seseorang -yang kemungkinan besar menggunakan akun fiktif- bernama Erza Rahmawan, menulis sebuah pernyataan atau komentar yang bukan saja menyerang Persib, namun juga menghina Gonzales, agama, etnis sunda, dan kota Bandung. Sampai saat ini, sudah ada sekitar lebih dari 4.200 komentar yang seluruhnya mengecam pernyataan Erza tersebut.
Kuswara S Taryono selaku komisaris PT PBB, yang dalam kesempatan ini lebih berposisi sebagai praktisi hukum, menilai bahwa tindakan Erza itu dapat dilaporkan dan diproses secara hukum oleh seseorang atau badan hukum yang merasa diserang.
Namun sebagai pakar hukum, ia mengatakan bahwa Persib harus tetap berpikir jernih dan bisa tetap fokus untuk mengejar prestasi, jangan terpecahkan konsentrasinya hanya dengan hal yang menurutnya sepele seperti ini.
“Segalanya harus dipikirkan secara matang, apa sisi positif dan negatifnya. Persib bisa saja mengadukan penghinaan ini kepada pihak yang berwenang, namun apakah nantinya tim tidak terpecah konsentrasinya? Ini yang harus dipikirkan,” katanya di kantornya di daerah Arcamanik.
Kasus penghinaan ini memang dapat dijerat dengan beberapa pasal berlapis, selain hukum perdata dan pidana, karena ini sudah masuk ke ranah publik, maka secara hukum ITE-pun tindakan Erza ini sudah dapat diproses secara hukum.
“Ini seperti kasus sebelumnya yang menimpa Prita dan Luna Maya. Namun ada masalah lainnya, pada kasus Prita dan Luna, disana jelas identitas siapa melawan siapa. Sedangkan kasus ini masih harus diselidiki terlebih dahulu, siapa Erza itu? Apakah memang ia memakai identitas asli? atau hanya identitas fiktif?” tanyanya.
Berdasarkan kabar yang beredar sebelumnya, identitas Erza ini berdomisili di Bekasi dan bersekolah di salah satu SMU di Jakarta, namun kabar lainnya juga menyebutkan bahwa tidak ada yang mengenal Erza di dua lokasi tersebut.
Maka pengacara kelahiran cirebon ini mengatakan bahwa kasus ini akan dibahas lebih lanjut di internal klub untuk dipelajari. Setelah itu, baru seluruhnya dapat disimpulkan dan keputusan apa yang selanjutnya akan diambil oleh Persib. Dan tidak menutup kemungkinan, untuk kepentingan yang lebih besar, semua jalan keluar dapat saja diambil, seperti penyelesaian secara kekeluargaan.
Untuk itu, ia menghimbau kepada bobotoh agar tidak ikut terprovokasi pada apa yang ditulis seseorang tersebut, karena saat ini lebih baik semua fokus pada mengangkat prestasi Maung Bandung di persepakbolaan nasional, termasuk support bobotohnya.
Di Facebook sendiri, sebuah group dengan nama ‘Gerakan 1.000.000 Facebooker Perkarakan Erza Rahmawan’ saat ini sudah tergabung sekitar 62 ribu pengguna.
Sementara itu, secara terpisah, Christian Gonzales yang ditemui di latihan senin lalu, mengatakan tidak tahu dan tidak peduli jika ada seseorang yang menghina dirinya.
“Sebagai seorang pesepakbola, hinaan-hinaan lewat kata-kata adalah sebagian dari konsekuensinya. Saya sudah biasa, tidak perlu ditanggapi, kita harus tenang dan tetap konsentrasi pada penampilan kita dan tim sendiri,” katanya kalem.
**Wawancara dengan Kuswara S Taryono dan Gonzalez ini juga dapat anda saksikan secara audio video pada acara PERSIB ON BANDUNGTV pada hari Jum’at, 2 april 2010, pukul 19.00 WIB.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
