Selasa, 01 Juni 2010

2 Bulan Untuk Musim Depan

Sponsorship. Kata ini kini lebih sering menjadi perbincangan di lingkaran bobotoh setelah Persib Bandung sudah mulai berjalan mandiri tanpa disokong dana APBD kota bandung pada musin kompetisi 2009/2010. Datangnya konsorsium yang dijembatani wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, membuka jalan dari status amatir yang tertanam bertahun-tahun menjadi berstatus profesional. Maung Bandung mencatatkan diri sebagai klub eks perserikatan pertama yang berhasil merubah dirinya menjadi klub sepakbola yang dikelola secara full profesional.


Bagaimana kondisi keuangan Persib setelah musim pertama sebagai klub profesional ini?

Om Farhan sebagai wakil Direktur Utama dan juga perwakilan dari konsorsium mengakui, jika dilihat dari proyeksi keuangan, apa yang terjadi dimusim ini cukup membanggakan. Artinya, walau secara hitung-hitungan Persib masih mengalami defisit, namun angkanya masih diatas target.

“Konsorsium melihat perjalanan keuangan musim ini sebagai sebuah investasi jangka panjang, bukan hanya satu musim, dan apa yang sudah dicapai di tahun pertama ini bisa dibilang suatu pencapaian yang luar biasa,” ujar presenter kondang ini sesaat sebelum kick off Persib versus PSM.

Farhan lalu melanjutkan, bahwa dengan pencapaian ini, bukan tidak mungkin, dalam musim keduanya, Persib sudah dapat mencapai titik break even poin (balik modal) dan sudah mulai mengeruk keuntungan dari musim ketiga nanti. Salah satu faktor penting yang menentukan ini adalah sokongan dana dari para sponsor.

“Bisa dibilang, kiprah tim Persib musim depan sangat tergantung pada apa yang kita kerjakan dalam 2 bulan kedepan. Saat ini sudah ada sekitar 8 sponsor yang mengajukan proposal kepada kita, dan ini akan terus bertambah. Kita akan mempelajarinya, dan mudah-mudahan keputusan kita nantinya adalah yang terbaik,” jelasnya.

Persib membuka penawaran untuk 4 posisi di kostim pemain untuk 4 sponsor utama. Yaitu di bagian dada, lengan sebelah kiri, dan di belakang. Dan saat ini, 4 tempat itu memang menjadi rebutan para calon sponsor. Sedangkan sponsor lain juga akan dicari bentuk kerjasamanya. Ada beberapa space yang selama ini menjadi lahan promosi, diantaranya, apparel, banner pinggir lapang, bus, dan background interview spot.

Ditanya perihal jumlah nilai rupiah yang ditargetkan untuk musim depan, Farhan tersenyum lebar. “Tidak, bukan 20 miliar. Tapi yang jelas, jauh lebih tinggi dari itu,” katanya.

Menanggapi isu diincarnya Atep dan Gonzalez oleh Sriwijaya FC, Farhan tidak begitu khawatir. Ia yakin kedua pemain ini akan bertahan. Salah satu alasannya adalah kondisi keuangan Persib yang jauh lebih sehat daripada Sriwijaya FC. Persib bahkan akan menambah amunisi pemainnya dengan para pemain berkualitas yang melintang di Indonesia.

“Musim depan, saya memperkirakan klub-klub yang mempunyai keuangan sehat selain Persib yaitu, Arema Indonesia dan Pelita Jaya. Itu diluar klub papua,” ujarnya.

Satu hal yang disayangkan oleh Farhan adalah soal prestasi tim yang tidak membaik dibandingkan dengan musim lalu. Ia hanya mengangkat bahu dan melipat bibirnya.

source : simamaung

0 komentar:

Posting Komentar