Kabar tentang diijinkannya kembali Persib Bandung menggunakan Stadion Siliwangi untuk menjamu Persiba Balikpapan 26 Mei 2010 memang sangat menggembirakan. Walau harus disaksikan tanpa penonton, Persib diperkirakan akan lepas dari ancaman Walk Out karena akan dianggap gagal menyelenggarakan pertandingan.
Pertandingan ini memang sangat penting untuk Persib saat ini. Persib akan memaksimalkan kesempatan kandangnya untuk tetap bertengger di papan atas klasemen Liga Super. Apalagi, lawan yang akan dihadapi adalah peringkat keempat klasemen yang mempunyai nilai sama dengan Persib. Dipastikan pertandingan ini akan berlangsung seru.
Sayangnya, pertandingan menurut kabar terakhir, tidak disiarkan oleh ANTV selaku pemegang hak siar LSI. Bobotoh harus puas mengikuti laga dengan mendengarkan siaran langsung Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung atau mengikuti perkembangannya lewat internet.
Pihak kepolisian yang bertanggung jawab terhadap masalah keamanan kota Bandung memberi kesempatan kepada Persib untuk dapat bertanding tanpa didukung bobotoh setianya. Walaupun tanpa penonton, namun penjagaan polisi nampaknya akan maksimal. Misalnya saja, diungkapkan bahwa dalam radius 300 meter sekitar stadion, tidak diperbolehkan adanya kerumunan massa. Polisi pun akan merazia para bobotoh yang nekad datang ke Siliwangi.
Ancaman pihak kepolisian memang tidak main-main. Ijin pertandingan kali ini, khusus harus dilobi oleh Walikota Bandung, DPRD, sampai TNI. Kepolisian tidak mau kembali kecolongan oleh sebagian bobotoh yang merusak kota Bandung saat pertandingan Persib Bandung dilangsungkan di Siliwangi. Bahkan Kapolwil Bandung, Drs Imam Budi menyatakan bahwa ijin untuk laga terakhir melawan PSM, 30 Mei tergantung kondisi dan kelakuan bobotoh pada laga 26 Mei tersebut.
Jadi, pihak kepolisian kembali melempar bola kepada bobotoh. Apakah kali ini bobotoh akan santun atau malah tetap saja dengan kelakukan kampungannya dengan berulah di kota Bandung. Jika santun, urusan ijin selanjutnya akan lancar, jika tidak…
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Akhirnya Persib Bandung diijinkan untuk bertanding melawan Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi, Rabu 26 Mei 2010 lusa, dengan syarat tanpa disaksikan penonton. Kepastian ini didapat setelah pertemuan tertutup antara Kapolwiltabes Bandung, Drs Imam Budi, Walikota Bandung, H Dada Rosada, Ketua DPRD, Erwan Setiawan, Direktur PT PBB, H Umuh Muhtar, dan Dandim Letkol Asep Syaripudin, Senin 24 Mei 2010.
Kepastian laga Persib bandung melawan Persiba Balikpapan ini akhirnya didapat setelah sekitar pukul 14.30. Pertemuan ini menghasilkan keputusan bahwa laga akan dilaksanakan sesuai jadwal, Rabu, 26 mei, 15.30 WIB di stadion Siliwangi, tanpa penonton.
Walikota bandung H Dada Rosada mengatakan bahwa keputusan tanpa penonton ini disebabkan karena yang menyebabkan semua ini adalah bobotoh, bukan Persib. Maka Persib diperkenankan main di stadion Siliwangi. Maka, mulai dari jarak sekitar 300 meter dari stadion, area akan disterilkan oleh pihak keamanan.
“Untuk kebaikan semua, bobotoh jangan coba-coba untuk datang ke stadion karena akan diusir oleh polisi,”
Sementara itu Kapolwil Bandung, Drs Imam Budi mengatakan bahwa pihak kepolisian hanya melindungi warga bandung dari tindakan anarki dari oknum bobotoh yang berusaha merusak bandung dan juga Persib.
“Bukan tidak mungkin, mereka sebenarnya bukan bobotoh, hanya ingin merusak nama baik Persib dan Bandung. Kepolisian sudah menangkap 2 pemuda yang mengeroyok polisi di jalan Ahmad Yani,” ungkapnya.
Sementara untuk laga melawan PSM tanggal 30 mei, Imam Budi akan melihat perkembangan dari laga tanggal 26. Apabila analisa polisi menyatakan keadaan positif, maka bukan tidak mungkin pertandingan akan kembali digelar secara normal.
Pada kesempatan selanjutnya, Umuh Muhtar menghimbau bobotoh untuk mengambil hikmah dari semua ini. Dan kejadian ini sebaiknya digunakan untuk memperbaiki diri dan membantu Persib.
“Saya meminta, mulai saat ini bobotoh juga ikut membantu Persib dengan saling mengingatkan untuk tidak berbuat anarkis,” pintanya.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Sampai pagi ini, pertandingan antara Persib Bandung melawan Persiba balikpapan belum ada titik terang akan dilaksanakan di stadion mana, namun walaupun begitu, pada sesi latihan pagi, yang merupakan latihan terakhir Persib sebelum bertanding, para pemain Persib terlihat ceria dan enjoy dalam berlatih, termasuk Budi Sudarsono yang sudah terlihat dalam dua latihan terakhir.
Pada salah satu sesi game setengah lapang menggunakan empat buah gawang kecil itu, seringkali canda tawa antar pemain terlontar. Suasana ceria ini membuat pelatih Robby Darwis optimis timnya berada pada kondisi mental yang bagus untuk menghadapi klub peringkat empat, Persiba Balikpapan.
Sayangnya, penjaga gawang utama, Markus Haris Maulana masih belum tampak batang hidungnya. “Yang saya tahu, Markus sakit perut. Namun saya belum mendapatkan konfirmasinya dari dokter tim,” kata Robby Darwis sesaat setelah latihan.
Selain Markus, pemain asal jepang, Satoshi Otomo juga masih diragukan akan tampil. Cedera hamstring yang dideritanya dari tanggal 9 mei tersebut masih dirasakan mengganggu. Satoshi yang sempat masuk menjadi starting eleven pada pertandingan sebelumnya melawan Sriwijaya FC, nyatanya tidak berhasil menuntaskan pertandingannya ketika pada akhir babak pertama harus ditarik keluar lapang.
Begitu pula dengan kondisi fisik Budi Sudarsono yang menurut Robby masih dibawah para pemain lainnya. Robby kemungkinan akan memasukkan nama Budi pada daftar pemain pengganti.
Robby lalu bertekad, walaupun harus tanpa dua pemain intinya, Persib harus bisa memenangkan pertandingan sebagai balasan karena pada laga pamungkas musim ini di Balikpapan, pasukan Pangeran Biru dipaksa pulang ke Bandung dengan kekalahan 0-2.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Jadwal pertandingan berikutnya milik Persib menunjukan bahwa Maung Bandung harus menjamu Beruang Madu pada rabu, tanggal 26 mei, dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2009/2010. Walaupun sampai pagi ini kepastian stadion belum juga didapat, namun para pemain Persib bandung mengaku sudah siap tempur untuk memperebutkan tempat ketiga klasemen akhir.
“Motivasi kedua tim sama-sama tinggi, karena kita berdua sama-sama memperebutkan tempat ketiga pada klasemen akhir Liga Super,” ujar stoper Persib, Christian Rene.
Sampai pada pertandingan ke-32 ini, baik Persib dan Persiba sama-sama mempunyai poin 50. Hanya saja Persib lebih unggul agregat gol dengan 13 gol berbanding 12 gol milik Persiba. Selain Persiba, persaingan memperebutkan posisi ketiga ini juga diramaikan oleh Persija Jakarta dengan poin tipis, 49, dan juga PSPS Pekanbaru dengan poin 47.
Rene sendiri mengungkapkan bahwa Persib harus mewaspadai para pemain asing Persiba yang menurutnya mempunyai peran yang dominan pada permainan tim asal Balikpapan itu. Julio Lopez, penyerang yang pernah berbaju biru Persib adalah salah satu penyerang asing terbaik yang beredar di Indonesia. Selain itu, Robertino Pugliara, playmaker yang pernah ditolak oleh Persib, disebutnya merupakan otak dibalik serangan-serangan yang dibangun timnya.
Selain Rene, wing back kanan, Gilang Angga juga sepakat bila Persib harus mematikan peran dari Robertino Pugliara. Pada pertandingan pertama di awal musim, Pugliara adalah pemain yang menyebabkan Hariono diberi kartu merah karena tackling dari belakangnya.
Gilang, yang mengaku tidak terganggu konsentrasinya akibat sulitnya izin penggunaan stadion, optimis Persib dapat memetik nilai penuh. Persiba Balikpapan dimatanya memang merupakan tim yang bagus, namun Persib menurutnya jauh lebih bagus.
“Kemenangan dapat lebih memantapkan Persib Bandung untuk finis diposisi ke-3,” tegas pemin bernomor punggung 12 ini.
Sementara itu, kepastian stadion mana yang akan menjadi tampat pertandingan akan ditentukan pada siang ini di mapolwiltabes bandung. Direktur Utama PT PBB, H Umuh Muhtar didampingi oleh Walikota Bandung, Dada Rosada, akan datang langsung ke markas polisi Bandung tersebut untuk berdialog mencari solusi dari permasalahan ini. Kabar yang berhembus, Persib dapat menggunakan stadion Siliwangi. Terkait ada atau tidak adanya penonton, kemungkinan akan dapat diketahui sore nanti.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
SENYUM Umuh Muchtar, Senin (24/5) sore itu lebih lebar ketika Polwiltabes Bandung memberikan izin kepada Persib untuk menggelar pertandingan melawan Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi, Rabu (26/5). Sebelumnya, ketika Kapolwiltabes Bandung Komisaris Besar Imam Budi Supeno mencabut izin Persib untuk menggelar pertandingan di Stadion Siliwangi, Kamis (20/5) lalu akibat tindakan bobotoh yang melempari rumah warga seusai Persib menaklukkan Sriwijaya FC (17/5).
Persib terusir dari Siliwangi dan harus mencari home ground sementara. Beberapa stadion alternatif seperti Stadion Singaperbangsa Karawang hingga Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Sayangnya, pengelola stadion menutup pintu bagi pasukan "Pangeran Biru" karena berbagai alasan.
Dengan kondisi tersebut, lelaki 62 tahun itu harus memutar otak untuk mencari solusi terbaik agar anak asuhnya tetap bisa berlaga.
Dengan nada emosi Umuh sempat mengungkapkan lebih memilih kalah 0-3 daripada harus menggelar pertandingan di luar Bandung. Umuh sempat sesumbar akan mundur dari Persib apabila kalah WO dialami anak asuhnya. "Saya yang jadi jaminan, kalau terjadi lagi kerusakan saya yang bertanggung jawab. Bisa saja saya masuk penjara kalau ada bobotoh ngamuk," ungkapnya.
Dalam benaknya tersirat, kenapa bobotoh tega melakukan hal itu kepada tim yang diakui mereka sebagai tim kesayangannya. Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga. Umuh tak henti mengecam tindakan anarkistis yang telah dilakukan oknum bobotoh yang tidak bertanggung jawab itu. "Tangkap saja mereka pelaku perusakan dan proses saja hingga ke jalur hukum," katanya.
Tampaknya, menyerah kalah 0-3 hanya gertakan semata. Umuh tetap membuka jalur persuasif sebagai langkah terakhirnya untuk mendapat restu aparat keamanan. Pada akhirnya, perjuangan Manajer Persib itu berujung melakukan audiensi bersama Kapolwiltabes yang dimediasi Wali Kota Bandung, Dada Rosada, Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, dan Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Asep Syaripudin. "Dengan langkah audiensi itu karena saya yakin mereka masih memiliki hati nurani. Saya yakin mereka pasti mengeluarkan keputusan yang bijak," ucapnya.
Hasil pertemuan tertutup di ruangan Kapolwiltabes itu, tim Maung Bandung diperbolehkan beraksi di Stadion Siliwangi kembali. "Tidak ada tawar-menawar khusus apa pun mengenai keluarnya izin Persib main lagi di Siliwangi. Jangan berpikir sampai ke situ. Saya lega Kapolda maupun Kapolwil semuanya responsif dengan iktikad kami. Yang terpenting nanti kita harus memegang kepercayaan kepolisian untuk tetap menjaga situasi aman terkendali," tutur lelaki berkumis tebal itu.
Umuh berterima kasih dengan dukungan orang-orang penting di Kota Bandung itu sehingga Persib masih dipercaya dapat menyelenggarakan pertandingan di Bandung. Ia berharap bobotoh ikut menghormati keputusan itu, meski mereka tidak berkesempatan menyaksikan langsung Eka Ramdani dkk. bertempur melawan Julio Lopez dkk.
"Kalau pelaksanaan pertandingan Rabu besok suasana aman, itu akan menjadi bekal untuk pertandingan Persib yang terakhir di Liga Super. Tanggal 30 Mei nanti lawan PSM, kita pasti bisa menonton langsung Persib di Siliwangi kembali," ujar Umuh.
Source: PR
Label: Update 0 komentar
Segala kemungkinan yang terjadi terhadap pertandingan Persib Bandung melawan Persiba Balikpapan tidak mengganggu persiapan dan konsentrasi tim Maung Bandung. Hal ini ditegaskan oleh asisten pelatih Yusuf Bachtiar dan diamini oleh pelatih Robby Darwis di stadion Siliwangi pagi 22 Mei 2010 ini.
“Pemain dan tim selama ini tidak peduli mau main dimana atau apapun hasil keputusannya nanti, yang penting konsentrasi kita curahkan buat pertandingan nanti” ujarnya kepada wartawan termasuk Simamaung.com.
Menurutnya, solusi terhadap permasalahan ini bukan tanggung jawab tim. Termasuk jika nantinya Persib harus bertanding diluar Bandung, Yusuf percaya, para pemain tidak akan terpengaruh.
Sebelumnya, sekretaris Panpel Budi Bram, mengakui bahwa pihak panpel sudah berkonsultasi dengan PT Liga Indonesia untuk mencari solusi stadion yang bisa dijadikan tempat pertandingan. Beberapa stadion seperti Singaperbangsa, Soemantri Brojonegoro, Manahan, dan Jatidiri. Namun sampai saat ini, belum ada satupun dari beberapa stadion tersebut yang memberikan jawaban positif.
Sedangkan untuk kemungkinan persib terkena WO sesuai peraturan PT LI, Yusuf sangat tidak setuju.
“Semua pihak sebaiknya mengusahakan dahulu agar pertandingan terlaksana. Saya optimis ada jalan keluar lain selain kalah WO,” katanya yakin.
Sementara itu ditemui ditempat yang sama, Pelatih Robby darwis menyerahkan sepenuhnya permasalahan non teknis ini kepada manajemen.
“Kewajiban kita hanya berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan didepan,” singkatnya.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
BANDUNG, (PR).-
Tim Persib Bandung bersikap pasrah dan sudah siap menerima kemungkinan terburuk kalah walk over (WO) 0-3 dari Persiba Balikpapan, Rabu (26/5) di Stadion Siliwangi Bandung.
Pelatih Persib, Robby Darwis menuturkan hal itu seusai latihan di Stadion Siliwangi, Bandung (22/5). Meski demikian, program latihan rutin jelang pertandingan senantiasa dijalankan Eka Ramdani dkk., seperti yang terlihat Sabtu pagi kemarin.
Menurut Robby, Persib terpaksa kalah tanpa bertanding merupakan urusan lain. Bagi dia, Persib masih terus optimistis pertandingan akan jadi digelar. "Masalah nanti WO ya mau bagaimana lagi? Yang penting saya sudah mengondisikan pemain untuk siap," ucap Robby.
Sebelumnya, manajer tim Umuh Muchtar dengan tegas lebih memilih kekalahan WO dibandingkan dengan harus menggelar pertandingan di luar Kota Bandung. Pasalnya, Umuh merasa pesimistis tidak ada stadion yang bisa dijadikan tempat untuk menyelenggarakan pertandingan anak asuhnya nanti.
Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar mengatakan, masih ada upaya yang bisa dilakukan agar pertandingan dapat digelar. Namun, hal itu bukan kewenangan tim, melainkan pihak penyelenggara pertandingan.
Yusuf tetap menyayangkan apabila kerja anak asuhnya jelang pertandingan melawan Persiba harus dibayar dengan kalah tanpa bertanding. Menurut dia, merupakan hal yang memalukan apabila Persib dipaksa kalah. Selama ada solusi terbaik agar tim bisa bertanding, upaya berbagai pihak harus dimaksimalkan.
Yusuf bersikeras, "Pangeran Biru" jangan sampai menyerah pada keadaan. Ia siap mengerahkan anak asuhnya apabila memang harus berlaga di stadion luar Kota Bandung. "Untuk main di luar pun kami siap," ucapnya.
Sekretaris Panpel, Budhi Bram Rachman menambahkan, pihaknya masih terus berupaya mencari tempat untuk menyelenggarakan pertandingan Persib, meskipun manajemen telah memunculkan sinyal untuk menyerah. "Saya tetap optimistis. Memang manajemen sudah menginstruksikan untuk merelakan pertandingan Persib-Persiba, kami tetap berusaha," katanya.
Budhi mengatakan, upaya memidahkan pertandingan ke Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara sudah dilakukan panpel. Namun, Sabtu (22/5) malam, ada kabar bahwa pihak Polda Jateng pun tidak mengizinkan, sehingga saat ini belum ada stadion alternatif lain lagi.
Sementara itu, rombongan Persiba tiba di Bandung sore ini. Jumlah rombongan mencapai empat puluh orang karena akan ikut hadir menyaksikan pertandingan dari eksekutif dan legislatif Balikpapan
Source: PR
Label: Update 0 komentar
Budi kembali bergabung dengan Persib setelah manajemen mencabut sanksi skorsing yang dijatuhkan kepadanya.
Budi diskorsing karena dalam waktu beberapa hari melakukan tindakan indisipliner. Pertama terjadi apda tanggal 28 April saat dengan sengaja memukul pemain Persitara sehingga menyebabkan Persib kalah 1-2. Kedua, setelah melawan Persitara Budi mangkir dari latihan. Ketiga, pada tanggal 2 Mei dia tak hadir di stadion saat rekan-rekannya bertanding melawan Persipura.
Akibat tindakannya tersebut, manajemen memutuskan untuk menskorsing Budi hingga kompetisi berakhir.
Namun, pada tanggal 20 Mei skorsing tersebut resmi dicabut. "Kami sudah memanggil Budi dan bicara dari hati ke hati. Dia mengaku khilaf dan siap untuk memperbaikinya. Yang paling penting dia siap menunjukan sikap profesionalismenya serta siap bermain sepenuh hati untuk Persib. Komitmen tersebut ditandatangani pada tanggal 20 Mei. Sehingga terhitung sejak tanggal tersebut Budi sudah bisa ikut berlatih lagi dengan pemain Persib lainnya," jelas Kuswara S Taryono, penasehat hukum PT PBB.
Menurutnya ada 4 poin kesepakatan yang ditandatangani Budi. Pertama, mengaku dan memohon maaf atas segala tindakan dan kekhilafan yang sudah dilakukannya. Kedua, siap untuk memperbaiki perilaku dan sikap selama bergabung kembali dengan Persib. Ketiga, siap untuk berlatih dan bermain secara profesional dan sepenuh hati. Keempat, siap menerima akibat apabila tidak mematuhi komitmen ini dan melakukan tindakan-tindakan yang pernah dilakukannya.
Source: TJ
Label: Update 0 komentar
Pelajaran Buat "Bobotoh"
ADANYA risiko kekalahan WO disadari benar oleh Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. Tapi untuk memberikan pelajaran bagi bobotoh yang telah bertindak anarkis, Umuh menyatakan rela timnya kalah WO ketimbang harus memindahkan pertandingan ke luar kota.
"Kalau izin tetap tidak bisa diupayakan, apa boleh buat, kita kalah WO atau mundur sekalian. Sebab kita tidak punya alternatif stadion. Kasihan anak-anak (pemain, red) kalau harus pindah ke kota lain," katanya, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Jumat (21/5).
Kendati demikian, Umuh berjanji akan tetap mengupayakan agar pihak kepolisian mencabut larangan bertanding buat Persib di Stadion Siliwangi.
"Yang merusak itu bukan bobotoh. Itu oknum bobotoh. Saya akan dukung pihak kepolisian untuk menangkap bobotoh anarkis. Bobotoh sejati saya yakin tidak akan bertindak seperti itu," paparnya.
Sementara itu, gelandang Persib, Eka Ramdani berharap pertandingan tetap digelar, meski harus di luar Bandung. "Soal larangan dari polisi, biarkan saja. Anggap saja itu pelajaran buat bobotoh yang merusak. Kalau pemain, siap main di mana saja," tuturnya. (endan suhendra/"GM")
Source: GM
Label: Update 0 komentar
Dalam sesi latihan pagi Persib Bandung, Jumat 21 mei 2010, manajer Persib Bandung Umuh Muhtar masih mengharapkan kebijaksanaan dari pihak kepolisian supaya Persib bisa bertanding di Bandung menghadapi Persiba Balikpapan, Rabu 26 Mei 2010. Umuh mengatakan bahwa yang melakukan pengrusakan adalah para oknum.
Pak Umuh sendiri mempersilahkan polisi untuk menangkap mereka dan diproses secara hukum. Jika ada yang demo masalah ini, Pak Umuh sendiri yang akan menghadapi mereka.
“Saya sudah berbicara supaya mereka ditangkap saja dan diproses supaya jera. Jika ada yang demo, nanti saya sendiri yang akan melawan mereka. Mereka tentu saja bobotoh yg membela orang-orang yang salah,” tegas Umuh.
Umuh kemudian menjelaskan bahwa bobotoh, walau ada masalah sebesar apapun, tidak akan sampai merusak tim Persib. Mereka bukan bobotoh, tetapi hanya oknum. Bahkan seringkali Pak Haji mempersilahkan untuk menangkap dan mengadili mereka.
Umuh kemudian menyayangkan ultimatum dari kepolisian yang dirasanya kurang manusiawi. Persib adalah hiburan bagi rakyat Bandung dan Jawa Barat. Persib, menurut Pak Haji merupakan milik semua golongan masyarakat.
“Saya lagi berusaha, walaupun tidak boleh. Survey saja, mana yg dirusak oleh bobotoh, nanti akan ganti,” jelas Umuh.
Umuh mengatakan bahwa jika Persib tidak menemukan stadion yang refresentatif dan layak menggelar LSI, Persib akan mundur dan kalah WO. Umuh pun berencana akan mengundurkan diri jika hal ini terjadi.
“Saya akan mundur. Banyak yang tidak suka dengan Persib. Tidak ada lagi kasihan dengan pemain. Konsorsium pun akan mundur kalo saya tidak ada,” ujar Umuh.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Laga pada tanggal 26 mei 2010 antara Persib Bandung vs Persiba Balikpapan sudah pasti tidak mendapat izin dari kepolisian Kota Bandung. Panitia pelaksana (Panpel) Pertandingan Persib Bandung sudah menerima surat resmi dari Kasat Intel Polwiltabes AKBP Bachtiar Purnama.
Pertimbangan dilarangnya menggelar partai ini di Bandung adalah adanya indikasi kejadian dari 3 pertandingan terakhir. Pertandingan pertama relatif lancar, kedua ada pemukulan terhadap aparat TNI, dan ketiga puncaknya, ada pelemparan rumah warga, ada pengerusakan mobil berplat B, dan lain-lain. Jadi polisi menyimpulkan bahwa grafik kekerasan bobotoh pasca pertandingan Persib cenderung semakin meningkat.
Polisi mengaku sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada bobotoh dan mempersilahkan Persib bertanding. Akan tetapi, bobotoh tidak menghargai kepercayaan tersebut. Dan Polwil harus menunjukan bahwa mereka tidak main-main, terutama terhadap masalah kemanan warga kota Bandung. Apalagi sebelumnya ada pernyataan sikap damai dari perwakilan bobotoh.
Panpel sendiri sudah coba berkonsultasi dgn PT LI. Mereka memberikan masukan untuk menggunakan stadion-stadion di Jawa Tengah.
Panpel sendiri sudah berusaha menghubungi beberapa pengelola stadion. Singaperbangsa sudah tidak bisa dipakai, jangankan Persib, Pelita sendiri sudah tidak diberi izin bertanding di sana. Stadion Soemantri Brojonegoro juga tidak bisa. Stadion Manahan Solo tidak bisa karena dipakai partai Final Divisi Utama. Paling Stadion Jatidiri Semarang, dimana mereka akan mengabarinya pada hari selasa nanti.
Sedangkan untuk laga terakhir tanggal 30 Mei melawan PSM Makassar, kepolisian belum ada keputusan. Mereka akan melihat situasi dari laga tgl 26 ini, dimanapun nanti akhirnya.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
Sesuai dengan perkataan H Umuh Muhtar beberapa waktu lalu, akhirnya terjadi perdamaian antara Persib Bandung dan Budi Sudarsono terkait skorsing dari tim Maung Bandung terhadap sikap indisipliner Budi. Seperti izin pertandingan Persib, skorsing terhadap Budi Sudarsono juga ikut dicabut.
Dengan pertimbangan-pertimbangan seperti sikap Budi yang menampakkan niatan baik dan juga permohonan maafnya yang tulus, juga karena Budi adalah aset Persib juga timnas, maka Persib menerima kembali kehadiran Budi didalam tim.
Kepastian ini didapat setelah Persib Bandung yang diwakili oleh penasehat hukumnya, Kuswara S Taryono, bertemu dengan Budi Sudarsono kamis malam. Selain untuk berdiskusi secara detil, kedua pihak lalu menyetujui surat pernyataan yang isinya adalah kedua pihak menyanggupi untuk meneruskan kerjasamanya sesuai dengan kontrak sebelumnya.
Ada empat poin yang tercantum didalam surat pernyataan tertanggal 20 mei itu, yang pertama adalah Budi menyadari atas beberapa pelanggaran-pelanggaran yang telah terjadi sebelumnya.
Kedua adalah Budi menyampaikan langsung permintaan maafnya kepada jajaran direksi dan komisaris PT PBB dan tidak mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang telah terjadi.
Lalu siap untuk mematuhi semua aturan dan tatatertib baik yang ada didalam internal klub ataupun peraturan-peraturan milik FIFA yang juga diadopsi oleh PSSI.
Dan terakhir adalah sanggup menjaga dan meningkatkan profesionalisme sebagai pemain bola dengan sepenuh hati sebagaimana ditentukan oleh klub.
Setelah itu, Kuswara juga menyampaikan harapan-harapan Persib kepada Budi. Yaitu Budi senantiasa diberi kesehatan dan Budi senantiasa dengan sepenuh hati bermain maksimal untuk kepentingan klub.
Tindak lanjut dari pertemuan ini, rencananya H Umuh dan Budi Sudarsono akan bertemu secara pribadi pagi ini di tempat yang tidak diketahui oleh siapapun.
Dengan terjadinya perdamaian tersebut, dapat dipastikan bahwa mulai latihan besok pagi, Budi Sudarsono akan kembali bergabung bersama tim asuhan Robby Darwis ini. Dan akan membantu Persib menyelesaikan pertandingan di liga Super dan Piala Indonesia.
Terakhir, dengan adanya kejadian ini, Kuswara berharap seluruh personal dalam tim semakin kuat dan kompak dalam mengarungi sisa pertandingan untuk sama-sama berjuang meraih prestasi.
source : simamaung
Label: Update 0 komentar
