Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan
Rabu, 24 Februari 2010

Budi Pindah ke Arema?

Isu perpindahan pemain kali ini kembali berhembus di skuad Persib Bandung. Kali ini, pemain yang diisukan akan hengkang adalah penyerang tim nasional Indonesia, Budi Sudarsono. Pemimpin klasemen, Arema Malang dikabarkan tengah menunggu kedatangan pemain kelahiran 19 September 1979 ini.



Seperti yang diberitakan ongisnade.net, Budi Sudarsono diberitakan dibarter dengan penjaga gawang Arema yang kini menjadi penjaga gawang Persib, Markus Haris Maulana. Situs tersebut menyebutkan bahwa kepastian transfer Budi Sudarsono harus menunggu deadline pendaftaran pemain di putaran kedua Liga Super Indonesia 2009/10, yakni tanggal 28 Februari mendatang.

Manajemen Persib sendiri belum mengeluarkan statemen resmi mengenai kepastian perpindahan Budi, proses, dan alasannya. Namun, apapun yang terjadi, diharapkan proses ini tidak mengurangi kekuatan dan performa Persib di putaran II Liga Super Indonesia ini.

Persib sendiri sampai saat ini masih mencari seorang pemain untuk mengisi posisi sayap melapisi Gilang Angga dan Atep.

source: simamaung.com


readmore »»
Sabtu, 13 Februari 2010

Persib Terancam Tanpa Hilton

Persib Terancam Tanpa Hilton karena cedera. Cederanya Hilton diketahui saat Persib melakukan latihan di Stadion Bumi Moro Akademi Angkatan Laut Surabaya. Saat rekan-rekannya latihan, ia hanya jalan santai mengelilingi lapangan. "Ya engkel kanan saya sedikit sakit, tapi tidak terlalu masalah," katanya.


Menurut salah seorang masseur tim Persib Bandung, Wara Muharam, cedera Hilton merupakan hal yang biasa. Setiap usai berlaga atau latihan perdana, engkel Hilton memang sering cedera. Namun hal itu tidak akan berlangsung lama.

"Hilton sudah biasa seperti itu. Paling sehari atau dua hari sudah kembali normal. Jadi tidak perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono kembali mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga kondisi fisiknya. Mereka harus bisa memperhatikan waktu istirahat agar tetap bisa menjaga vitalitalitasnya

Source: GM



readmore »»

Sekjen PSSI Nugraha Besoes menegaskan, pihaknya tengah berupaya
mendatangkan pelatih berkelas untuk membesut timnas senior. Salah satunya
dengan menyurati federasi sepakbola Belanda (KNVB).


Dikatakan Nugraha, dalam menjalankan tugasnya menyiapkan timnas nanti, arsitek
asing tersebut akan didampingi pelatih lokal, dengan harapan ada transfer ilmu
yang bisa diperoleh.

"Kami memang berharap beberapa pelatih top lokal saat ini seperti JAYA HARTONO,
Benny Dolo, dan Rahmad Darmawan, bisa menjadi asisten. Meski sesungguhnya,
kami lebih senang sekiranya pelatih terbaik kia tersebut tetap membina pemain di klub," kata Nugraha.

Ditambahkan, sekiranya para pelatih lokal tersebut bisa melahirkan pemain nasional
yang handal akan lebih baik, ketimbang harus menjadi asisten pelatih di timnas.
Sebab sejauh ini belum ada pemain baru yang dicetak dari klub, seperti jaman
Bambang Pamungkas dkk.

hmm..klo saja Jaya Hartono jadi ditarik jadi asisten, lantas bagaimana dg status dan kapasitas Jaya di Persib..??? kumaha tah ceuk para bobotoh on the net'ers ????



readmore »»
Sabtu, 06 Februari 2010

Budi Terancam Absen Tur Jatim

Striker Persib Bandung, Budi Sudarsono terancam tidak dapat berlaga saat menghadapi mantan timnya, Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2). Pemain berjuluk "Budigol" ini tengah sakit demam yang dideritanya sejak Rabu (3/2).



"Budi memang mengeluh sakit karena demam sejak dua hari lalu. Tetapi setelah diobservasi ternyata masih normal. Rencananya besok (hari ini, red), Budi akan kembali menjalani pemeriksaan laboratorium," ujar dokter tim Persib Bandung, dr. Raffi Ghani di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Jumat (5/2).

Menurut Raffi, sebelumnya Budi memang telah mengikuti tes laboratorium. Hasilnya, trombosit Budi masih 177.000. Kondisi tersebut sebenarnya cukup baik karena normalnya di kisaran 150.000 hingga 400.000.

"Yang dikawatirkan jika ternyata trombosit Budi turun. Bisa jadi terkena demam berdarah. Tetapi semoga Budi tidak mengalaminya," tuturnya.

Karena itu, lanjut Raffi, ia telah meminta para pemain lebih menjaga kesehatannya. Para pemain diminta lebih memperhatikan asupan makanan.

"Kalau didukung dengan makanan yang seimbang, kondisi kesehatan akan lebih terjaga. Selain itu, para pemain juga harus banyak minum dan asupan berupa cairan ke dalam tubuh," anjurnya.

Sejak dua hari lalu, Budi memang tak tampak belatih bersama rekan-rekannya. Budi hanya sempat melakukan peregangan pada latihan pagi di Stadion Siliwangi, kemarin. Namun setelah itu, Budi kembali ke rumahnya.

Source: GM


readmore »»
Kamis, 04 Februari 2010

hak siar persib di beli star sport asia

Berita terhangat yang saya dapat dari indovision chenel star sport, di situ jelas sekali di beritakan bahwa star sport akan membeli hak siar persib bandung,, di jelas untuk putaran berapa dan kapan realisasinya...


kemudian saya juga dapat informasi dari teman2 facebooker, bahwa mereka juga menyaksikan berita tersebut di chanel starsport,,,

suatu kebanggaan buat persib bandung, bobotoh, management, dan tentunya indonesia sbg negara penyelengara,,

dampak positif akan segera di dapat oleh persib..
secara tidak langsung persib bandung akan berkedudukan seperti halnya MU, chelsea, Liverpool, arsenal bersam klub-klub elit lainya,,

ini semua terjadi berkat prestasi,popularitas,antusiasme para pecina persib yang ada di tanah air,,

meskipun belum ada klarifikasi sebenearnya,,, saya bangga, sukabumi bangga, bandung bangga, jawa barat bangga, indonesia bangga..

Goooo international...


search engine menyebutkan persib bandung berada di posisi pertama untuk asia, yang di buru berita oleh para penggemar sepak bola,,

belu lagi dari keberhasilan management yang membawa persib bandung satu-satunya tim yang banyak diminati para sponsor, sedikit contoh dari kalangan otomotiv,makanan,perbankan udah resmi menggandeng persib sbgai partner...

mungkin ini sinyal untuk persib yang akan menjadi club profesional yang akan di akui oleh dunia... mudah2an saja..

dengan adanya berita ini, mudah-mudahaan tim serta management termotivasi untuk meningkatkan kinerja serta mengejar suatu prestasi tinggi demi kemajuan bangsa indonesia...



readmore »»
Rabu, 03 Februari 2010

Akankah Markus Berlabuh ke Bandung?

Wacana Persib Bandung yang terus mencari penjaga gawang pengganti Kosin terus bergulir. Setelah diberitakan akan mendatangkan penjaga gawang Malaysia dan mendekatnya penjaga gawang Sriwijaya FC (SFC) Fery Rotinsulu, kini Persib mempunyai alternatif pilihan lain. Dialah adalah Markus Haris Maulana.


Seperti yang dilansir Malang Post, Markus mengungkapkan kekecewaannya karena sangat jarang dimainkan sebagai penjaga gawang inti tim Arema Malang. Markus sudah absen sebanyak 8 kali pertandingan. Bahkan, Markus sudah tidak menempati mes Arema.

‘’Iya (mundur) karena saya enggak pernah dimainkan sama pelatih,’’ aku Markus mengenai alasan pengunduran dirinya kepada Malang Post.

Markus beralasan, bahwa jika dia jarang dimainkan, maka dia akan mengalami kesulitan bersaing menjadi penjaga gawang utama tim nasional Indonesia. Padahal pemain asal Pangkalan Brandan Medan itu mengaku dirinya tidak sakit atau sedang mengalami cedera.

Permasalahan menjadi lebih sulit, ketika Markus dikabarkan mengalami depresi dan tim pelatih merekomendasikan Markus diperiksa ke psikiater. Dan Markus sendiri membantah bahwa dirinya depresi.

Hal ini tentu saja menjadi berita cukup baik bagi tim Persib yang sedang mencari penjaga gawang level timnas. Markus sepertinya cocok menggantikan peran Kosin. Selain bermain cukup gemilang, Markus mempunyai pengalaman laga internasional yang cukup banyak dan tidak rentan cedera.

Walaupun Direktur Utama PT Arema Indonesia Gunadi Handoko membantah kabar bakal hengkangnya Markus dari Arema, namun sepertinya kesempatan bagi Persib masih terbuka.

Akankah Markus berlabuh di Bandung ? kita tunggu saja.

source : simamaung.com


readmore »»

Bursa transfer pemain putaran kedua Superliga 2009/10 kembali memunculkan rumor hengkangnya tiga pilar Sriwijaya FC, yakni Isnan Ali, Ponaryo Astaman, dan kiper Ferry Rotinsulu, ke Persib Bandung.


Tidak diketahui secara pasti bagaimana rumor ini bisa merebak, tapi hal ini pun bukan mustahil, mengingat upaya Persib membentuk skuad tim yang tangguh untuk mewujudkan ambisi juara kompetisi kasta tertinggi musim ini.

Terlebih karena "Maung Bandung" saat ini sudah memiliki beberapa pemain timnas, seperti Nova Arianto, Budi Sudarsono, Eka Ramdani, Maman Abdul Rahman, dan Hariono.

Manajemen Persib pun mengaku tidak ingin menanggapi rumor bakal bergabungnya tiga pilar Sriwijaya FC itu, meski berita tersebut diakui manajer Persib Umuh Muhtar cukup melegakan sekiranya bisa terwujud.

”Pada prinsipnya manajemen menunggu saja dulu. Sebab, selain berburu kiper, kami juga memang butuh amunisi tambahan yang tentunya benar-benar siap pakai dan bukan untuk duduk di bangku cadangan,” sebut Umuh.

Seperti diketahui, sekiranya tiga pilar Sriwijaya yang juga pemain timnas senior itu benar berbaju Persib, itu artinya tim kebanggaan warga Kota Bandung ini akan menjadi timnas "Merah Putih" bayangan, karena mereka sudah memiliki tujuh pemain berlabel timnas.

Source: rs.goal.com


readmore »»
Senin, 01 Februari 2010

Didekati 3 Pemain Sriwijaya FC

Persib Bandung dikabarkan tengah didekati 3 pemain Sriwijaya FC (SFC). Mereka adalah Penjaga gawang Fery Rotinsulu dan 2 gelandang Isnan Ali dan Ponaryo Astaman (gelandang). Mereka diberitakan akan hengkang karena SFC mengalami masalah internal.


Seperti yang dilansir okezone.com, Umuh Muhtar selaku manajer Persib mengaku telah mendengar kabar tersebut. Namun soal kepastian merekrut mereka belum bisa dipatikan sekarang.

“Ya betul saya sudah dengar kabar tersebut. Saya senang sekali jika Persib menjadi bidikan para pemain timnas. Kita masih ingin mendengar kepastian. Soal apakah nanti direkrut atau tidak akan kita follow-up nanti,” kata Umuh.

Umuh menambahkan Persib sendiri sangat membutuhkan mereka untuk mengisi skuad Pesib pada putaran kedua musim kompetisi 2009/2010 ini. Karena Persib sendiri masih mempunyai masalah dalam merotasi pemain.

Persib sendiri sekarang sangat membutuhkan pemain untuk posisi penjaga gawang, setelah Kosin akan meninggalkan Bandung akhir bulan februari ini. Sementara itu, tentu saja kedatangan Isnan Ali dan Ponaryo akan menjadikan lini tengah Persib semakin bervariasi setelah kedatangan Otomo.

Namun, seperti yang pak Umuh katakan, beliau masih belum mendengar pernyataan ini langsung dari pemain bersangkutan sehingga belum bisa memutuskan langkah apa yang akan beliau ambil.

source : simamaung.com


readmore »»

Mata rantai praktik mafia wasit yang dituding dalam berbagai pertandingan mulai divisi utama hingga Liga Super Indonesia, pada dasarnya bisa diputus selama klub-klub sepak bola kritis setelah menangkap indikasi kecurangan ketika pertandingan berlangsung.


PSSI telah membuka peluang laporan bagi tim sepak bola yang merasa dirugikan wasit dengan menempuh mekanisme yang ditentukan. Selain itu, tim sepak bola harus mampu membuktikan pelanggaran yang dilakukan wasit, misalnya dengan menyantumkan rekaman ketika pertandingan.

Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengda PSSI Jawa Barat, Bambang Sukowiyono yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/1). Menurut dia, PSSI pusat kini tidak segan-segan menjatuhkan sanksi kepada wasit yang terbukti melakukan pelanggaran, pada pelaksanaan segala divisi hingga Liga Super Indonesia.

Buktinya, salah seorang wasit yang kerap muncul di televisi memimpin pertandingan dua klub ternama dinonaktifkan untuk beberapa pertandingan.

Sayangnya, selama ini bentuk laporan seperti itu tidak pernah diterima oleh PSSI. Akan tetapi, keluhan-keluhan setelah pertandingan kerap diterima karena ketidakpuasan terhadap pola keputusan wasit.

"Kami sebagai perpanjangan PSSI pusat, siap menindaklanjuti kebijakan pusat mengenai pelanggaran yang kerap dilakukan wasit ketika memimpin pertandingan. Dan kecurangan di sini, tidak hanya menyangkut salah satu level pertandingan, tetapi cenderung kepada karakter atau kepribadian wasit," ujarnya.

Selain itu katanya, audiens dapat menilai apabila timbul indikasi keberpihak wasit kepada pihak tuan rumah atau tamu. Misalnya memberikan tendangan penalti di menit-menit akhir dan membiarkan pelanggaran tanpa memberikan sanksi apa pun.

Namun demikian, Suko melihat praktik keberpihakan wasit seperti itu dalam pertandingan selama 2009/2010 dinilai relaif menurun dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari adanya tuan rumah yang kalah di kandang sendiri.

Source: PR



readmore »»

Mantan pemain FC Utrech Belanda yang mengaku memegang paspor Indonesia, Irfan Bachdim berada di simpang jalan. Usai mengikuti sesi latihan perdananya bersama Persib Bandung senior di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (21/1), Irfan berada di antara dua pilihan, tetap ikut berlatih bersama tim kebanggaan bobotoh atau menerima pinangan Persija Jakarta.


"Saya sebenarnya berharap hari ini (kemarin, red) sudah ada keputusan. Meski saya baru sekali berlatih, tapi mereka sudah bisa melihat video rekaman saya," kata pemain yang sempat akan bergabung dengan tim nasional Indonesia U-23 di Asian Games 2006 di Qatar ini.

Karena keputusan yang ditunggu-tunggunya dari Persib tak kunjung datang, ada kecenderungan Irfan bakal memilih Persija yang dikabarkan sudah menyodorkan nilai kontrak. Konon yang dibutuhkan Persija tinggal klarifikasi mengenai kewarganegaraan Irfan. Awal pekan lalu, Irfan memang sempat mengikuti latihan bersama pemain Persija.

Seperti dituturkan ayahnya, Noval Bachdim, jika tidak ada perubahan, Irfan akan kembali ke Jakarta usai menjalani sesi latihan pertamanya bersama Persib. "Sampai sekarang tidak ada keputusan. Pak Umuh (Muchtar, Manajer Persib, red) juga tidak ada. Jadi, kita mungkin akan kembali ke Jakarta lagi," kata Noval.

Soal kecenderungan bakal memilih Persija, Irfan pun tidak menampiknya. "Saya ingin bermain di kompetisi Indonesia dengan harapan bisa membela tim nasional Indonesia. Saya kira, baik Persib maupun Persija memiliki suporter yang bagus," katanya.

Tergantung pelatih

Ketika dikonfirmasi soal masa depan Irfan, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar yang tengah berada di Surabaya mengatakan, direkrut atau tidaknya pemain yang mulai belajar sepak bola di Akademi Sepak Bola Ajax Amsterdam ini, sangat tergantung kepada penilaian dan keputusan pelatih.

Namun pelatih Persib, Jaya Hartono pun belum bisa memutuskan masa depan Irfan di Persib. Alasannya, ia masih membutuhkan waktu beberapa hari untuk melihat penampilan dan proses adaptasi Irfan dengan iklim sepak bola di Indonesia.

"Secara teknis, Irfan cukup bagus. Yang menjadi persoalan adalah apakah dia mampu menyesuaikan diri dengan gaya permainan sepak bola di Indonesia yang cenderung keras. Pada latihan pertamanya, gaya sepak bola Eropanya masih sangat kental," kata Jaya.

Soal adanya perbedaan gaya sepak bola Eropa dan Asia ini, Irfan dengan tegas menyatakan ketidaksetujuannya. "Saya pikir tidak ada perbedaan berarti. Malahan sepak bola Eropa bisa lebih keras. Jadi, soal adaptasi tidak masalah. Saya siap bermain di sini (kompetisi Indonesia, red)," katanya.

Source: GM


readmore »»



MUSIM lalu, Rafael Alves Bastos mencatat prestasi fenomenal. Striker asal Brasil itu mampu mencetak 8 gol dalam 11 laga pembuka Persib Bandung. Sejak era Liga Indonesia (LI), itulah rekor gol terbanyak yang dibuat seorang pemain Persib dalam 11 laga pembuka. Rekor sebelumnya dipegang Christian Bekamenga (Kamerun) yang mencetak 7 gol pada LI XIII/2007.

Anehnya, banyak yang mencibir prestasi Bastos, termasuk di internal tim. Alasannya, setengah dari jumlah gol Bastos berasal dari titik penalti. Entah ada kaitannya dengan gol penalti atau tidak, pada laga-laga berikutnya, di putaran kedua setelah hadir Cristian Gonzales, Bastos lebih banyak duduk di bangku cadangan. Meski demikian, Bastos sempat menambah dua gol hingga akhir musim.

Jika Bastos yang mencetak rekor bagus saja mendapat cibiran, bagaimana dengan rekor buruk striker Persib pada musim ini?

Sejak Maciej Dolega (Polandia) gagal mencetak gol dalam 11 laga pembuka Persib pada LI IX/2003, baru pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 inilah, kontribusi gol striker asing Persib sangat minim. Sejauh ini, duet Hilton Moreira dan Cristian Gonzales baru menyumbangkan 3 gol, dua di antaranya oleh Hilton.

Jumlah gol striker asing kali ini lebih sedikit ketimbang Christian Bekamenga pada LI XIII/2007 (7 gol), Redouane Barkaoui pada LI XII/2006 (4), Ekene Michael Ikenwa pada LI XI/2005 (6), dan Adrian Colombo (6) serta Julio Lopes (11) di 11 laga awal LI X/2004.

Untuk Hilton, sorotan publik tidak terlalu tajam. Selain sudah mengemas dua gol, jumlah tersebut pun tidak terlalu beda jauh dengan catatannya musim lalu (3 gol). Musim lalu, Hilton baru tancap gas di putaran kedua hingga menjadi pencetak gol tersubur Persib dengan 16 gol. Sorotan dan pertanyaan justru tertuju ke Gonzales yang musim lalu mencetak 14 gol untuk Persib dalam setengah musim. Ada apa dengan Gonzales?

Banyak yang menduga, paceklik gol Gonzales disebabkan tidak adanya gelandang pelayan buatnya, setelah Lorenzo Cabanas tak dipertahankan Persib. Sebab, tipikal gelandang Persib saat ini seperti Eka Ramdani dan Suchao Nuchnum adalah pemain yang lebih cenderung suka "bermain", ketimbang melayani macam Cabanas atau Ronald Fagundez. Tapi muncul juga dugaan kalau "El Loco" sudah habis seiring dengan usianya yang sudah menginjak 34 tahun.

Mana yang benar? Dibutuhkan analisis serta pendekatan objektif dan matang dari pelatih dan manajemen tim, sebelum memutuskan sesuatu dalam evaluasi kelak.

source : GM

readmore »»
Sabtu, 26 Desember 2009

Konsorsium Akan Turun Tangan



Hasil tidak memuaskan yang dicatatkan Persib Bandung setiap kali melakoni laga tandang Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 membuat konsorsium yang menyokong pembiayaan skuad "Pangeran Biru" siap turun tangan. Konsorsium kini tengah melakukan investigasi untuk mengetahui faktor yang menghambat tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut mandek di awal musim kompetisi.

Persib saat ini tertahan di peringkat 12 klasemen sementara dengan raihan 14 poin saja. Dari total raihan tersebut hanya dua poin yang diperoleh dari laga tandang, sisanya hasil sapu bersih partai kandang.

"Bagi tim sekelas Persib, jelas itu sebuah masalah. Berbekal materi pemain yang baik, semestinya Persib bisa lebih dari itu. Kami pikir, pasti ada yang salah dengan tim, sehingga kami pun akhirnya harus turun tangan mencari tahu faktor penghambat itu, apa dan segera membereskannya," tutur Direktur Pengembangan PT Persib Bandung Bermartabat, Ari D. Sutedi, selaku perwakilan konsorsium. Ia menyampaikan pernyataan tersebut ketika dihubungi Jumat (25/12) malam.

Investigasi tersebut, tutur Ari, dilakukan secara menyeluruh. Konsorsium kini tengah meneliti secara detail setiap faktor yang terlibat dengan tim. Mulai dari porsi latihan yang diberikan, figur pelatih, hingga pemain. Pemain pun secara spesifik diteliti lini per lini.

Menurut Ari, yang terpantau sejauh ini, kelemahan Persib ada di lini belakang dan juga pemain yang bertugas melakukan penyelesaian akhir. Jika ternyata kedua faktor tersebut sudah terlalu sulit untuk dibenahi, bukan tidak mungkin akan dilakukan perombakan besar-besaran terhadap tim.

Sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar pun mengakui kemungkinan pihaknya melepas pemain yang tidak lagi dapat berkontribusi positif bagi tim. Terhadap mereka bisa saja dipinjamkan kepada tim lain atau bahkan langsung dijual. "Kami akan konsultasi terlebih dulu dengan pemain sebelum memutuskan. Tapi jika nantinya ada yang harus dilepas, tentunya akan ada juga yang masuk menggantikan. Saat ini pun kami sudah mengincar beberapa pemain yang dibidik," ucap Umuh tanpa merinci nama sang pemain.

Belanja pemain di masa rehat menjelang putaran kedua memang dimungkinkan. Konsorsium pun sudah memberikan lampu hijau. "Budget yang sudah kami alokasikan untuk Persib musim ini kan masih tersisa, jadi bisa digunakan untuk belanja pemain," ucap Ari lagi.

Pada dasarnya konsorsium memang menyetujui langkah belanja pemain ini demi terbentuknya tim yang lebih baik lagi. Sebab, konsorsium berambisi mengelola Persib secara profesional dan mempersiapkannya menjadi juara Asia dalam tiga atau empat tahun mendatang. Sebelum menatap level Asia, tentunya kapasitas Persib di skala nasional yang kini tengah menurun pun perlu dibenahi.

Meskipun saat ini langkah Persib masih tertatih-tatih dalam menapaki LSI 2009-2010, Ari merasa target juara masih realistis untuk dibidik. Peluang itu masih terbuka karena melihat statistik tim-tim peserta LSI lainnya pun tidak terlalu baik dalam rekor laga tandangnya.

Oleh karena itu, masih memungkinkan bagi Persib untuk mengejar ketinggalannya selama ini. Dengan catatan perombakan ke arah yang lebih baik dapat segera dilakukan.

"Mudah-mudahan hasil investigasi berikut keputusannya seperti apa bisa segera dihasilkan sebelum tahun berganti. Sebab, tim juga harus memiliki waktu yang cukup untuk bersiap menghadapi laga krusial melawan Persija nanti," ucapnya.

Source: PR


readmore »»
Jumat, 25 Desember 2009

3 tempat Alternatif dipersiapkan


Kendati baru sebatas mendapatkan informasi lisan dari Polres Bandung, Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persib Bandung langsung mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi tidak bisanya laga Persib kontra Persija Jakarta, 9 Januari mendatang, dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung. Selain berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia (PT LI), Panpel Persib pun sudah menyiapkan tiga stadion alternatif untuk partai klasik tersebut.

"Maunya kita tetap bermain di Soreang, meskipun harus tanpa penonton. Tapi kalau tetap tidak diizinkan, kita sudah memilih tiga tempat alternatif, yaitu Solo, Semarang, dan Malang," kata Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman di sela-sela acara nonton bareng Persib kontra Persema Malang di Kafe Persib, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung, Rabu (23/12).

Dikatakan Bram, stadion-stadion yang menjadi alternatif laga Persib kontra Persija itu adalah Stadion Manahan Solo, Stadion Jatidiri Semarang, dan Stadion Gajayana Malang. "Sejauh ini kita belum putuskan pilihannya. Sebab sampai saat ini kita belum menerima surat resmi larangan tersebut. Hari ini (kemarin, red), kita baru mendapatkan informasinya secara lisan," katanya.

Bram menambahkan, Panpel Persib dipastikan bakal mengalami kerugian besar kalau sampai pertandingan Persib kontra Persija harus digelar di luar kota.

Nonton bareng

Sementara itu suasana nonton bareng (nonbar) di Cafe Persib, yang digagas PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) di Jln. Sulanjana Bandung tak ada suasana histeria.

Memang, masih sempat ada tepuk tangan dan senyum dari ratusan bobotoh yang hadir . Tapi, tepuk tangan dan senyum itu bukanlah ekspresi kegembiraan. Sebab, tepuk tangan dan senyum mereka terasa sangat hambar.

"Ini kekalahan terbesar Persib sepanjang LSI. Bagaimana ini bisa terjadi?" celetuk Budi (27), salah seorang bobotoh yang tertegun di salah satu sudut kafe.

"Tentu saja kita sangat kecewa dengan permainan Persib. Masa iya, sebabak sudah kebobolan tiga gol," timpal Dwi Wahyu (18), bobotoh lain yang menyaksikan acara nonton bareng tersebut.

Source: http://www.klik-galamedia.com


readmore »»
Minggu, 16 Agustus 2009

Airlangga Ingin Dampingi Gonzalez


Bergabungnya Budi Sudarsono ke Persib akan meningkatkan persaingan sekaligus memacu pemain lain untuk menunjukkan permainan terbaiknya. Hal ini diungkapkan striker muda Persib Airlangga Sucipto yang siap bersaing secara fair dengan Budi untuk jadi bomber inti tim Maung Bandung.
Dengan masuknya Budi, Persib kini memiliki empat striker. Tiga bomber lainnya adalah Cristian Gonzalez, Hilton Moreira, dan Airlangga.

"Saya tidak mau disebut bersaing dengan Budi untuk menjadi striker inti. Kita akan lebih banyak sharing pengalaman dan keahlian. Kita harus sama-sama bersatu untuk membawa Persib juara," kata Airlangga, Sabtu (15/8).

Pelatih Persib Jaya Hartono memproyeksikan akan memasang tiga striker dengan formasi 3-4-3 untuk menjalani kompetisi Liga Super mendatang. Bila Jaya mengandalkan Gonzalez dan Hilton, artinya persaingan Airlangga dan Budi untuk mendampingi dua bomber impor tersebut tidak terelakkan.

"Kalau harus memilih, idealnya sih saya bermain sebagai target man. Tapi posisi itu kemungkinan ditempati Gonzalez. Kalau dipercaya untuk bermain agak menyamping, saya akan berusaha bermain semaksimal mungkin," janji Airlangga.

Untuk bisa jadi salah satu striker andalan Persib, Airlangga kembali menegaskan tekadnya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. "Saya akan berusaha berlatih dan bermain semaksimal mungkin," tandas Airlanga


readmore »»
Minggu, 09 Agustus 2009

Jaya Rayu Firman Utina

Jendral lini tengah Persib yang dulunya dipegang Cabanas, untuk musim mendatang perannya akan digantikan oleh pemain lokal. Peran Cabanas kemungkinan besar akan diganti oleh gelandang timnas Indonesia, Firman Utina.


Jaya mengaku dirinya tengah serius merayu mantan pemain Pelita Jaya itu untuk merapat ke Persib. Pembicaraan intensif dengan Firman, kata Jaya, telah beberapa kali dilakukan dan mudah-mudahan hasilnya menggembirakan.

"Saya terus melakukan kontak dengan Firman untuk menyamakan persepsi. Terus terang saya memerlukan kehadiran Firman ditubuh Persib untuk menjadikan playmaker mengganti Lorenzo Cabanas," ucap Jaya.

Menurut Jaya, pemain asal Maluku Utara itu memenuhi kualifikasi sebagai playmaker yang dibutuhkan Persib. Jaya punya mimpi besar menyandingkan Firman Utina dengan Eka Ramdani di lini tengah tim maung Bandung.

Jaya mengaku terpicut dengan pemain ngotot dan agresif yang kerap diperagan Firman. Gaya permainan Firman akan serasi jika disandingkan dengan Eka yang memiliki karakter teknik tinggi dengan sepok bola indahnya. Perpaduan karakter pemain yang berbeda ini akan membuat lini tengah Persib semakin berwarna.

Setelah ada kesepahaman, Jaya akan menyerahkan proses perekrutan gelandang lincah ini kepada Dirut PT pBB, Umuh Muhtar.

readmore »»

Jaya Hartono kini serius mendekati dua bek benua Afrika untuk menggantikan Nyeck Nyobe yang tidak diperpanjanga lagi kontraknya. Kedua pemain itu adalah Abanda Herman dan Bio Paulin Piere.


Namun, apabila gagal menggaet dua pemain asal Kamerun itu pilihan alternatif jatuh ke Mauro Pinto, mantan stoper PSMS Medan. Defender ini tampil cukup taktis mengawal lini belakang PSMS meski pada akhirnya tim berjuluk ayam kinantan tersebut terpeleset ke Divisi Utama musim depan.

Sebenarnya Jaya memiliki alternatif lain, yaitu Wilfredo Galaeno Genes. Namun defender Persela Lamongan tersebut sepertinya akan sulit merapat ke Persib setelah dirinya sepakat dengan manajemen Persela dan pelatihnya untuk berseragam biru langit, kostum kebesaran Laskar Kalinyamat.

Jaya memang memuji penampilan Pinto yang taktis menggalang pertahanan. Ketertarikannya bertambah ketika Pinto tampil b aik saat PSMS dikalahkan Persib 0-2 dan saat PSMS dikalahkan Persebaya di babak play-off 6-7 beberapa waktu lalu.

Secara skill individu, pemain bertinggi 182 cm tersebut berhasil meredam pergerakan striker-striker lawan.

readmore »»