Pernyataan atau komentar seseorang yang mempunyai akun bernama Erza Rahmawan, pada jejaring sosial paling terkenal saat ini, facebook, menimbulkan sensasi di kalangan masyarakat online Indonesia. Siapapun yang membacanya, baik supporter Persib atau bukan, akan setuju, bahwa apa yang ditulis Erza di fanspage Persib itu telah jauh melenceng dari batas-batas toleransi.

Beberapa jam setelah pertandingan yang berakhir 2-2 antara macan dan maung, atau tepatnya pada pukul 11.06 malam, seseorang -yang kemungkinan besar menggunakan akun fiktif- bernama Erza Rahmawan, menulis sebuah pernyataan atau komentar yang bukan saja menyerang Persib, namun juga menghina Gonzales, agama, etnis sunda, dan kota Bandung. Sampai saat ini, sudah ada sekitar lebih dari 4.200 komentar yang seluruhnya mengecam pernyataan Erza tersebut.

Kuswara S Taryono selaku komisaris PT PBB, yang dalam kesempatan ini lebih berposisi sebagai praktisi hukum, menilai bahwa tindakan Erza itu dapat dilaporkan dan diproses secara hukum oleh seseorang atau badan hukum yang merasa diserang.

Namun sebagai pakar hukum, ia mengatakan bahwa Persib harus tetap berpikir jernih dan bisa tetap fokus untuk mengejar prestasi, jangan terpecahkan konsentrasinya hanya dengan hal yang menurutnya sepele seperti ini.

“Segalanya harus dipikirkan secara matang, apa sisi positif dan negatifnya. Persib bisa saja mengadukan penghinaan ini kepada pihak yang berwenang, namun apakah nantinya tim tidak terpecah konsentrasinya? Ini yang harus dipikirkan,” katanya di kantornya di daerah Arcamanik.

Kasus penghinaan ini memang dapat dijerat dengan beberapa pasal berlapis, selain hukum perdata dan pidana, karena ini sudah masuk ke ranah publik, maka secara hukum ITE-pun tindakan Erza ini sudah dapat diproses secara hukum.

“Ini seperti kasus sebelumnya yang menimpa Prita dan Luna Maya. Namun ada masalah lainnya, pada kasus Prita dan Luna, disana jelas identitas siapa melawan siapa. Sedangkan kasus ini masih harus diselidiki terlebih dahulu, siapa Erza itu? Apakah memang ia memakai identitas asli? atau hanya identitas fiktif?” tanyanya.

Berdasarkan kabar yang beredar sebelumnya, identitas Erza ini berdomisili di Bekasi dan bersekolah di salah satu SMU di Jakarta, namun kabar lainnya juga menyebutkan bahwa tidak ada yang mengenal Erza di dua lokasi tersebut.

Maka pengacara kelahiran cirebon ini mengatakan bahwa kasus ini akan dibahas lebih lanjut di internal klub untuk dipelajari. Setelah itu, baru seluruhnya dapat disimpulkan dan keputusan apa yang selanjutnya akan diambil oleh Persib. Dan tidak menutup kemungkinan, untuk kepentingan yang lebih besar, semua jalan keluar dapat saja diambil, seperti penyelesaian secara kekeluargaan.

Untuk itu, ia menghimbau kepada bobotoh agar tidak ikut terprovokasi pada apa yang ditulis seseorang tersebut, karena saat ini lebih baik semua fokus pada mengangkat prestasi Maung Bandung di persepakbolaan nasional, termasuk support bobotohnya.

Di Facebook sendiri, sebuah group dengan nama ‘Gerakan 1.000.000 Facebooker Perkarakan Erza Rahmawan’ saat ini sudah tergabung sekitar 62 ribu pengguna.

Sementara itu, secara terpisah, Christian Gonzales yang ditemui di latihan senin lalu, mengatakan tidak tahu dan tidak peduli jika ada seseorang yang menghina dirinya.

“Sebagai seorang pesepakbola, hinaan-hinaan lewat kata-kata adalah sebagian dari konsekuensinya. Saya sudah biasa, tidak perlu ditanggapi, kita harus tenang dan tetap konsentrasi pada penampilan kita dan tim sendiri,” katanya kalem.


**Wawancara dengan Kuswara S Taryono dan Gonzalez ini juga dapat anda saksikan secara audio video pada acara PERSIB ON BANDUNGTV pada hari Jum’at, 2 april 2010, pukul 19.00 WIB.


source : simamaung


readmore »»

Tidak pernah muncul dalam latihan setelah pertandingan melawan Persija tanggal 25 Maret lalu, Budi Sudarsono yang dikabarkan masih dalam masa pemulihan setelah operasi kecil terhadap infeksi di kakinya, membuat kesempatan Airlangga Sucipto yang bermain penuh determinasi saat bertemu macan kemayoran, menjadi 11 pemain pertama Persib, terbuka lebar saat bertandang ke Lamongan.

Harapan pemain yang dikenal dengan panggilan Ronggo ini, untuk lebih banyak diberikan kesempatan memperlihatkan kemampuannya, sesaat setelah pertandingan bigmatch di GBK tampaknya akan terkabulkan. Dengan stok penyerang yang tinggal menyisakan dua pemain saja, setelah sebelumnya Hilton pulang kampung untuk menyembuhan cederanya, sudah dapat dipastikan Airlangga akan menjadi pilihan utama penyerang kedua Persib di starting eleven, minggu nanti.

“Kemungkinan besar, Airlangga akan mendampingi Gonzales pada pertandingan nanti. Selain ia bermain baik saat melawan Persija, kita juga tidak punya pilihan lain,” singkat asisten pelatih Robby Darwis sambil berlalu.

Apalagi, dengan penampilan impresif sebelumnya, Airlangga yang sebelumnya bersama Eka dan Atep bermain bersama dalam timnas u-23 bentukan Ivan Kolev melakukan pemusatan latihan di Argentina, selayaknya menjadi tumpuan dari regenerasi pemain baik itu di klub Persib ataupun di timnas Indonesia. Apalagi mereka cukup dekat sampai ke kehidupan sehari-hari.

Terkait dengan belum ada kabar apapun dari Budi Sudarsono pada manajer tim, ditemui oleh para wartawan di stadion Siliwangi pagi kemarin, manajer berkumis tebal, H Umuh Muhtar mengungkapkan kekecewaannya pada pemain yang bersinar pada Piala Asia 2007 ini. Budi, yang walaupun masih tidak dapat berlatih, seharusnya bisa ikut datang ke latihan sebagai bentuk supporting kepada pemain lainnya.

“Kita pasti akan memberikan toleransi kepada pemain yang memang secara fisik tidak fit. Namun untuk khusus untuk Budi, ia sudah terlalu sering absen latihan. Saya mendapat kabar ia sudah ada di Bandung. Ya, seharusnya ia datang ke lapangan,” ujar manajer Persib yang baru saja menghadiri KSN di malang.

Walaupun begitu, H Umuh masih belum memikirkan sanksi untuk tindakan indisipliner yang dilakukan Budi karena menurutnya ia harus fokus pada pertandingan berikutnya pada sisa kompetisi.

Pada latihan terakhir, kamis (1/03) pagi kemarin, pelatih Jaya Hartono tidak terlihat hadir di lapangan. Kabar terakhir menyebutkan bahwa coach Jaya menyempatkan pulang dulu ke Kediri karena salah satu anaknya sakit. Dengan demikian, Jaya Hartono akan langsung bergabung dengan tim di Surabaya.

Untuk menghadapi Persela, tim Persib sendiri akan berangkat ke Hotel Sahid, Surabaya, pagi ini dari stadion Sidolig.

source : simamaung


readmore »»

Persib Bandung tergabung dalam grup C babak 32 besar Piala Indonesia 2010. Dalam grup tersebut, Persib akan bersaing dengan tuan rumah Pelita Jaya Karawang, Persipasi Bekasi, dan Persita Tangerang. Babak 32 besar sendiri akan dilaksanakan antara tanggal 15 sampai 23 April 2010.

Mengenai hasil drawing ini, manajer Persib Bandung Umuh Muhtar mengatakan sebelumnya bahwa hasil ini sesuai dengan keinginan Persib yaitu bermain di Karawang.

“Kita sih kepinginnya maen di Karawang, dengan pertimbangan jarak dan biaya,” kata pak Haji, ketika ditemui wartawan di salah satu Cafe di Bandung siang tadi.

H Umuh mengatakan bahwa Persib mempersiapkan diri secara serius menghadapi Piala Indonesia musim ini. Bahkan pak Haji bertekad bahwa target Persib di Piala Indonesia musim ini adalah menjadi juara.

“Tahun kemarin saya akui bahwa di copa ini kita sedikit ogah-ogahan. Musim ini persib harus serius,” pungkasnya.

source : simamaung


readmore »»

Persib jangan terpengaruh oleh sukses Arema Indonesia terus menuai kemenangan. Eka Ramdani menyatakan semangat juang Persib jangan lantas melempem hanya karena Arema berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Terakhir Arema menaklukkan Persitara 2-0 pada Selasa (30/3).

"Kita jangan terpengaruh hasil kemenangan yang terus diraih Arema. Kita harus tetap fokus dan tetap memelihara semangat karena masih ada sembilan pertandingan lagi," kata Eka, Rabu (31/3).

Merebut tiga poin dari Persitara membuat Arema mantap di puncak klasmen dengan 54 poin, sedangkan Persib masih tertahan diposisi 4 dengan raihan 43 poin.

"Sampai saat ini belum bisa diketahui siapa yang jadi juara karena masih banyak pertandingan. Lebih baik kita berbicara kekuatan kita sendiri menghadapi sembilan pertandingan sisa," ujar playmaker Persib bernomor punggung 8

Source: TJ


readmore »»

Salah satu striker Persib Bandung, Airlangga, sempat terkapar akibat berbenturan dengan penjaga gawang Dedi Haryanto pada sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (31/3). Setelah dirawat, Airlangga memang bisa menyelesaikan game internal itu, namun ia harus keluar lapangan dengan langkah terpincang-pincang.

Cedera yang dialami Airlangga itu tak urung membuat waswas tim pelatih Persib. Pasalnya setelah Hilton Moreira memutuskan pulang ke Brasil karena cedera dan Budi Sudarsono tak kunjung muncul dalam tiga sesi latihan terakhir, Persib tengah menghadapi krisis striker. Selain Airlangga, tinggal satu striker yang tersisa, Cristian Gonzales. Praktis keduanya menjadi satu-satunya pilihan yang bisa dimainkan pelatih pada saat menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4).

Namun usai latihan, asisten pelatih Persib, Robby Darwis, mencoba menepis kekhawatiran akan seriusnya cedera yang dialami Airlangga. "Airlangga tidak apa-apa. Dia hanya mengalami sedikit benturan. Saat lawan Persela, saya kira sudah sembuh dan bisa main," kata Robby.

Dikatakannya, Airlangga memang harus sedikit berhati-hati dalam masa persiapan menghadapi Persela. Sebab, katanya, tim pelatih tidak punya lagi stok pemain depan untuk laga tersebut. "Kita tinggal punya Gonzales dan Airlangga. Jangan sampai salah satunya cedera," katanya.

Soal skenario untuk tetap memasang Budi Sudarsono, Robby memastikan hal itu hampir sulit terjadi. Sebab, katanya, setelah melewatkan tiga sesi latihan bersama rekan-rekannya, akan sangat sulit mengharapkan kondisi striker tim nasional itu dalam keadaan prima. "Sulit diharapkan. Kita tinggal andalkan Airlangga dan Gonzales," katanya

Source: GM


readmore »»

Tim pelatih Persib Bandung menuntut Budi Sudarsono bersikap profesional. Mereka berharap, meski sudah tiga kali melewatkan sesi latihan bersama rekan-rekannya, Budi tetap bisa menjaga kondisi fisiknya sehingga tetap siap dimainkan pada saat Persib menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4).

"Kita memang belum tahu apakah dia akan dibawa ke Lamongan atau tidak. Sebab, kita belum tahu kondisi terakhirnya. Tapi, saya berharap Budi ber-sikap profesional, sehingga kondisi fisiknya tetap terjaga," kata asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (31/3).

Hingga sesi latihan Rabu (31/3) pagi itu, Budi yang meminta izin istirahat hingga Selasa (30/3), usai menjalani operasi minor abses di jari kaki kirinya, belum juga muncul di lapangan. "Mestinya hari ini Budi memang sudah latihan. Tapi kita tunggu saja sampai besok (hari ini, red)," kata Yusuf.

Diakui Yusuf, belum bergabungnya Budi cukup mengganggu persiapan tim menghadapi Persela. "Kalau dari sisi pelatih, belum hadirnya Budi jelas cukup mengganggu program persiapan. Sebab, setelah melawan Persija, pelatih sudah punya gambaran tentang daftar pemain yang akan diturunkannya pada pertandingan berikutnya," papar mantan gelandang Persib ini.

Siapkan alternatif

Kendati mengaku sangat waswas, Yusuf mengatakan, tim pelatih sudah menyiapkan alternatif formasi tanpa Budi dalam pertandingan melawan Persela. Salah satu alternatif dan antisipasi yang sudah dikemukakan Yusuf adalah dengan menarik pemain yang berposisi gelandang sebagai striker.

"Tanpa Budi dan Hilton, kita masih punya Gonzales dan Airlangga. Tapi di luar itu, kita juga sudah menyiapkan alternatif menarik seorang gelandang menjadi striker," katanya.

Yusuf sempat menyebut nama Atep sebagai salah seorang gelandang yang mungkin akan ditarik jadi striker. "Besok (hari ini, red), kita akan coba para gelandang yang kemungkinan ditarik jadi striker itu," kata Yusuf

Source: GM



readmore »»

Jelang laga lawan Persela Lamongan, absennya Budi Sudarsono membuat jajaran pelatih Persib khawatir dengan kurangnya sumber daya manusia di posisi penyerang. Kini Persib hanya bertumpu pada dua striker Cristian Gonzales dan Airlangga Sucipto. Budi pada latihan hari ketiga jelang tandang ke Lamongan, masih absen dan berada di Jakarta.

Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar mengakui, eksistensi pemain depan minus Budi cukup menyulitkan pelatih untuk menentukan strategi saat ini. "Absennya Budi ya memang cukup mengganggu kinerja tim," ujar dia seusai latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (31/3).

Yusuf semakin waswas dengan absennya Budi, apalagi melihat kemungkinan terburuk para pemain cedera pada saat uji lapangan. Sementara itu, Persib tidak bisa menambah amunisi dan harus mampu bergantung pada potensi sisa pemain yang ada saat ini setelah ditinggalkan Hilton Moreira.

Menurut Yusuf, timnya mulai menyiapkan alternatif apabila si "Ular Pithon" tidak akan memperkuat "Maung" Bandung dalam tur Jawa Timur nanti.

Ia akan memanfaatkan para pemain gelandang. Sebut saja Atep dan Satoshi Otomo. "Atep dan Satoshi pernah dicoba di posisi depan dan mereka bisa," katanya.

Yusuf menekankan, fungsi pemain depan ini harus terus dibenahi. Bagaimanapun, atmosfer motivasi lawan ketika menghadapi Persib akan berbeda. Ia mencontohkan, bedanya semangat lawan ketika bertemu dengan Persib sama halnya dengan Persitara dijamu Arema.

Dengan kondisi minimnya striker yang begitu mendesak, Yusuf masih berharap Budi bersikap profesional. "Semoga Budi pulang Rabu ini ke Bandung dan dapat berlatih dengan kami pada Kamis pagi," katanya.

Yusuf belum bisa memutuskan apakah Budi akan dimainkan atau tidak. Tim pelatih akan melihat kondisi fisik Budi terlebih dahulu pascaoperasi minor di jari tengah kaki kirinya.

Sementara itu, kondisi Budi masih belum terpantau oleh dokter tim dr. Rafi Ghani karena dia masih berada di Jakarta. Ia memprediksikan luka bekas operasi dia akan sembuh dalam jangka empat hingga lima hari setelah operasi. Dengan demikian, Rabu (31/3), Budi seharusnya berada di lapangan bergabung dengan tim. Sayangnya, pemain Timnas itu kembali absen dalam latihan.

Rafi mengatakan, Budi dijadwalkan mulai berlatih Rabu kemarin, tetapi dia tidak hadir. Kemungkinan Budi tiba Rabu petang dan akan menjalani latihan Kamis (1/4) pagi.

Dia menjamin, bekas luka operasi minor Budi tidak akan bermasalah selama tidak terkena infeksi. "Kinerja Budi tidak akan terganggu dengan pengaruh luka habis operasi. Soalnya, luka operasi minor Budi bukan berupa jahitan. Lukanya pasti kering dalam waktu empat sampai lima hari setelah operasi," ungkap Rafi.

Source: PR


readmore »»
Kamis, 01 April 2010

April Mob

Just for Laugh
:D




readmore »»

Kongres Sepakbola Nasional (KSN) yang digelar di Malang 30-31 Maret 2010, berakhir tanpa mampu menyentuh internal organisasi PSSI. Rencana pelengseran ketua umum PSSIm Nurdin Halid dari posisinya sebagai ketua umum PSSI, tidak terbukti.

Dalam rekomendasi KSN yang dibacakan Ketua KSN, Agum Gumelar pada puncak acara KSN di Hotel Santika, Malang, hari Rabu siang 31/ Maret 2010, tak satu poin pun meniynggung pelengseran Nurdin Halid. Bahkan poin terakhir yakni poin delapan tentang perlunya dibentuk Dewan Sepakbola Nasional, dihapus Agum Gumerlar karena desakan pihak PSSI.

Berikut ketujuh rekomendasi tersebut:

1. PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran, dan kritik serta harapan masyarakat, dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat.
2. Perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga khususnya sepak bola.
3. PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi dengan seluruh stakeholder, terutama KONI dan Pemerintah.
4. Dilakukan pembinaan sejak dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan IPTEK dengan melibatkan tim yang terdiri dari dokter, psikolog, pemandu bakat, dan pakar olahraga dan perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan sekolah sepak bola, PPLP, dan PPLM sepak bola.
5. Metode pembinaan atlet pelajar/muda agar juga memprihatinkan pendidikan formalnya.
6. Pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (Karena dana APBD masih diperlukan untuk stimulan).
7. Perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011.


source : simamaung


readmore »»

Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono menyatakan agar wasit melindungi para pemain dalam setiap pertandingan sepak bola. Ditemui di Stadion Siliwangi, Jaya mengatakan wasit seharusnya menerapkan aturan secara tegas.

"Mau berapa banyak korban, sudah banyak yang cedera, jangankan cedera meninggal pun ada," kata Jaya, Selasa (30/3).

Ketidaktegasan wasit tersebut menyebabkan banyak pemain yang melakukan pelanggaran.

"Sering kali saya melihat di beberapa pertandingan tidak ada yang dikasih kartu saat ada pemain yang melakukan pelanggaran," ujarnya.

Pelatih Persib Bandung ini menyatakan wasit sudah bisa menilai pemain yang berniat mencederai lawan. "Saya rasa mereka sudah tahu mana yang niatnya mau melanggar," kata Jaya sambil mengatakan bila kompetisi ini maju harus ada peningkatan kualitas wasitnya.

Sementara itu, ia juga menceritakan pengalamannya saat bermain melawan Malaysia pada Piala Asia tahun 1996. Pada pertandingan tersebut kata Jaya, wasit di sana sangat tegas dan selama pertandingan. Jaya juga menilai sepak bola Indonesia masih dibebani banyak kepentingan. "Kalau kita bicara kepentingan ya repot," ujar Jaya.

Source: TJ


readmore »»

Persib Bandung belum mau memikirkan soal kiprah dan target mereka di Copa Indonesia 2010 yang mulai digelar pertengahan April ini. Pasalnya, Persib masih fokus dan konsentrasi menghadapi dua laga tandang tersisa di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, sebelum pentas Copa Indonesia digulirkan.

"Kita masih fokus untuk pertandingan LSI. Sebelum memikirkan Copa Indonesia, konsentrasi kita masih tertuju ke pertandingan Minggu (lawan Persela, 4 April, red) dan Sabtu (lawan Persijap, 10 April, red)," kata asisten pelatih Persib, Robby Darwis, menjawab pertanyaan "GM" soal target Persib di Copa Indonesia 2010.

Dikatakan Robby, sejauh ini tim pelatih Persib pun belum mengetahui secara pasti target yang akan dibebankan oleh manajemen klub. "Kita belum tahu target yang dibebankan manajemen. Sebab, kita belum dikumpulkan untuk membicarakan hal itu," ujar mantan kapten Persib itu.

Seperti yang sudah dijadwalkan PT Liga Indonesia (LI), Copa Indonesia 2010 yang kali ini hanya diikuti 32 klub LSI, Divisi Utama, dan Divisi I ini akan dimulai pada 13 April mendatang. Undian pembagian grup akan dilakukan PT LI di Surabaya, 1 April mendatang.

Punya target

Sementara itu, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar membenarkan kalau saat ini Persib masih fokus menghadapi pertandingan-pertandingan di LSI. Namun, Umuh tetap berharap seluruh penggawa Persib bisa memperjuangkan prestasi terbaik di Copa Indonesia 2010.

"Kalau soal target di Copa Indonesia, tentu saja kita ingin yang terbaik. Tapi sekarang, fokus dulu saja ke LSI," kata Umuh yang ketika dihubungi "GM" mengaku tengah berada di Malang, Jawa Timur.

Source: GM



readmore »»

Mental bertandingan para pemain Persib sudah pulih menjelang melawan Persela Lamongan, Minggu (4/4) dan Persijap Jepara (10/4). Mereka mengaku siap untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi di dua pertandingan sebelumnya.

Kiper Markus Haris Maulana menuturkan, dalam dua laga tandang sebelumnya melawan PSPS dan Persija, sudah kebobolan lima gol, yakni tiga gol melawan PSPS dan dua gol dari Persija. Ia mengaku enggan memberikan kesempatan lawan untuk kembali membobol jaringnya.

"Saya dan teman-teman yang lain sudah mengevaluasi kesalahan yang kami lakukan dalam dua laga terakhir Persib. Terutama dalam masalah koordinasi dengan lini pertahanan. Saya sendiri dalam dua kali latihan setelah dari Jakarta mulai membenahi sodoran-sodoran bola-bola bawah," ucapnya seusai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (30/3).

Ia menyadari kelemahan dalam dua laga Persib itu, minimnya mengatasi bola-bola bawah. Dia berharap agar tidak kebobolan lagi.

Senada dengan Markus, Airlangga Sucipto, striker Persib yang kini mulai dipercaya pelatih sebagai starter. Ia menuturkan, tambahan kesempatan bermain pastinya dijadikan motivasi tersendiri.

Ia bisa menambah jam terbangnya. Pasalnya, selama ini, dia menunggu pergantian pemain dan duduk di bangku cadangan. Baru di putaran kedua, pada laga lawan Persija, Airlangga maju sebagai pemain inti.

"Mau pemain inti atau cadangan bagi saya tidak menjadi masalah. Selama pelatih memberikan kesempatan saya untuk menjalani pertandingan, ya saya harus memanfaatkan dengan membuktikan permainan yang maksimal," tuturnya.

Disinggung laga tandang lawan Persela, Airlangga mewaspadai dengan strategi baru yang diterapkan pelatih baru Persela pengganti Widodo Cahyono Putro. Ia tidak begitu saja menganggap remeh rivalnya nanti. "Motivasi tim pasti bangkit, tetapi kami pun harus menunjukkan yang terbaik juga," katanya.

Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar menambahkan, kesiapan mental anak asuhnya dalam menghadapi empat sisa laga tandang terakhir harus dipelihara. Ia menginstruksikan agar anak asuhnya tidak menyepelekan lawan. Empat tim yang akan menjamu Persib nanti adalah Persela, Persijap, Pelita Jaya, dan Persitara.

"Meski tiga tim pertama dinilai kurang konsisten, tetapi kita tetap tidak boleh lengah. Pelita Jaya saya akui mereka mengalami peningkatan prestasi. Pokoknya kita harus tetap konsentrasi penuh," ujarnya.

Sementara itu, dalam latihan pada pagi kemarin. Persib tidak menekankan pada latihan fisik seperi awal latihan, Senin (29/3) lalu. Jaya Hartono mulai menginstruksikan pada pertandingan internal dengan mengasah penyelesaian bola dan kecepatan menguasai bola dari lawan.

Source: PR


readmore »»